Mantan Wagub Prijanto Dorong Realisasi Proyek Jakarta Integrated Tunnel: Solusi Banjir Tanpa APBD

- Jurnalis

Jumat, 5 Desember 2025 - 18:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Gubernur DKI Jakarta periode 2007-2012 Mayjen TNI (Purn) Prijanto (kanan) melakukan audiensi dengan Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung (tengah) di Jakarta. (Foto: Dokumentasi pribadi)

Wakil Gubernur DKI Jakarta periode 2007-2012 Mayjen TNI (Purn) Prijanto (kanan) melakukan audiensi dengan Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung (tengah) di Jakarta. (Foto: Dokumentasi pribadi)

Poin Utama:

  • Tanpa APBD/APBN: Proyek murni didanai swasta dengan investor dari SBC Capital Kanada dan kontraktor EPC China.
  • Multifungsi: Selain pengendali banjir, terowongan berfungsi sebagai jalan tol, jaringan air bersih, dan kelistrikan.
  • Target Konstruksi: Direncanakan mulai dibangun awal tahun 2026 untuk atasi luapan Kali Ciliwung dan Pesanggrahan.
  • Minim Dampak Sosial: Metode terowongan bawah tanah diklaim tidak memerlukan pembebasan lahan yang rumit.

JAKARTA – Persoalan banjir menahun di Ibu Kota mendapat sorotan tajam dari Wakil Gubernur DKI Jakarta periode 2007-2012, Mayjen TNI (Purn) Prijanto, yang mendesak percepatan realisasi Jakarta Integrated Tunnel (JIT) sebagai solusi konkret penanggulangan bencana tanpa membebani keuangan negara.

Hal ini disampaikan Prijanto usai melakukan audiensi dengan Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, terkait urgensi penanganan banjir kiriman maupun lokal yang kerap melumpuhkan aktivitas warga.

​Mengapa JIT Dianggap Solusi Paling Efektif Atasi Banjir?

Prijanto menilai metode konvensional seperti pembuatan kanal atau normalisasi sungai di permukaan tanah memiliki kendala besar, terutama terkait biaya tinggi dan dampak sosial akibat pembebasan lahan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kerusakan ekosistem di hulu yang meningkatkan debit air ke Kali Ciliwung dan Pesanggrahan menuntut solusi teknis yang lebih canggih.

“Proyek JIT di wilayah Jakarta Barat ini, suka tidak suka, harus direalisasikan agar tidak lagi terjadi genangan maupun banjir. Dengan metode JIT ini membuat saluran di bawah tanah, jelas tidak menimbulkan persoalan tanah dan sosial,” tegas Prijanto di Jakarta, Jumat (05/12/2025).

​Dari Mana Sumber Pendanaan Proyek Raksasa Ini?

​Salah satu keunggulan utama yang ditawarkan proyek JIT adalah skema pendanaannya. Komisaris Utama PT Antaredja Mulia Jaya, Wibisono, memastikan bahwa pembangunan infrastruktur ini tidak akan menggerogoti Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) maupun Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) DKI Jakarta.

“Negara-negara maju dan kota-kota besar di dunia sudah membuat sistem integrated tunnel ini. Proyek ini murni investasi swasta,” jelas Wibisono.

Ia menambahkan bahwa saat ini proyek telah mendapatkan investor dari SBC Capital Kanada dan sedang dalam tahap persiapan closing financial bersama kontraktor Engineering, Procurement and Construction (EPC) dari China.

​Bagaimana Tanggapan Gubernur Pramono Anung Terkait Proyek JIT?

Dalam pertemuan yang berlangsung pada Kamis (04/12/2025), Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyambut positif progres proyek yang telah melalui proses perizinan dan kajian teknis sejak tahun 2013 tersebut. Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memandang JIT sebagai solusi jangka menengah yang krusial.

“Pak Gubernur menyambut gembira atas progres proyek JIT dan mendukung proyek ini sebagai solusi jangka menengah untuk mengatasi banjir di Jakarta,” ungkap Wibisono.

Dukungan ini menjadi angin segar bagi percepatan pembangunan infrastruktur pengendali banjir yang terintegrasi.

​Apa Saja Fungsi Jakarta Integrated Tunnel Selain Pengendali Banjir?

​Konsep JIT tidak hanya berfungsi sebagai saluran air raksasa. Infrastruktur ini dirancang sebagai terowongan multifungsi terpadu yang akan menunjang status Jakarta sebagai kota global.

​Berikut adalah fungsi utama JIT:

  • Pengendali Banjir: Mengalirkan debit air berlebih dari hulu.
  • Jalan Tol Bawah Tanah: Mengurai kemacetan lalu lintas.
  • Utilitas Publik: Menyediakan jalur jaringan perpipaan air bersih dan kelistrikan.

​Kapan Pembangunan JIT Akan Dimulai?

​Wibisono menargetkan peletakan batu pertama atau konstruksi fisik dapat dimulai pada awal tahun depan. Percepatan ini diharapkan dapat segera melengkapi upaya penanggulangan banjir lainnya, seperti giant sea wall di pesisir utara Jakarta.

​”Semoga proyek ini bisa direalisasikan mulai awal tahun depan (2026), segera dibangun untuk mengatasi banjir Jakarta, terutama dari luapan sungai Ciliwung dan Pesanggrahan,” pungkasnya.

Informasi ini disajikan untuk memberikan wawasan terkini mengenai pembangunan infrastruktur pengendali banjir di wilayah aglomerasi Jakarta yang berdampak pada daerah penyangga seperti Bekasi.


Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kejaksaan Agung RI Selamatkan Rp24,7 Triliun Uang Negara Sepanjang Tahun 2025
Menkeu Purbaya Pastikan TKD Bencana Sumatera Utuh Senilai Rp10,6 Triliun
Sekjend PB IKA PMII Tekankan Peran Strategis Alumni di Kota Bekasi
OJK Beberkan Pemicu Utama Kebangkrutan BPR dan BPRS
Pasien Suspek Superflu Meninggal di RSHS Bandung, Kemenkes Kecolongan
BNPB Rilis Data 1.177 Korban Meninggal Akibat Bencana di Sumatera
Said Iqbal Soroti Upah Buruh Jakarta Kalah dari Bekasi
Mahkamah Agung Resmi Bentuk Panitia Seleksi Hakim MK Pengganti Anwar Usman

Berita Terkait

Rabu, 21 Januari 2026 - 04:44 WIB

Kejaksaan Agung RI Selamatkan Rp24,7 Triliun Uang Negara Sepanjang Tahun 2025

Minggu, 18 Januari 2026 - 20:16 WIB

Menkeu Purbaya Pastikan TKD Bencana Sumatera Utuh Senilai Rp10,6 Triliun

Jumat, 9 Januari 2026 - 20:24 WIB

Sekjend PB IKA PMII Tekankan Peran Strategis Alumni di Kota Bekasi

Jumat, 9 Januari 2026 - 18:29 WIB

OJK Beberkan Pemicu Utama Kebangkrutan BPR dan BPRS

Jumat, 9 Januari 2026 - 18:14 WIB

Pasien Suspek Superflu Meninggal di RSHS Bandung, Kemenkes Kecolongan

Berita Terbaru

Tangkapan layar Surat Edaran Nomor 800.1.5/219/BKPSDM.PKA tertanggal 19 Januari 2026.

Bekasi

Wali Kota Bekasi Larang ASN Nikah Siri dan Selingkuh

Rabu, 21 Jan 2026 - 13:58 WIB

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca