Disdik Kota Bekasi Siapkan Program “Trauma Healing’ Pascabanjir Bagi Siswa Terdampak

- Jurnalis

Rabu, 12 Maret 2025 - 13:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Demi memastikan Kegiatan Belajar Mengajar sudah bisa berlangsung Pascabanjir, Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto kunjungi SD Negeri IV Pekayon Jaya, Kecamatan Bekasi Selatan, Selasa (11/03/2025).

Demi memastikan Kegiatan Belajar Mengajar sudah bisa berlangsung Pascabanjir, Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto kunjungi SD Negeri IV Pekayon Jaya, Kecamatan Bekasi Selatan, Selasa (11/03/2025).

Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Bekasi mengumumkan rencana pelaksanaan program trauma healing untuk membantu pemulihan mental para siswa yang terdampak banjir besar pada Senin (03/03/2025).

Bencana tersebut disebabkan oleh kiriman air dari wilayah Bogor, yang mengakibatkan kerusakan di sejumlah sekolah serta lingkungan sekitar.

Sekretaris Disdik Kota Bekasi, Warsim Suryana, menjelaskan bahwa program trauma healing ini dirancang untuk memberikan bimbingan khusus kepada siswa agar dapat bangkit dan melanjutkan Kegiatan Belajar-Mengajar (KBM) dengan semangat baru.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Nanti kami akan berkoordinasi dengan guru Bimbingan Konseling (BK), termasuk juga dari Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI). Siswa akan mendapatkan bimbingan per kelas untuk mendukung pemulihan pasca terdampak banjir,” ujar Warsim saat dikonfirmasi rakyatbekasi.com, Rabu (12/03/2025).

Dampak Banjir pada Pendidikan

Berdasarkan catatan Disdik Kota Bekasi, banjir yang melanda telah berdampak pada 126 satuan pendidikan, yang meliputi:

  • TK/Paud: 58 sekolah,
  • SD: 49 sekolah,
  • SMP: 16 sekolah,
  • SMA: 3 sekolah.

Kerusakan yang dialami di antaranya mencakup bangku dan meja yang rusak, buku pelajaran yang terendam air, serta peralatan teknologi seperti komputer dan laptop.

Meski demikian, Warsim memastikan bahwa KBM di sekolah-sekolah terdampak telah berangsur normal.

“Alhamdulillah, KBM sudah dipastikan bisa berlangsung kembali. Per hari ini (Senin, 10/03/2025) semua siswa sudah masuk sekolah,” ungkapnya dengan optimis.

Tantangan dalam Pelaksanaan KBM

Namun, Warsim mencatat bahwa beberapa sekolah masih menghadapi kendala akibat kerusakan sarana dan prasarana.

Di beberapa lokasi, siswa terpaksa belajar secara lesehan karena bangku dan meja yang belum sepenuhnya kering atau layak digunakan.

“Mungkin ada beberapa yang belajar secara lesehan untuk sementara waktu karena bangku yang masih belum kering. Tapi ini tidak mengurangi semangat siswa untuk belajar,” ujarnya.

Langkah Lanjutan ‘Trauma Healing’ untuk Pemulihan

Program trauma healing menjadi salah satu langkah penting yang diambil Disdik Kota Bekasi untuk memastikan para siswa tidak hanya pulih secara fisik, tetapi juga secara mental.

Dengan dukungan dari guru BK dan KPAI, program ini diharapkan dapat memberikan dampak positif terhadap pemulihan anak-anak, terutama yang mengalami trauma akibat bencana banjir.

Disdik juga terus berupaya mempercepat proses perbaikan sarpras di sekolah-sekolah terdampak, agar siswa dapat belajar dengan nyaman.

“Kami akan terus memantau dan memastikan segala kendala dapat teratasi secepat mungkin,” tambah Warsim.

Harapan untuk Pendidikan yang Lebih Baik

Warsim menutup pernyataannya dengan harapan agar program ini dapat membantu siswa kembali fokus pada pendidikan mereka.

Ia juga mengapresiasi semangat para siswa dan guru dalam melanjutkan proses belajar-mengajar di tengah berbagai keterbatasan.

“Dengan dukungan semua pihak, kami optimis bahwa pendidikan di Kota Bekasi dapat terus berjalan dengan baik. Kami ingin anak-anak ini kembali termotivasi dan tumbuh menjadi generasi yang tangguh,” tutupnya.

Visited 76 times, 3 visit(s) today

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Nekat Putihkan Plat Merah, Pemkot Bekasi Siap Tarik Mobil Dinas ASN!
Menuju Porprov 2026, Gedung 6 Lantai GOR Bekasi Menanti BAST
Efisiensi APBD! Pemkot Bekasi Kaji Nasib 3.442 PPPK Paruh Waktu di 2027
Darurat DBD Kota Bekasi: 1.583 Kasus, Usia Produktif Rentan
Gawat! Ribuan Warga Kota Bekasi Terjangkit DBD, Usia Produktif Paling Terpukul
Evaluasi Haji 2027: Kemenhaj Kota Bekasi Kebut Cek Kesehatan
Banjir Duren Jaya: Warga Desak Pemkot Bekasi Evaluasi Camat
Semen Padang FC Ngotot Kandang di Patriot: Kami Fatsun Wali Kota Bekasi!
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

0 Comments

Berita Terkait

Senin, 8 Juni 2026 - 09:40 WIB

Nekat Putihkan Plat Merah, Pemkot Bekasi Siap Tarik Mobil Dinas ASN!

Senin, 8 Juni 2026 - 06:46 WIB

Menuju Porprov 2026, Gedung 6 Lantai GOR Bekasi Menanti BAST

Senin, 8 Juni 2026 - 06:01 WIB

Efisiensi APBD! Pemkot Bekasi Kaji Nasib 3.442 PPPK Paruh Waktu di 2027

Senin, 8 Juni 2026 - 05:48 WIB

Darurat DBD Kota Bekasi: 1.583 Kasus, Usia Produktif Rentan

Senin, 8 Juni 2026 - 05:34 WIB

Gawat! Ribuan Warga Kota Bekasi Terjangkit DBD, Usia Produktif Paling Terpukul

Berita Terbaru

error: Content is protected !!
0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x