Kebakaran RS Hermina Bekasi: Api Berasal dari Ruang Panel Listrik, Kerugian Ditaksir Rp1 Miliar

- Jurnalis

Sabtu, 18 Oktober 2025 - 13:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BEKASI – Kepulan asap tebal menyelimuti sebagian area Rumah Sakit (RS) Hermina Bekasi pada Sabtu (18/10/2025) siang, setelah si jago merah melalap ruang panel listrik yang berada di lantai dasar gedung. Insiden ini diduga kuat dipicu oleh hubungan arus pendek atau korsleting listrik.

​Berkat respons cepat petugas, api berhasil dipadamkan sepenuhnya dan dipastikan tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Namun, kerugian material diperkirakan mencapai angka yang signifikan.

Kronologi Kejadian Kebakaran

Menurut keterangan resmi, laporan awal mengenai kebakaran diterima oleh Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat) Kota Bekasi sekitar pukul 10.11 WIB.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Laporan tersebut datang langsung dari pihak manajemen rumah sakit yang melihat situasi mulai tidak terkendali.

“Kami menerima laporan darurat dari pihak RS Hermina dan segera merespons dengan cepat,” ujar Namar Naris, Kepala Bidang Pemadaman Disdamkarmat Kota Bekasi, dalam keterangannya pada Sabtu (18/10/2025) siang.

​Berdasarkan kesaksian petugas keamanan (security) di lokasi, tanda-tanda awal kebakaran terlihat dari munculnya kepulan asap pekat yang diikuti oleh percikan api dari dalam ruang panel atau genset di lantai dasar.

​”Saksi mata di lokasi melihat kepulan asap dan percikan api dari jaringan kabel di ruang panel. Api kemudian dengan cepat membesar dan menyebar di dalam ruangan tersebut,” jelas Namar.

​Upaya pemadaman awal yang dilakukan oleh tim fire safety internal rumah sakit tidak membuahkan hasil maksimal karena api yang terus membesar, sehingga bantuan dari Disdamkarmat menjadi krusial.

Respons Cepat Petugas Padamkan Api

​Menindaklanjuti laporan, Disdamkarmat Kota Bekasi langsung mengerahkan kekuatan penuh untuk menangani insiden di fasilitas publik vital ini.

​”Sebanyak 4 unit mobil pemadam kebakaran kami kerahkan ke lokasi untuk melakukan proses pemadaman dan pendinginan agar api tidak merambat ke area lain,” tambah Namar.

​Petugas berjibaku selama kurang lebih satu jam untuk menjinakkan api. Prioritas utama tim di lapangan adalah melokalisir sumber api di ruang panel untuk mencegah penyebaran ke ruang perawatan pasien dan area vital lainnya di rumah sakit.

Situasi Terkini: Aman Terkendali, Tak Ada Korban Jiwa

​Pada pukul 11.20 WIB, Namar Naris mengonfirmasi bahwa api telah berhasil dipadamkan sepenuhnya dan situasi di lokasi dinyatakan hijau atau aman terkendali.

​”Alhamdulillah, tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam insiden ini, baik dari pihak pasien, staf rumah sakit, maupun petugas,” tegasnya.

Meskipun demikian, insiden ini menimbulkan kerugian material yang tidak sedikit.

“Setelah api berhasil dipadamkan, taksiran awal kerugian material yang dialami oleh pihak rumah sakit diperkirakan mencapai Rp1 Miliar,” pungkas Namar.

Pihak berwenang kini masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan penyebab pasti dari korsleting listrik tersebut.

Sementara itu, manajemen RS Hermina Bekasi tengah berfokus pada upaya pemulihan agar pelayanan kesehatan kepada masyarakat tidak terganggu dalam jangka panjang.


Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sok Jago Bekingi Distributor Obat Keras Tipe G di Jatisampurna, Oknum Wartawan Dilibas!
400 Bank Sampah Bekasi Mati Suri, Dana Rp 100 Juta per RW Sia-Sia?
Rp 100 Juta Kurang? Pemkot Bekasi Kaji Kenaikan Dana Hibah per RW Jadi Rp 150 Juta
Wali Kota Bekasi Jamin Dana Hibah Rp100 Juta per RW Tetap Cair Meski Audit BPK Belum Rampung
Layanan Jemput Bola 24 Jam! Gebrakan Pelayanan Publik Prima Camat Mustikajaya
Gali Potensi PAD, Bapenda Kota Bekasi Bidik Pajak Hiburan Arena Olahraga
Trauma Tragedi Cimuning: Warga Desak Wali Kota Bekasi Audit SPBE Mustikasari yang Diduga Tanpa SLF
Amankan 371 Ha Aset TKD, Pemkot Bekasi Tunggu Tanda Tangan KDM

Berita Terkait

Jumat, 24 April 2026 - 14:55 WIB

Sok Jago Bekingi Distributor Obat Keras Tipe G di Jatisampurna, Oknum Wartawan Dilibas!

Jumat, 24 April 2026 - 13:04 WIB

400 Bank Sampah Bekasi Mati Suri, Dana Rp 100 Juta per RW Sia-Sia?

Jumat, 24 April 2026 - 11:32 WIB

Rp 100 Juta Kurang? Pemkot Bekasi Kaji Kenaikan Dana Hibah per RW Jadi Rp 150 Juta

Jumat, 24 April 2026 - 11:04 WIB

Wali Kota Bekasi Jamin Dana Hibah Rp100 Juta per RW Tetap Cair Meski Audit BPK Belum Rampung

Kamis, 23 April 2026 - 23:54 WIB

Layanan Jemput Bola 24 Jam! Gebrakan Pelayanan Publik Prima Camat Mustikajaya

Berita Terbaru

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca