Camat Bekasi Timur Berikan Penyuluhan dan Sosialisasi Bahaya Limbah B3 Kaporit di Duren Jaya

- Jurnalis

Minggu, 16 Februari 2025 - 10:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Unsur Pemangku Wilayah Kecamatan Bekasi Timur melakukan peninjauan pasca terjadinya temuan limbah B3 berupa gumpalan karung kaporit yang disimpan di salah satu rumah warga.

Limbah tersebut menimbulkan gangguan pernapasan bagi warga setempat di Jalan Mawar RT 5 RW 14, Kelurahan Duren Jaya, Kecamatan Bekasi Timur, pada Sabtu (15/02/2025).

Camat Bekasi Timur, Fitri Widyati, menyatakan bahwa kedatangan pihaknya ke lokasi bertujuan untuk memberikan penyuluhan dan pengecekan kepada korban yang sempat terdampak oleh temuan kaporit.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Alhamdulillah, beberapa warga yang sempat terdampak oleh limbah B3 kaporit sudah bisa beraktivitas seperti biasa. Sejauh ini, lingkungan sudah aman,” ucap Fitri saat ditemui di lokasi, Minggu (16/02/2025).

Ia menjelaskan bahwa atas kejadian ini, unsur Kecamatan Bekasi Timur dijadwalkan dalam waktu dekat akan segera melakukan penyuluhan tentang bahaya limbah B3 bersama DLH Kota Bekasi kepada warga.

“Karena bahaya limbah B3 tidak bisa dipergunakan sembarangan. Penyuluhan ini akan dilaksanakan pekan ini dan akan dilanjutkan dengan pemeriksaan kesehatan oleh puskesmas untuk mengantisipasi dampaknya,” ujarnya.

Selain itu, pihaknya juga akan berkoordinasi dengan UPTD Pematusan dari DBMSDA Kota Bekasi untuk melakukan pengerukan saluran air di sekitar lokasi.

“Apabila masih ada endapan sisa-sisa kaporit di sekitar lokasi, kami akan segera membersihkannya. Namun, sejauh ini keadaan di lokasi sudah dalam keadaan aman terkendali,” imbuhnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Pengendalian Pencemaran, Kerusakan Lingkungan Hidup, dan Penegakan Hukum (PPKLHPH) Dinas Lingkungan Hidup Kota Bekasi, Andy Frengky, menyatakan bahwa berat limbah B3 kaporit yang ditemukan di lokasi tidak seberat 50 kilogram seperti yang diinformasikan sebelumnya.

“Berat limbah B3 kaporitnya hanya berkisar 8 hingga 10 kilogram saja. Mungkin sudah tercampur dengan lumpur sehingga terlihat lebih berat,” jelasnya.

Andy menjelaskan bahwa kaporit sendiri sebenarnya tidak berbahaya bagi masyarakat, namun jika sudah kadaluarsa, bahan tersebut dapat berbahaya dan menyebabkan sesak napas serta iritasi mata apabila dibuang secara sembarangan.

“Kami tadi juga melakukan edukasi dan sosialisasi kepada warga bahwa limbah yang berstatus seperti limbah B3 tidak bisa dibuang sembarangan. Namun, sejauh ini tidak ada kendala. Para korban juga sudah dalam keadaan sehat setelah sempat dirawat di rumah sakit,” paparnya.

Dengan adanya penyuluhan dan edukasi mengenai bahaya limbah B3, diharapkan warga lebih waspada dan berhati-hati dalam menangani limbah berbahaya agar kejadian serupa tidak terulang kembali.


Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Gali Potensi PAD, Bapenda Kota Bekasi Bidik Pajak Hiburan Arena Olahraga
Trauma Tragedi Cimuning: Warga Desak Wali Kota Bekasi Audit SPBE Mustikasari yang Diduga Tanpa SLF
Amankan 371 Ha Aset TKD, Pemkot Bekasi Tunggu Tanda Tangan KDM
Sidak Satpol PP Bekasi Mandul, Be Glow Masih ‘Jualan’, Cuma Ganti Kode Lendir!
Ini Dia 6 Calon Direktur Teknik Perumda Tirta Patriot 2026-2031: Warga Diminta Berikan Masukan!
Heboh Tagihan PBB Capai Rp 311 Juta! Bapenda Kota Bekasi Ungkap Fakta dan Solusinya
Dominasi Mutlak! Togu Parulian Kembali ‘Kuasai’ GAMKI Kota Bekasi
Tagihan Piutang PBB Horor! Bapenda Kota Bekasi Ungkap Biang Keroknya

Berita Terkait

Kamis, 23 April 2026 - 15:46 WIB

Gali Potensi PAD, Bapenda Kota Bekasi Bidik Pajak Hiburan Arena Olahraga

Kamis, 23 April 2026 - 13:46 WIB

Trauma Tragedi Cimuning: Warga Desak Wali Kota Bekasi Audit SPBE Mustikasari yang Diduga Tanpa SLF

Kamis, 23 April 2026 - 12:43 WIB

Amankan 371 Ha Aset TKD, Pemkot Bekasi Tunggu Tanda Tangan KDM

Rabu, 22 April 2026 - 18:16 WIB

Ini Dia 6 Calon Direktur Teknik Perumda Tirta Patriot 2026-2031: Warga Diminta Berikan Masukan!

Rabu, 22 April 2026 - 15:26 WIB

Heboh Tagihan PBB Capai Rp 311 Juta! Bapenda Kota Bekasi Ungkap Fakta dan Solusinya

Berita Terbaru

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca