Disdukcapil Kota Bekasi Bongkar Modus Penipuan Berkedok Aktivasi IKD, Warga Diimbau Waspada!

- Jurnalis

Minggu, 24 Agustus 2025 - 09:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Disdukcapil Kota Bekasi, Taufiq Rahmat Hidayat.

Kepala Disdukcapil Kota Bekasi, Taufiq Rahmat Hidayat.

BEKASI – Maraknya kasus penipuan online yang mencatut nama Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Bekasi kembali meresahkan warga.

Modus penipuan ini menyasar layanan administrasi kependudukan (Adminduk), terutama terkait aktivasi Identitas Kependudukan Digital (IKD).

Disdukcapil mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan agar tidak menjadi korban kejahatan siber.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kepala Disdukcapil Kota Bekasi, Taufiq Rachmat Hidayat, mengungkapkan bahwa laporan mengenai modus penipuan ini terus diterima, meskipun puncaknya terjadi antara bulan Maret hingga Mei lalu. Warga melaporkan adanya oknum yang menghubungi mereka melalui aplikasi pesan singkat seperti WhatsApp.

“Hingga hari ini, masih ada saja warga yang melapor, baik melalui WA Center kami maupun datang langsung ke kantor, mengenai adanya modus penipuan layanan kependudukan,” ujar Taufik kepada awak media, Minggu (24/08/2025).

Modus Operandi Pelaku: Kirim Link dan File Berbahaya

Taufik menjelaskan, modus yang paling sering digunakan pelaku adalah dengan mengaku sebagai petugas Disdukcapil.

Mereka menawarkan bantuan untuk aktivasi IKD atau layanan kependudukan lainnya dari jarak jauh. Pelaku kemudian akan mengirimkan tautan (link) atau file aplikasi berekstensi .apk yang harus diunduh oleh korban.

​Tindakan ini merupakan bentuk scamming yang bertujuan untuk melakukan phishing, yaitu mencuri data-data pribadi dan sensitif dari ponsel korban, termasuk akses ke aplikasi perbankan mobile.

​”Kami pastikan tidak pernah ada operator Disdukcapil yang menghubungi warga secara personal untuk menawarkan layanan, apalagi meminta untuk mengklik tautan atau menginstal aplikasi,” tegas Taufik. “Data warga tidak kami gunakan untuk menghubungi satu per satu seperti itu. Semua layanan resmi dilakukan melalui loket atau kanal yang sudah kami sediakan.”

Langkah Darurat Jika Terlanjur Menjadi Korban

​Bagi warga yang terlanjur mengklik tautan atau menginstal aplikasi dari penipu, Disdukcapil memberikan pendampingan dan langkah mitigasi yang harus segera dilakukan untuk meminimalisir kerugian.

​”Langkah pertama dan paling penting adalah segera nonaktifkan ponsel dan putuskan dari jaringan internet. Kemudian, lakukan format ulang ke pengaturan pabrik (factory reset),” jelas Taufik. “Langkah drastis ini penting untuk memutus akses pelaku ke perangkat dan mencegah pencurian data lebih lanjut yang dapat menguras rekening atau menyalahgunakan data pribadi.”

Kenali Kanal Resmi Disdukcapil Kota Bekasi

​Upaya penyebaran informasi untuk melawan hoaks dan penipuan ini telah gencar dilakukan Disdukcapil sejak maraknya program aktivasi IKD secara nasional. Masyarakat diimbau untuk hanya mempercayai informasi dari sumber resmi.

​Untuk pertanyaan, keluhan, atau layanan kependudukan, warga dapat menghubungi kanal resmi berikut:

  • Call Center Nasional Kemendagri: 168
  • WA Center Disdukcapil Kota Bekasi: [Nomor WA Center resmi Disdukcapil Kota Bekasi bila tersedia]

​”Jangan mudah percaya dengan nomor tidak dikenal. Jika ragu, segera hubungi kanal resmi kami untuk verifikasi. Keamanan data pribadi adalah tanggung jawab kita bersama,” tutup Taufik.

Disdukcapil Kota Bekasi mengajak seluruh warga untuk proaktif menyebarkan informasi ini kepada keluarga dan kerabat agar tidak ada lagi korban yang terjerat modus penipuan serupa.

Laporkan segera jika Anda menerima pesan mencurigakan yang mengatasnamakan petugas Dukcapil.


Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Nusantara Lestari Laporkan Dugaan Pencemaran Limbah PT Fajar Surya Wisesa Tbk ke KLHK
Perumda Tirta Bhagasasi Genjot Sosialisasi Transaksi Digital Tanpa Kertas di Wilayah Tambun
Antisipasi Aksi Penurunan Paksa Penumpang Trans Beken, Dishub Kota Bekasi Gandeng APH
Dishub Kota Bekasi Gelontorkan Rp9 Miliar untuk Subsidi Trans Patriot dan Trans Beken
Usai Ratusan Angkot Blokade Jalan Ahmad Yani, Tarif Gratis Trans Beken Berakhir 1 Maret 2026
Tolak Operasional Bus Trans Beken, Ratusan Angkot Blokade Jalan Protokol Kota Bekasi
Disparbud Tutup Sementara Hutan Bambu Usai Longsor Akibat Luapan Kali Bekasi
Longsor Terjang Wisata Hutan Bambu Bekasi Timur, 4 Saung Hanyut

Berita Terkait

Kamis, 12 Februari 2026 - 19:28 WIB

Nusantara Lestari Laporkan Dugaan Pencemaran Limbah PT Fajar Surya Wisesa Tbk ke KLHK

Kamis, 12 Februari 2026 - 17:37 WIB

Perumda Tirta Bhagasasi Genjot Sosialisasi Transaksi Digital Tanpa Kertas di Wilayah Tambun

Kamis, 12 Februari 2026 - 16:14 WIB

Antisipasi Aksi Penurunan Paksa Penumpang Trans Beken, Dishub Kota Bekasi Gandeng APH

Kamis, 12 Februari 2026 - 14:34 WIB

Dishub Kota Bekasi Gelontorkan Rp9 Miliar untuk Subsidi Trans Patriot dan Trans Beken

Kamis, 12 Februari 2026 - 14:18 WIB

Usai Ratusan Angkot Blokade Jalan Ahmad Yani, Tarif Gratis Trans Beken Berakhir 1 Maret 2026

Berita Terbaru

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca