Ganti Karangan Bunga dengan Bibit Pohon, DLH Dukung Pesan Wali Kota Bekasi Terpilih

- Jurnalis

Rabu, 19 Februari 2025 - 13:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bekasi menindaklanjuti pesan dari Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bekasi terpilih Masa Bhakti 2025-2030, Tri Adhianto dan Abdul Harris Bobihoe, agar ucapan selamat berupa karangan bunga diganti dengan penanaman bibit atau pohon.

Langkah ini diambil sebagai bentuk penghijauan dan upaya menciptakan lingkungan yang asri di wilayah setempat.

Kepala DLH Kota Bekasi, Yudianto, menyatakan bahwa informasi tersebut adalah anjuran dari Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bekasi kepada masyarakat agar bentuk apresiasi lebih bermanfaat dalam jangka panjang, selain untuk manusia juga untuk kelangsungan bumi.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Karena jika dalam bentuk karangan bunga, manfaatnya hanya sebentar. Sehingga ini merubah kebiasaan dari yang pesan karangan bunga menjadi mencari pohon-pohon produktif,” ucap Yudianto kepada wartawan.

Ia menjelaskan bahwa langkah ini sebenarnya lebih mudah dan kompetitif, mengingat banyak sekali jenis pohon yang ada.

“Jadi sebetulnya ini merubah perilaku menjadi lebih ramah lingkungan dan bermanfaat. Karangan bunga, pada akhirnya akan menumpuk menjadi sampah — padahal kita sedang berjuang menyelesaikan permasalahan persampahan,” sambungnya.

Dengan mengganti karangan bunga dengan pohon-pohon produktif, diharapkan dapat membantu melestarikan keanekaragaman hayati.

“Bermanfaat karena buahnya bisa dikonsumsi, kontribusi untuk ketahanan pangan, disamping tanaman yang berfungsi mereduksi pencemaran dan menciptakan kestabilan iklim minor,” tambahnya.

Yudianto menambahkan bahwa alangkah baiknya jika setiap bibit pohon yang diberikan berupa pohon buah-buahan dan pohon pelindung.

“Selanjutnya, akan kita alokasikan untuk ditanam di area publik, bekerja sama dengan unsur wilayah atas penggiat proklim, pengganti pohon yang rusak atau rubuh, di sisi jalan, dan fasilitas umum seperti RS, puskesmas, kantor pemerintah, danau, polder, dan lainnya,” paparnya.

Dengan adanya langkah ini, diharapkan masyarakat Kota Bekasi dapat mengambil bagian dalam upaya penghijauan dan menjaga kelestarian lingkungan.

Langkah ini juga diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya penghijauan untuk menciptakan lingkungan yang lebih sehat dan asri.


Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Gas Metana TPST Bantargebang jadi Sorotan Dunia, Dinkes Kaji Lonjakan Kasus ISPA di Kota Bekasi
65 Ribu Warga Kota Bekasi Terserang ISPA Awal 2026
Dua Pekan Lagi, Perlintasan Sebidang Bulak Kapal Bekasi Bakal Dipasang Palang Pintu Otomatis
Soal Efisiensi Belanja Pegawai, Wali Kota Bekasi Pastikan 3.442 PPPK Paruh Waktu Tetap Aman
Wali Kota Bekasi Canangkan Pendidikan Antikorupsi Bagi Siswa SD-SMP Mulai Tahun Ajaran Baru
​Eks Pejabat Pimpin BAZNAS Kota Bekasi, Transparansi Dana Umat Disorot
Wali Kota Bekasi Pastikan Biaya Pendidikan Anak Korban Ditanggung
Dishub Kaji Titik CFD Baru di Alun-Alun M Hasibuan
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

Berita Terkait

Kamis, 14 Mei 2026 - 17:18 WIB

Gas Metana TPST Bantargebang jadi Sorotan Dunia, Dinkes Kaji Lonjakan Kasus ISPA di Kota Bekasi

Kamis, 14 Mei 2026 - 13:08 WIB

65 Ribu Warga Kota Bekasi Terserang ISPA Awal 2026

Kamis, 14 Mei 2026 - 11:56 WIB

Dua Pekan Lagi, Perlintasan Sebidang Bulak Kapal Bekasi Bakal Dipasang Palang Pintu Otomatis

Kamis, 14 Mei 2026 - 10:28 WIB

Soal Efisiensi Belanja Pegawai, Wali Kota Bekasi Pastikan 3.442 PPPK Paruh Waktu Tetap Aman

Rabu, 13 Mei 2026 - 21:52 WIB

​Eks Pejabat Pimpin BAZNAS Kota Bekasi, Transparansi Dana Umat Disorot

Berita Terbaru

Ilustrasi antrean warga sedang menjalani pemeriksaan suhu tubuh dan pembagian masker oleh petugas medis di salah satu fasilitas kesehatan di Kota Bekasi.

Bekasi

65 Ribu Warga Kota Bekasi Terserang ISPA Awal 2026

Kamis, 14 Mei 2026 - 13:08 WIB

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x