Realisasi PAD Triwulan III 2025 Baru 46,49%, Pemkot Bekasi Kejar Target Melalui Sektor Pajak Ini

- Jurnalis

Kamis, 17 Juli 2025 - 18:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Bapenda Kota Bekasi, Asep Gunawan.

Kepala Bapenda Kota Bekasi, Asep Gunawan.

Realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Bekasi hingga pertengahan triwulan ketiga tahun 2025 baru mencapai 46,49 persen dari target yang telah ditetapkan.

Capaian ini menjadi sorotan serius bagi Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi yang kini tengah berupaya keras untuk menggenjot sisa target di tengah tantangan menyeimbangkan belanja daerah.

Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Bekasi mencatat, capaian tersebut setara dengan Rp1,903 Triliun berdasarkan laporan pertanggungjawaban per 10 Juli 2025. Angka ini menuntut adanya akselerasi dalam penggalian potensi pendapatan hingga akhir tahun anggaran.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Capaian PAD Masih Jauh dari Harapan

Kepala Bapenda Kota Bekasi, Asep Gunawan, memaparkan bahwa realisasi penerimaan pajak daerah menjadi kontributor utama, namun angkanya masih perlu didorong lebih optimal.

“Hingga 10 Juli, realisasi pajak daerah berada di angka 46,49 persen. Ini merupakan yang tertinggi dari seluruh komponen PAD, namun perjalanan untuk mencapai target 100 persen masih panjang,” ujar Asep Gunawan saat ditemui rakyatbekasi.com di Gedung DPRD Kota Bekasi, Kamis (17/07/2025).

Menyadari tantangan tersebut, Bapenda telah mendapat dukungan penuh dari Komisi III DPRD Kota Bekasi.

Menurut Asep, kemitraan strategis ini bertujuan untuk bersama-sama mencari solusi dan menggali potensi keuangan daerah secara lebih masif.

“Prinsipnya, kami bersama Komisi III selaku mitra kerja berkomitmen penuh untuk mencapai target PAD 2025. Komisi III siap membantu Bapenda dalam setiap langkah yang diperlukan untuk mengoptimalkan pendapatan,” tegasnya.

Strategi Pemkot Bekasi Dongkrak Pendapatan Pajak

Di sisi lain, Wakil Wali Kota Bekasi, Abdul Harris Bobihoe, menyatakan optimisme bahwa target PAD dapat dikejar pada sisa tahun anggaran. Pemkot telah menyiapkan dua strategi utama yang berfokus pada sektor perpajakan.

“Kami optimis di triwulan ketiga dan keempat ini. Kami akan mengintensifkan kerja sama dengan UPTD Pendapatan, serta para Camat dan Lurah, untuk meningkatkan penerimaan dari Pajak Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB),” jelas Abdul Harris.

Selain BPHTB, sektor lain yang menjadi andalan adalah pajak hotel dan restoran. Pihaknya akan meningkatkan pengawasan dan koordinasi agar wajib pajak dari sektor ini dapat segera memenuhi kewajibannya.

“Peningkatan retribusi dan pendapatan dari hotel serta restoran akan terus kami upayakan. Ini adalah sumber PAD yang krusial bagi kas daerah,” tambahnya.

Peran Vital PBB dan Imbauan kepada Wajib Pajak

Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) tetap menjadi salah satu tulang punggung utama dalam struktur PAD Kota Bekasi. Oleh karena itu, Pemkot Bekasi secara khusus mengimbau partisipasi aktif dari seluruh masyarakat yang merupakan wajib pajak.

“Kami sangat berharap kesadaran dan kesukarelaan masyarakat untuk membayar pajak tepat waktu, terutama PBB. Kepatuhan Anda sangat berarti untuk membiayai pembangunan kota,” imbau Abdul Harris.

Bagi masyarakat atau pelaku usaha yang menghadapi kendala dalam proses pembayaran pajak, Pemkot membuka pintu untuk konsultasi.

“Apabila ada kendala, jangan ragu untuk berkonsultasi dengan pihak terkait. Kami siap membantu mencari solusi. Begitu pula dengan pengelola hotel dan restoran, mari kita bekerja sama untuk memberikan yang terbaik bagi Kota Bekasi,” pungkasnya.

Upaya mengejar target PAD ini sangat penting agar realisasi pendapatan daerah dapat seimbang dengan alokasi belanja daerah yang telah direncanakan dalam APBD 2025, sehingga program-program pelayanan publik dan pembangunan dapat berjalan tanpa hambatan.

Sudahkah Anda membayar PBB tahun ini? Periksa status pajak Anda dan manfaatkan kemudahan pembayaran yang disediakan oleh Pemkot Bekasi untuk turut serta membangun kota.


Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Wali Kota Bekasi Berikan Motivasi kepada Pencaker Penyandang Disabilitas
Skandal Pungli MCK Pasar Bantargebang: Kejari Kota Bekasi Garap Kadisdagperin Besok
Keren! Job Fair Kota Bekasi 2026 Sediakan 300 Loker Khusus Penyandang Disabilitas
Membludak! 7.000 Pencaker Serbu Job Fair Kota Bekasi 2026
Cegah Tragedi Bekasi Timur Terulang, Dishub Gembleng 25 Penjaga Perlintasan
Belum Final! Dishub Gandeng KAI Kaji Penutupan Perlintasan Grand Mall
APBD 2026 Tercekik, Pemkot Bekasi Evaluasi TPP ASN: Cek Rincian Lengkap per OPD
Skandal Satpol PP Bekasi: 4 Korban Pelecehan Lapor BKPSDM
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

0 Comments

Berita Terkait

Selasa, 7 Juli 2026 - 18:55 WIB

Wali Kota Bekasi Berikan Motivasi kepada Pencaker Penyandang Disabilitas

Selasa, 7 Juli 2026 - 16:09 WIB

Skandal Pungli MCK Pasar Bantargebang: Kejari Kota Bekasi Garap Kadisdagperin Besok

Selasa, 7 Juli 2026 - 13:07 WIB

Membludak! 7.000 Pencaker Serbu Job Fair Kota Bekasi 2026

Selasa, 7 Juli 2026 - 10:21 WIB

Cegah Tragedi Bekasi Timur Terulang, Dishub Gembleng 25 Penjaga Perlintasan

Senin, 6 Juli 2026 - 16:35 WIB

Belum Final! Dishub Gandeng KAI Kaji Penutupan Perlintasan Grand Mall

Berita Terbaru

Suasana hiruk pikuk lalu lintas yang membelah deretan gedung pencakar langit di Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta. Nama kawasan bisnis paling elite di Indonesia ini diabadikan dari sosok Panglima Besar Jenderal Soedirman, pahlawan nasional yang rela memimpin perang gerilya dari atas tandu dengan kondisi satu paru-paru demi mempertahankan kedaulatan Republik Indonesia. (Foto: Ilustrasi/RakyatBekasi.com)

Ekstra

Sejarah Jalan Sudirman: Guru Desa Jadi Panglima Gerilya

Rabu, 8 Jul 2026 - 01:11 WIB

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca

1
0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x