Rekam Jejaknya Terbukti Mumpuni, Airlangga Layak Diusung Jadi Capres di Pemilu 2024

- Jurnalis

Sabtu, 14 Januari 2023 - 18:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto (kanan) usai memberi pengarahan di Rapimda DPD Golkar Sumut, Medan, Jumat (23/12/2022). (Foto: Dokumentasi Partai Golkar)

Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto (kanan) usai memberi pengarahan di Rapimda DPD Golkar Sumut, Medan, Jumat (23/12/2022). (Foto: Dokumentasi Partai Golkar)

JAKARTA – Partai Golkar mulai bersuara soal kelayakan sosok Ketua Umum Airlangga Hartarto, untuk diusung menjadi calon presiden (capres) di Pemilu 2024.Wakil Ketua Umum (Waketum) Golkar, Nurul Arifin menyatakan penilaian pantasnya Airlangga maju sebagai capres dalam Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024 bukanlah hasil penilaian subjektif belaka, melainkan berdasarkan rekam jejaknya yang sudah terbukti mumpuni.
“Kita kupas apa saja hasil kerjanya dan plus minusnya dimana. Memang tidak ada yang sempurna, kita ingin yang terbaik bisa menyelesaikan persoalan dan bisa menjawab persoalan dengan solusi terbaik,” jelasnya saat diskusi publik The Interview: Coffee Session, Jakarta, Sabtu (14/01/2023).
Nurul pun menegaskan, partainya tidak akan sembarangan dalam mengusung sosok menjadi capres. Mengingat, pengalaman partai berlambang pohon beringin dalam pemilu sudah sangat matang.Nurul mengingatkan popularitas pada tampilan fisik semestinya jadi pertanyaan besar di benak masyarakat.Nurul juga menegaskan memilih pemimpin harus diukur kapabilitas dan kompetensinya.
“Ini menjadi himbauan saya semuanya bahwa jangan selalu terpesona terhadap fisik ataupun pada sesuatu yang populer. Karena popularitas itu juga kita tidak tau alami ataukah itu engine. Itu kita pertanyakan,” katanya.
Lebih jauh Nurul menuturkan, sosok yang digadang-gadang memiliki elektabilitas tinggi dalam hasil survei jangan dijadikan tolok ukur dalam memilih pemimpin. Ia kembali menekankan pentingnya menelisik rekam jejak sosok capres yang bakal dipilih.“Kalau dari kami, partai Golkar tidak terpengaruh dengan hasil survei-survei yang menyangkut popularitas dan elektabilitas,” pungkasnya. (mar)

Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Awas Sanksi Tegas! PDI Perjuangan Larang Keras Kader Cawe-Cawe Dapur Makan Bergizi Gratis
KPU Kota Bekasi Tunggu Regulasi Pusat Soal Wacana Kepala Daerah Dipilih DPRD
Wali Kota Bekasi Tri Adhianto Tolak Wacana Pilkada Dipilih DPRD
Sutrisno Pangaribuan Kecam Wacana Pilkada Kembali ke DPRD, Sebut Niat Jahat Elite Politik
Pemilihan Kepala Daerah oleh DPRD Dinilai Suburkan Oligarki dan Matikan Jalur Independen di Bekasi
Bawaslu Kota Bekasi Desak Parpol Perbarui Data Sipol dan Kantor Sekretariat
ICW Ingatkan Bahaya Pilkada Lewat DPRD: Celah Politik Transaksional Kembali Terbuka
Targetkan 8 Kursi DPRD di Pemilu 2029, PAN Kota Bekasi Siapkan Strategi Matang Pasca Musda

Berita Terkait

Jumat, 27 Februari 2026 - 19:55 WIB

Awas Sanksi Tegas! PDI Perjuangan Larang Keras Kader Cawe-Cawe Dapur Makan Bergizi Gratis

Senin, 9 Februari 2026 - 15:04 WIB

KPU Kota Bekasi Tunggu Regulasi Pusat Soal Wacana Kepala Daerah Dipilih DPRD

Jumat, 16 Januari 2026 - 19:08 WIB

Wali Kota Bekasi Tri Adhianto Tolak Wacana Pilkada Dipilih DPRD

Kamis, 8 Januari 2026 - 23:31 WIB

Sutrisno Pangaribuan Kecam Wacana Pilkada Kembali ke DPRD, Sebut Niat Jahat Elite Politik

Minggu, 4 Januari 2026 - 16:33 WIB

Pemilihan Kepala Daerah oleh DPRD Dinilai Suburkan Oligarki dan Matikan Jalur Independen di Bekasi

Berita Terbaru

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca