Normalisasi Kali Rawatembaga Dinilai Setengah Hati, FKRW Kayuringin Jaya: “Persiapan Masih Mentah”

- Jurnalis

Selasa, 5 Agustus 2025 - 15:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua FKRW Kelurahan Kayuringin Jaya, Kecamatan Bekasi Selatan Yoyo Sutaryo.

Ketua FKRW Kelurahan Kayuringin Jaya, Kecamatan Bekasi Selatan Yoyo Sutaryo.

Rencana proyek normalisasi Kali Rawatembaga untuk pengendalian banjir di wilayah Bekasi Selatan menuai kekecewaan dari warga.

Forum Komunikasi Rukun Warga (FKRW) Kelurahan Kayuringin Jaya menilai sosialisasi yang dilakukan oleh Balai Besar Wilayah Sungai Ciliwung Cisadane (BBWSCC) belum memberikan solusi konkret dan persiapan proyek terkesan belum matang.

Kekecewaan ini mengemuka setelah rapat sosialisasi yang digelar di Kantor Kelurahan Kayuringin Jaya, Selasa (05/08/2025).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Warga yang berharap adanya penanganan banjir yang komprehensif justru mendapati bahwa proyek vital ini akan dikerjakan secara parsial atau bertahap.

Kekecewaan Atas Pelaksanaan Parsial

Ketua FKRW Kayuringin Jaya, Yoyo Sutaryo, mengungkapkan bahwa hasil pertemuan dengan BBWSCC selaku penanggung jawab proyek jauh dari harapan.

Menurutnya, penanganan banjir yang efektif membutuhkan pengerjaan yang serentak (simultan), bukan dicicil per segmen.

“Kami berharap pekerjaan ini berjalan secara simultan dan menyeluruh, bukan bertahap. Jika hanya parsial, kami khawatir masalah banjir tidak akan tuntas,” ujar Yoyo Sutaryo selepas rapat.

“Tujuan utama normalisasi ini kan supaya warga tidak kebanjiran lagi. Mendengar pelaksanaannya hanya sebagian-sebagian, tentu kami sangat menyayangkannya,” tambahnya.

Pendekatan parsial ini dikhawatirkan hanya akan memindahkan titik banjir ke area lain yang belum dinormalisasi, sehingga tidak menyelesaikan akar masalah banjir di kawasan padat penduduk tersebut.

Persiapan Proyek Dinilai Belum Matang

Selain metode pengerjaan, kesiapan proyek juga menjadi sorotan utama. Yoyo menyatakan, meskipun BBWSCC berjanji akan memulai pekerjaan konstruksi pada bulan Agustus ini, banyak tahapan yang terkesan masih mentah.

“Kesiapan di lapangan terlihat belum matang. Dari hasil sosialisasi tadi, terungkap bahwa pihak kontraktor pelaksana ternyata masih perlu berkoordinasi lebih lanjut dengan Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (BMSDA) Kota Bekasi,” sambungnya.

Fakta ini menimbulkan keraguan di kalangan warga mengenai kelancaran dan efektivitas proyek pengendalian banjir Bekasi tersebut. Koordinasi yang belum tuntas antarinstansi dianggap sebagai sinyal bahwa perencanaan belum final.

Rincian Progeto dan Harapan Warga

Dalam pemaparannya, pihak terkait menjelaskan bahwa normalisasi di sepanjang Kali Rawatembaga dibagi menjadi empat segmen pekerjaan. Hingga saat ini, baru dua segmen yang telah rampung dikerjakan.

“Sekarang kami sedang menunggu realisasi pekerjaan segmen ketiga, yang panjangnya sekitar 700 hingga 800 meter,” terang Yoyo.

Ia menambahkan, segmen keempat atau tahap terakhir nantinya akan menyambungkan aliran dari dekat Kantor Kelurahan Kayuringin Jaya hingga ke Kali BSK di sisi utara. Warga berharap seluruh segmen ini dapat segera dikerjakan tanpa penundaan lebih lanjut.

Warga Kayuringin Jaya kini menanti realisasi janji dari BBWSCC dan berharap agar koordinasi antarinstansi dapat segera diselesaikan.

Penanganan yang cepat dan komprehensif menjadi tumpuan harapan agar bencana banjir tidak lagi menghantui wilayah mereka setiap kali musim hujan tiba.

Bagaimana menurut Anda langkah yang seharusnya diambil pemerintah untuk mengatasi masalah banjir di Bekasi? Bagikan pendapat Anda di kolom komentar di bawah ini.


Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sempat Viral, Pagar Besi Pakuwon Mall Bekasi Kini Dibongkar
Pemkot Bekasi Izinkan Mall Berpagar Besi, Ini Syarat Ketat Wali Kota
APBD Kota Bekasi 2027 Terancam Defisit Rp207 Miliar, OPD Diminta Pangkas Anggaran
Kado Spesial Kemerdekaan HUT RI ke-81, Bapenda Kota Bekasi Hapus Denda Pajak 100%
Wali Kota Bekasi Bakal Tertibkan 80 Bangli Biang Banjir Limbah di Medansatria
Dugaan Korupsi Dana TPST Bantargebang Rp123 Miliar, IPPS Siap Lapor ke KPK
Rawan Konflik, Dana Hibah Pilkades Kabupaten Bekasi Tuai Sorotan
Viral! Pria Dikeroyok Saat Cari Istri di Apartemen, 5 Pelaku Diciduk
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

0 Comments

Berita Terkait

Senin, 3 Agustus 2026 - 11:07 WIB

Sempat Viral, Pagar Besi Pakuwon Mall Bekasi Kini Dibongkar

Senin, 3 Agustus 2026 - 10:06 WIB

APBD Kota Bekasi 2027 Terancam Defisit Rp207 Miliar, OPD Diminta Pangkas Anggaran

Senin, 3 Agustus 2026 - 09:26 WIB

Kado Spesial Kemerdekaan HUT RI ke-81, Bapenda Kota Bekasi Hapus Denda Pajak 100%

Minggu, 2 Agustus 2026 - 22:20 WIB

Wali Kota Bekasi Bakal Tertibkan 80 Bangli Biang Banjir Limbah di Medansatria

Minggu, 2 Agustus 2026 - 16:24 WIB

Dugaan Korupsi Dana TPST Bantargebang Rp123 Miliar, IPPS Siap Lapor ke KPK

Berita Terbaru

Ketua Komisi 2 DPRD Kota Bekasi Latu Har Hary.

Parlementaria

Komisi 2 Desak Wali Kota Bekasi Evaluasi Kadishub

Senin, 3 Agu 2026 - 13:08 WIB

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x