Dijemput di Kontrakannya, Polisi Amankan Dua Preman yang Pungli Pedagang Pasar Baru Bekasi

- Jurnalis

Jumat, 4 April 2025 - 11:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tangkapan layar video viral pungli preman terhadap pedagang  di Pasar Baru Kota Bekasi.

Tangkapan layar video viral pungli preman terhadap pedagang di Pasar Baru Kota Bekasi.

Sebuah aksi premanisme kembali mencoreng wajah Kota Bekasi. Kali ini, seorang pedagang sayur menjadi korban intimidasi oleh dua pria di depan Pasar Baru Bekasi, tepatnya di seberang Ramayana Mall belakang terminal Kota Bekasi. Kejadian tersebut terekam dalam video singkat yang kemudian viral di media sosial, memicu kemarahan masyarakat.

Dalam video berdurasi singkat itu, terlihat dua pria masing-masing mengenakan kaos merah dan hitam melakukan tindakan intimidasi terhadap seorang ibu yang tengah berjualan sayur di emperan jalan. Pedagang tersebut tampak ketakutan akibat tindakan kasar kedua pria yang diduga sebagai preman.

Tidak hanya melakukan intimidasi verbal, kedua pelaku juga menendang dagangan milik pedagang hingga berserakan di jalan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dugaan sementara, tindakan ini dilakukan karena pedagang tersebut menolak memberikan uang pungutan liar (pungli) yang diminta oleh kedua preman.

Mereka bahkan melarang pedagang tersebut untuk berjualan di lokasi itu jika tidak menyerahkan uang yang diminta.

Setelah melakukan aksinya, kedua pria tersebut meninggalkan lokasi dengan ancaman kepada pedagang untuk tidak kembali berjualan di area tersebut.

Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun, unit Reskrim Polsek Rawalumbu bergerak cepat menyikapi kejadian tersebut.

Kedua pelaku berhasil diamankan di kontrakan mereka pada Jumat pagi (04/04/2025), setelah video aksi mereka menjadi viral.

“Kedua pelaku sudah diamankan oleh unit Reskrim di kontrakannya tadi pagi, dan sudah kita serahkan ke Polres,” jelas Kapolsek Rawalumbu, AKP Ririn Sri Damayanti, kepada awak media.

Unit Reskrim masih melanjutkan penyelidikan terkait kejadian ini, termasuk mencari keberadaan korban yang hingga saat ini belum berhasil ditemukan. “Untuk korbannya masih belum ketemu, masih kita cari,” tambah AKP Ririn.

Viralnya video ini memicu perbincangan hangat di masyarakat, terutama di media sosial. Banyak warga yang menyampaikan kekecewaan terhadap aksi premanisme yang mengancam rasa aman dan kenyamanan pedagang kecil di Kota Bekasi.

Beberapa pengguna media sosial bahkan meminta pemerintah daerah dan aparat keamanan untuk mengambil langkah tegas agar kejadian serupa tidak terulang.

Sebelumnya, Pemerintah Kota Bekasi telah mengambil langkah serius untuk menanggulangi aksi premanisme dengan membentuk Satuan Tugas (Satgas) Pemberantasan Premanisme.

Satgas ini merupakan tindak lanjut dari Keputusan Gubernur Jawa Barat Nomor 300/Kep.160-Bakesbangpol/2025, yang bertujuan menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif di wilayah Jawa Barat, termasuk Kota Bekasi.

Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, menyatakan bahwa pemberantasan aksi premanisme menjadi salah satu prioritas pemerintah daerah.

Ia menegaskan bahwa Pemerintah Kota Bekasi telah menggandeng berbagai pihak, termasuk organisasi masyarakat (ormas), untuk mendukung upaya menciptakan keamanan di wilayahnya.

“Kami juga mengajak ormas untuk terlibat dalam sosialisasi dan pencegahan premanisme. Banyak ormas yang berkontribusi positif dalam pembangunan di Kota Bekasi,” tutur Tri Adhianto.

Selain itu, Pemkot Bekasi juga menekankan pentingnya pendekatan preventif dan edukatif melalui koordinasi yang terstruktur, sistematis, dan masif.

Tri menyebut bahwa aksi preventif ini tidak hanya menargetkan premanisme jalanan, tetapi juga menyoroti keberadaan “preman berdasi” yang menyalahgunakan kewenangan untuk kepentingan pribadi.

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Respons Laporan Warga, Wali Kota Bekasi Alokasikan Rp 10 Miliar untuk Perbaikan Jembatan Nol Rawalumbu
Dua Preman yang Pungli Pedagang di Pasar Baru Bekasi Positif Konsumsi Sabu
Pedagang Pasar Baru Keluhkan Pungli, Satgas Pemberantasan Premanisme Kota Bekasi Berani Adu Mekanik?
Pemkot Bekasi Siap Hadapi Potensi Banjir Pasca Lebaran
Wali Kota Bekasi Imbau Warga Tidak Mobilisasi pada Puncak Arus Balik Lebaran
Rumah di Pondok Melati Hangus Terbakar, Diduga Korsleting Listrik
Antisipasi Macet, Pemkot Bekasi Siapkan Rekayasa Lalin Arus Balik Lebaran
Dikagumi Akademisi Jepang, Kampung Bali Bekasi Cocok jadi Lokasi Study Tour di Jawa Barat

Berita Terkait

Jumat, 4 April 2025 - 15:49 WIB

Respons Laporan Warga, Wali Kota Bekasi Alokasikan Rp 10 Miliar untuk Perbaikan Jembatan Nol Rawalumbu

Jumat, 4 April 2025 - 13:51 WIB

Dua Preman yang Pungli Pedagang di Pasar Baru Bekasi Positif Konsumsi Sabu

Jumat, 4 April 2025 - 11:39 WIB

Dijemput di Kontrakannya, Polisi Amankan Dua Preman yang Pungli Pedagang Pasar Baru Bekasi

Jumat, 4 April 2025 - 11:07 WIB

Pedagang Pasar Baru Keluhkan Pungli, Satgas Pemberantasan Premanisme Kota Bekasi Berani Adu Mekanik?

Kamis, 3 April 2025 - 09:53 WIB

Wali Kota Bekasi Imbau Warga Tidak Mobilisasi pada Puncak Arus Balik Lebaran

Berita Terbaru

error: Content is protected !!