Calhaj Kota Bekasi Tertipu Kuota Haji Tambahan, Uang Rp600 Juta Raib dengan Modus Scam

- Jurnalis

Senin, 13 April 2026 - 12:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suasana ratusan Jemaah Haji yang mengenakan seragam ungu dengan aksen syal magenta saat duduk dan saling berinteraksi menunggu arahan di dalam aula, sebelum jadwal resmi keberangkatan mereka ke Tanah Suci dimulai. (Foto: Jurnalis RakyatBekasi.Com)

Suasana ratusan Jemaah Haji yang mengenakan seragam ungu dengan aksen syal magenta saat duduk dan saling berinteraksi menunggu arahan di dalam aula, sebelum jadwal resmi keberangkatan mereka ke Tanah Suci dimulai. (Foto: Jurnalis RakyatBekasi.Com)

  • ​Seorang Calon Jemaah Haji (Calhaj) asal Kota Bekasi berinisial NH (40) kehilangan uang tunai sebesar Rp600 juta akibat penipuan siber bermodus percepatan porsi haji.
  • ​Korban tertipu oleh sindikat yang mengaku dari Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil, yang mengirimkan tautan (link) scam berkedok pembaruan data elektronik.
  • ​Kementerian Haji dan Umroh Kota Bekasi mencatat sudah ada lebih dari 20 laporan dari warga setempat mengenai upaya penipuan dengan modus serupa menjelang musim haji 2026.
  • ​Kasus kejahatan siber ini telah resmi dilaporkan ke Polres Metro Bekasi Kota pada Sabtu (11/04/2026) dan kini dalam tahap penyelidikan polisi.

Nasib malang menimpa pasangan suami istri berinisial NH (40) di Kota Bekasi. Niat hati ingin menyegerakan keberangkatan ke Tanah Suci, pedagang makanan ini justru terjebak kejahatan siber (scam) dan harus merelakan tabungan senilai Rp600 juta raib dikuras penipu pada Sabtu (11/04/2026).

Sindikat ini memperdaya korban dengan modus menawarkan kuota haji tambahan bodong melalui sebuah tautan berbahaya.

​Bagaimana Modus Penipuan Kuota Haji Bodong di Kota Bekasi?

​Modus penipuan ini bermula ketika korban menerima panggilan telepon dari oknum yang menyamar sebagai petugas Dinas Kependudukan dan Sipil (Disdukcapil).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pelaku dengan licik menawarkan iming-iming program percepatan keberangkatan haji, dengan syarat korban wajib memperbarui data kependudukan secara daring melalui sebuah aplikasi yang diarahkan oleh pelaku.

​”Mereka baru saja pulang dari Polres Metro Bekasi Kota melaporkan tindak pidana penipuan melalui telepon, mengatasnamakan dari Dinas Catatan dan Sipil Online, menelpon dan memberitahukan bahwa ada program katanya percepatan haji. Kalau mau ikut, harus update kependudukan secara elektronik,” kata Rian Fauzi kepada Jurnalis RakyatBekasi.Com saat ditemui di ruang kerjanya di Kantor Kementerian Haji dan Umroh Kota Bekasi, Senin (13/04/2026).

​Pelaku kemudian mengirimkan sebuah tautan dan barcode untuk memindai dokumen identitas (KTP).

Nahasnya, seketika setelah korban memasukkan data dirinya ke tautan bodong tersebut, ponsel korban langsung kehilangan akses (blank) dan diretas oleh pelaku.

​Berapa Total Kerugian Korban Scam Link Palsu Tersebut?

​Akibat kecerobohan memindai tautan sembarangan, korban mengalami kerugian finansial yang sangat fantastis.

Hanya dalam hitungan detik, seluruh saldo dari tiga rekening perbankan milik korban terkuras habis tanpa sisa.

​”Pas di cek saldo rekeningnya habis, sisa kurang lebih Rp 400 ribu. Dari total tiga rekening, itu Rp 600 juta kurang lebih,” kata Rian

​Apakah Ada Korban Lain dari Penipuan Mengatasnamakan Kementerian Haji dan Umroh?

​Kasus yang menimpa NH sejatinya merupakan fenomena puncak gunung es di Kota Bekasi. Kantor Kementerian Haji dan Umroh Kota Bekasi mencatat masifnya aktivitas penipuan dengan modus tambahan kuota ini menjelang jadwal keberangkatan haji pada pertengahan April 2026. Tercatat, sudah ada lebih dari 20 warga yang melaporkan upaya penipuan serupa.

​Beruntung, puluhan warga lainnya bersikap kritis dan tidak mudah memercayai informasi bodong itu.

Mereka memilih untuk melakukan pengecekan data langsung ke instansi resmi alih-alih merespons tautan berbahaya yang dikirimkan oleh nomor tak dikenal.

​”Kami sarankan jangan mudah percaya, kalau ada telfon seperti ini bisa langsung di konfirmasi ke kantor saja. Apalagi nomor yang tidak dikenal, mengatasnamakan siapapun,” kata Rian.

​Bagaimana Tanggapan Polisi Terkait Kasus Kejahatan Siber Ini?

​Menindaklanjuti insiden perampokan digital tersebut, pihak Kepolisian Resor (Polres) Metro Bekasi Kota telah menerima laporan resmi dari korban. Laporan ini teregistrasi dengan Nomor: LP/B/153/IV/2026/SPKT.Satreskrim Polres Metro Bekasi Kota/Polda Metro Jaya.

​”Segera dilakukan penyelidikan, nanti kami kirimkan SP2HP ke korban,” kata Kompol Andi Muhammad Iqbal kepada Jurnalis RakyatBekasi.Com secara terpisah di Mapolres Metro Bekasi Kota, Senin (13/04/2026).

​Aparat penegak hukum kini tengah melacak rekam jejak digital pelaku yang dengan tega menguras hasil keringat calon tamu Allah di Kota Bekasi.

Perlu ditegaskan kembali, saat ini urusan penyelenggaraan ibadah haji diurus penuh oleh Kementerian Haji dan Umroh secara terpisah dari Kementerian Agama.

Lembaga terkait memastikan tidak ada program penambahan porsi haji jalur khusus apapun yang mensyaratkan pembaruan data sepihak via tautan online.

​Jangan biarkan uang tabungan ibadah yang dikumpulkan belasan tahun lenyap dalam satu klik!

Bagikan berita peringatan ini ke grup WhatsApp keluarga dan kerabat Anda agar tidak ada lagi yang menjadi korban sindikat scam link bodong.

Berikan tanggapan Anda di kolom komentar, dan terus ikuti berita tajam dan terpercaya seputar pemerintahan dan layanan publik hanya di RakyatBekasi.Com.


Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Penataan Pasar Baru Bekasi: Wali Kota Tri Adhianto Kaji Eskalator dan Awning Rooftop demi Kenyamanan
Perpustakaan Modern Bekasi Dirombak, Target Beroperasi 2027
753 RW di Kota Bekasi Belum Cairkan Dana Hibah Rp100 Juta
Realisasi Lingkar RW Beken Melonjak, 267 RW Sudah Nikmati Dana Rp100 Juta
Pemkot Bekasi Prioritaskan Pembangunan Pos Damkar Bekasi Timur pada 2027
Kemarau Landa Kota Bekasi, Perumda Tirta Patriot Jamin Air Tak Mati Total
Wali Kota Bekasi Resmi Ambil Alih Aset Perumda Tirta Bhagasasi, Layanan Air Bersih Siap Ditingkatkan
Debit Kali Bekasi Susut, Wali Kota Tri Adhianto Imbau Warga Hemat Air
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

0 Comments

Berita Terkait

Selasa, 21 Juli 2026 - 14:28 WIB

Penataan Pasar Baru Bekasi: Wali Kota Tri Adhianto Kaji Eskalator dan Awning Rooftop demi Kenyamanan

Selasa, 21 Juli 2026 - 14:07 WIB

Perpustakaan Modern Bekasi Dirombak, Target Beroperasi 2027

Selasa, 21 Juli 2026 - 13:14 WIB

753 RW di Kota Bekasi Belum Cairkan Dana Hibah Rp100 Juta

Selasa, 21 Juli 2026 - 12:19 WIB

Realisasi Lingkar RW Beken Melonjak, 267 RW Sudah Nikmati Dana Rp100 Juta

Senin, 20 Juli 2026 - 15:37 WIB

Kemarau Landa Kota Bekasi, Perumda Tirta Patriot Jamin Air Tak Mati Total

Berita Terbaru

ARSITEK NEGARA: Suasana hiruk-pikuk aktivitas masyarakat dan lalu lintas di sekitar Jalan R.P. Soeroso, kawasan Menteng, Jakarta Pusat. Jalan protokol bersejarah ini diabadikan untuk menghormati Pahlawan Nasional Raden Panji Soeroso, Wakil Ketua BPUPKI sekaligus Gubernur Jawa Tengah pertama yang meletakkan fondasi tangguh birokrasi pada masa awal kemerdekaan Republik Indonesia. (Foto: Ilustrasi/RakyatBekasi.com)

Ekstra

Sejarah Jalan R.P. Soeroso: Sang Arsitek Kemerdekaan RI

Selasa, 21 Jul 2026 - 16:54 WIB

Sejumlah pekerja tengah menyelesaikan tahap konstruksi fisik proyek Gedung Perpustakaan Modern Kota Bekasi di Eks Gedung Dinas Kesehatan, Jalan Jenderal Sudirman, Selasa (21/07/2026). Bangunan ini tengah melalui tahap re-desain agar lebih modern dan inklusif.

Bekasi

Perpustakaan Modern Bekasi Dirombak, Target Beroperasi 2027

Selasa, 21 Jul 2026 - 14:07 WIB

Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kota Bekasi, Yudianto, saat memberikan keterangan terkait lonjakan realisasi pencairan dana hibah Program Lingkar RW Beken yang kini telah dinikmati oleh 267 RW di Kota Bekasi, Selasa (21/07/2026).

Bekasi

753 RW di Kota Bekasi Belum Cairkan Dana Hibah Rp100 Juta

Selasa, 21 Jul 2026 - 13:14 WIB

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x