Realisasi PAD Capai 23,56 Persen di Triwulan Pertama, Wali Kota Bekasi Optimis Target Pendapatan Terpenuhi

- Jurnalis

Selasa, 15 April 2025 - 11:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto.

Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto.

Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, menyatakan bahwa realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Bekasi masih berada dalam tren yang positif setelah berakhirnya masa Triwulan Pertama 2025.

Pemerintah Kota Bekasi terus berupaya melakukan berbagai terobosan strategis untuk meningkatkan pendapatan daerah, khususnya melalui optimalisasi pajak dan sektor wajib pajak (WP) yang memiliki potensi besar dalam mendukung stabilitas fiskal daerah.

“Realisasi PAD terus kita dorong dengan berbagai terobosan, termasuk memperluas cakupan WP baru. Sejauh ini, tren masih cukup baik dan lumayan menjanjikan untuk mencapai target yang telah ditetapkan,” ujar Tri Adhianto dalam keterangannya, Selasa (15/04/2025).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tri Adhianto menekankan bahwa sumber pendapatan daerah harus terus diperluas, terutama melalui inovasi dan kebijakan yang mendorong kemandirian fiskal Kota Bekasi.

“Kami akan terus mencari peluang baru untuk meningkatkan pendapatan daerah, terutama melalui pendekatan yang lebih efektif dan inovatif. Dengan demikian, PAD dapat terus bertumbuh dan membantu pembangunan Kota Bekasi yang lebih maju,” tuturnya.

Sementara itu, Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Bekasi, Asep Gunawan, mengungkapkan bahwa capaian realisasi PAD Kota Bekasi hingga 10 April 2025 telah menunjukkan hasil yang memuaskan.

Berdasarkan data, target PAD untuk Triwulan Pertama ditetapkan sebesar 22,68 persen, namun realisasi yang tercapai telah melampaui angka tersebut, yakni sebesar 23,56 persen .

“Capaian ini menunjukkan bahwa realisasi PAD kita berada di atas target. Sektor yang menyumbang angka tertinggi masih didominasi oleh Pajak Bumi Bangunan (PBB). Kami tetap optimis bahwa pada Triwulan Kedua, realisasi PAD bisa semakin meningkat,” jelas Asep Gunawan.

Meskipun tren PAD masih positif, Asep Gunawan tetap mengingatkan bahwa pencapaian ini sangat bergantung pada kondisi ekonomi nasional maupun global.

Jika terjadi ketidakstabilan ekonomi atau tekanan akibat kebijakan ekonomi eksternal, hal ini bisa berdampak pada penerimaan daerah.

Untuk meningkatkan capaian PAD, Pemerintah Kota Bekasi telah menyiapkan berbagai strategi, di antaranya:

  1. Peningkatan Basis Pajak – Memperluas cakupan WP dengan mendata sektor-sektor baru yang berpotensi memberikan kontribusi lebih besar terhadap PAD.
  2. Optimalisasi Digitalisasi Pajak – Mengembangkan sistem pembayaran pajak berbasis digital guna mempermudah masyarakat dalam melakukan pembayaran serta meningkatkan transparansi pendapatan daerah.
  3. Pengawasan dan Evaluasi Berkala – Memastikan kepatuhan WP terhadap kewajiban pajak dengan melakukan sosialisasi dan evaluasi rutin terhadap sektor-sektor yang telah ditargetkan.
  4. Kolaborasi dengan Stakeholder – Menggandeng dunia usaha dan investor untuk menciptakan sektor ekonomi yang lebih produktif dan meningkatkan pendapatan daerah.

Dengan capaian yang telah melebihi target pada Triwulan Pertama, Pemerintah Kota Bekasi optimis bahwa tren positif ini dapat berlanjut hingga akhir tahun.

Namun, tantangan ekonomi tetap menjadi faktor yang perlu diwaspadai, sehingga diperlukan kebijakan dan langkah strategis untuk memastikan PAD tetap berada dalam jalur pertumbuhan.

Melalui pendekatan yang lebih inovatif dan kolaboratif, Pemerintah Kota Bekasi berharap dapat menjaga stabilitas fiskal daerah dan memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat melalui berbagai program pembangunan.

“Realisasi PAD sangat bergantung pada kondisi ekonomi. Jika ekonomi mengalami gonjang-ganjing, tentu kita akan menghadapi tantangan. Namun, sejauh ini Kota Bekasi masih berada dalam tren positif, dan kami berharap situasi tetap kondusif agar target PAD terus tercapai,” tutupnya.


Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tolak Parkir Berbayar GGC, Warga Desak Pemkot Bekasi Ambil Alih Fasum
Rupiah Anjlok, DKPPP Jamin Stok Kedelai Kota Bekasi Aman
Bahaya! JPO Curam Tol Bekasi Barat Dibiarkan Terbengkalai Tunggu Proyek Sky Train
16 Ribu Calon Siswa Serbu SPMB Kota Bekasi 2026, Daya Tampung SMPN Terbatas!
Rupiah Tembus Rp17.667! Harga Pangan Kota Bekasi Terancam Naik
Proyek Wisata Air Kalimalang Bekasi Molor, Ini Penyebab dan Progresnya
Surati Mensesneg, Pemkot Bekasi Tagih Banpres Flyover Bulak Kapal
Evaluasi BUMD Pemkot dan Pemkab Bekasi: Skill Manajerial Tersandera Loyalitas Buta
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

Berita Terkait

Kamis, 21 Mei 2026 - 16:04 WIB

Tolak Parkir Berbayar GGC, Warga Desak Pemkot Bekasi Ambil Alih Fasum

Kamis, 21 Mei 2026 - 15:22 WIB

Rupiah Anjlok, DKPPP Jamin Stok Kedelai Kota Bekasi Aman

Kamis, 21 Mei 2026 - 13:15 WIB

Bahaya! JPO Curam Tol Bekasi Barat Dibiarkan Terbengkalai Tunggu Proyek Sky Train

Rabu, 20 Mei 2026 - 14:26 WIB

Rupiah Tembus Rp17.667! Harga Pangan Kota Bekasi Terancam Naik

Rabu, 20 Mei 2026 - 13:01 WIB

Proyek Wisata Air Kalimalang Bekasi Molor, Ini Penyebab dan Progresnya

Berita Terbaru

Petugas DKPPP Kota Bekasi saat memantau stabilitas ketersediaan dan harga kedelai impor di salah satu pasar tradisional di wilayah Kota Bekasi. Meskipun tren kurs Rupiah terpantau melemah terhadap Dolar AS, pasokan bahan baku tempe dan tahu untuk pelaku UMKM dipastikan tetap dalam kondisi aman, Kamis (21/05/2026). (Ilustrasi/RakyatBekasi.Com)

Bekasi

Rupiah Anjlok, DKPPP Jamin Stok Kedelai Kota Bekasi Aman

Kamis, 21 Mei 2026 - 15:22 WIB

Wakil Ketua Komisi I DPRD Kota Bekasi dari Fraksi PDI Perjuangan, Rudy Heryansah, saat memberikan keterangan resmi terkait pengawasan dan rencana kenaikan Dana Hibah RW se-Kota Bekasi. (Foto: Istimewa/RakyatBekasi.Com)

Parlementaria

Hibah RW Bekasi Naik Rp150 Juta, DPRD Ingatkan Celah Korupsi

Kamis, 21 Mei 2026 - 14:35 WIB

Wakil Ketua Komisi 4 DPRD Kota Bekasi, Wildan Faturrahman, saat memberikan keterangan pers terkait desakan kepada Dinas Pendidikan untuk memitigasi paparan judi online pada anak, bertempat di Gedung DPRD Kota Bekasi, Jalan Chairil Anwar, Bekasi Timur, Kamis (21/05/2026).

Parlementaria

Darurat Judol Anak, DPRD Kota Bekasi Desak Disdik Bertindak

Kamis, 21 Mei 2026 - 14:04 WIB

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x