Kerugian Akibat Scam Capai Rp4,6 Triliun, Diskominfostandi Kota Bekasi Gencarkan Kampanye Literasi Digital

- Jurnalis

Minggu, 24 Agustus 2025 - 09:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Diskominfostandi Kota Bekasi, Robert Tua Parluhutan Siagian.

Kepala Diskominfostandi Kota Bekasi, Robert Tua Parluhutan Siagian.

BEKASI – Di tengah lonjakan kasus penipuan online yang merugikan masyarakat Indonesia hingga triliunan rupiah, Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik, dan Persandian (Diskominfostandi) Kota Bekasi mengintensifkan kampanye literasi digital.

Langkah strategis ini bertujuan untuk membentengi warga dari berbagai modus kejahatan siber yang kian canggih dan meresahkan.

Ancaman ini bukan isapan jempol belaka. Data terbaru dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengungkap skala kerugian yang masif. Sejak berdirinya Indonesia Anti-Scam Center (IASC) pada November 2024 hingga Agustus 2025, kerugian masyarakat yang terlaporkan telah mencapai Rp4,6 triliun.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

​Dalam periode tersebut, IASC telah menerima 225 ribu laporan penipuan dan berhasil memblokir 72 ribu rekening, sementara 359 ribu rekening lainnya teridentifikasi terlibat dalam aktivitas penipuan.

Edukasi Sebagai Garda Terdepan

Menyikapi fenomena ini di tingkat lokal, Kepala Diskominfostandi Kota Bekasi, Robert Tua Parluhutan Siagian, menyatakan bahwa kewaspadaan dan kecerdasan digital adalah kunci utama.

Menurutnya, tidak ada formula tunggal yang ampuh untuk memberantas penipuan karena para pelaku kejahatan terus berinovasi.

“Masyarakat harus selalu waspada dan berhati-hati. Karena saat ini memang tidak ada lagi resep yang benar-benar ampuh. Perkembangan teknologi berjalan terus, dan pihak yang berniat negatif juga terus melakukan 1001 cara,” ucap Robert dalam keterangannya, Minggu (24/08/2025).

Kiat Jitu Menghindari Penipuan Online

​Robert menekankan pentingnya sikap skeptis dan keharusan untuk melakukan verifikasi terhadap setiap informasi atau tawaran yang diterima, baik melalui media sosial, email, maupun telepon. Ia membagikan beberapa tips kunci bagi masyarakat:

  • Verifikasi ke Sumber Resmi: Jika menerima informasi terkait perbankan, seperti perubahan tarif transfer atau ancaman pemblokiran rekening, jangan pernah mengikuti instruksi dari pesan tersebut. Segera hubungi call center resmi bank yang bersangkutan.
  • Gunakan Layanan Pengaduan Pemerintah: Apabila penipuan mengatasnamakan layanan publik atau instansi pemerintah, warga dapat melapor atau meminta verifikasi melalui Layanan Panggilan Darurat Call Center 112.
  • Waspadai Permintaan Data atau Uang: “Intinya, kalau ada pesan atau telepon yang bersifat meminta data pribadi, kode OTP, atau transfer sejumlah uang dengan dalih apapun, kita harus langsung berhati-hati dan waspada,” tegasnya.

Kampanye Digital Lewat Kanal Resmi

​Sebagai langkah proaktif, Diskominfostandi Kota Bekasi telah menggulirkan berbagai konten edukasi melalui kanal-kanal resmi pemerintah, seperti media sosial dan website.

​”Upaya ini kami lakukan sebagai bentuk kehadiran dan tanggung jawab Pemerintah di tengah masyarakat. Kami ingin memastikan warga tidak menjadi korban penipuan akibat kurangnya informasi,” imbuh Robert.

Masyarakat diimbau untuk selalu meningkatkan literasi digital, tidak mudah tergiur tawaran yang tidak masuk akal, dan melindungi data pribadi.

Jika menemukan indikasi penipuan online, jangan ragu untuk melaporkannya ke pihak berwenang atau melalui layanan Call Center 112.


Eksplorasi konten lain dari RakyatBekasi.Com

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Gebrak Pelayanan, Kepala BPN Kota Bekasi Perintahkan Sapu Bersih Tunggakan Berkas dan Sikat Pungli
Waspada Jalan Gelap! Marak Aksi Pencurian Kabel dan Lampu PJU di Kota Bekasi, Maling Nekat Terekam CCTV
Dishub Kota Bekasi Pasang 868 PJU Baru 2026 Hasil Pokir DPRD, Wilayah Pondokgede Terbanyak!
Warning Kepala BPN Kota Bekasi Lantik PPAT Baru: Haramkan Pungli!
Pemkot Bekasi Jamin BPJS PBI 400 Ribu Warga Tetap Aktif Meski Telat Bayar
Nasib Relokasi PKL Pasar Baru Makin Kusut, Nyali Ketua DPRD Kota Bekasi Sardi Efendi Dipertanyakan
Wali Kota Bekasi Lobi Gubernur DKI Pertahankan Kompensasi TPST Bantargebang
​Tindak Lanjut Evaluasi Wali Kota Bekasi, Dishub Kebut Pemasangan 5 Titik PJU di Jalan Mohammad Yamin
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

0 Comments

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 15:48 WIB

Gebrak Pelayanan, Kepala BPN Kota Bekasi Perintahkan Sapu Bersih Tunggakan Berkas dan Sikat Pungli

Kamis, 17 September 2026 - 14:20 WIB

Waspada Jalan Gelap! Marak Aksi Pencurian Kabel dan Lampu PJU di Kota Bekasi, Maling Nekat Terekam CCTV

Kamis, 17 September 2026 - 14:04 WIB

Dishub Kota Bekasi Pasang 868 PJU Baru 2026 Hasil Pokir DPRD, Wilayah Pondokgede Terbanyak!

Kamis, 17 September 2026 - 00:31 WIB

Warning Kepala BPN Kota Bekasi Lantik PPAT Baru: Haramkan Pungli!

Rabu, 16 September 2026 - 17:08 WIB

Pemkot Bekasi Jamin BPJS PBI 400 Ribu Warga Tetap Aktif Meski Telat Bayar

Berita Terbaru

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari RakyatBekasi.Com

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x