SMK Insan Nasional: Pelopor SMK Berbasis Pesantren dengan Pendekatan Taruna dan Teknologi di Bekasi

- Jurnalis

Senin, 15 Desember 2025 - 23:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KABUPATEN BEKASI – Di tengah pesatnya pertumbuhan kawasan industri di Jawa Barat, tantangan dunia pendidikan vokasi kian kompleks. Industri kini tidak hanya menuntut keterampilan teknis (hard skill), tetapi juga karakter mental dan kedisiplinan (soft skill) yang mumpuni.

Menjawab tantangan tersebut, SMK Insan Nasional hadir sebagai solusi pendidikan di Kabupaten Bekasi. Sekolah ini menawarkan terobosan unik dengan model SMK berbasis pesantren yang dipadukan dengan pendekatan taruna.

Model ini dirancang untuk mengintegrasikan pembinaan akhlak mulia, kedisiplinan tinggi, serta penguasaan teknologi mutakhir.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Integrasi Nilai Keislaman dan Disiplin Taruna

​Berlokasi strategis di Kp. Sawah RT. 001 RW. 001, Desa Cikarageman, Kecamatan Setu, Kabupaten Bekasi, SMK Insan Nasional berada di bawah naungan Yayasan Nurul Huda Setu. Yayasan ini didirikan oleh tokoh pendidikan dan ulama kharismatik, KH. Atok Romli Musthofa, M.Si, yang juga dikenal sebagai Ketua PCNU Kabupaten Bekasi periode 2022–2025.

​Pola pendidikan di sekolah ini mengadopsi dua pilar utama:

  1. Basis Pesantren: Mengedepankan nilai-nilai keislaman dalam setiap aspek kehidupan siswa untuk membentuk akhlakul karimah.
  2. Konsep Taruna: Menerapkan sistem semi-militer untuk membentuk karakter disiplin, tanggung jawab, fisik yang prima, serta jiwa kepemimpinan (leadership).

​Konsep hibrida ini selaras dengan visi pendidikan nasional dan Program Panca Waluya Pemerintah Provinsi Jawa Barat, yang menitikberatkan pada penguatan karakter pelajar sebagai fondasi bangsa.

​Solusi Kesenjangan Karakter Lulusan SMK

​Kepala SMK Insan Nasional, Jaka Samudri, menjelaskan bahwa permasalahan utama penyerapan lulusan SMK di dunia kerja saat ini bukan sekadar masalah kompetensi teknis, melainkan kesiapan mental dan etos kerja.

​”Selama ini, banyak lulusan SMK tersandung bukan karena kurang pintar atau tidak kompeten, tetapi karena kurang disiplin dan karakter kerja yang lemah. Dunia industri tidak hanya mencari orang yang ‘bisa’, tetapi mereka mencari orang yang ‘siap’ dan ‘bisa dipercaya’,” tegas Jaka Samudri.

​Ia menambahkan, SMK Insan Nasional berkomitmen memangkas kesenjangan tersebut melalui pembinaan karakter intensif via pesantren dan sistem ketarunaan sejak dini.

​Inovasi Program Keahlian: TKJ dan Game Developer

​Tidak hanya unggul dalam karakter, SMK Insan Nasional juga sangat adaptif terhadap perkembangan teknologi digital. Sekolah ini membuka Program Keahlian Teknik Komputer dan Jaringan (TKJ) yang telah dimutakhirkan sesuai kebutuhan pasar.

​Untuk memperkuat kompetensi siswa, SMK Insan Nasional menjalin kerja sama strategis melalui Program Kelas Industri Binaan GameLab Indonesia. Fokus utamanya adalah mencetak talenta muda di bidang Game Developer.

​Langkah ini merupakan upaya konkret sekolah dalam merespons tren industri kreatif digital yang sedang berkembang pesat. Melalui kelas industri ini, para taruna-taruni dibekali dengan:

  • ​Pembelajaran berbasis proyek (Project Based Learning).
  • ​Penguatan logika dan bahasa pemrograman.
  • ​Pemahaman ekosistem industri digital secara menyeluruh.

​Mencetak Lulusan Siap Kerja dan Berakhlak

Sinergi antara pendidikan karakter berbasis agama, kedisiplinan ala taruna, dan kompetensi teknologi tinggi diharapkan mampu melahirkan lulusan yang paripurna.

Mereka tidak hanya memiliki keterampilan tangan, tetapi juga kesiapan mental dan ketahanan fisik yang sangat dibutuhkan oleh dunia industri di kawasan Bekasi dan sekitarnya.

​Sebagai SMK berbasis pesantren di Bekasi yang berkarakter, SMK Insan Nasional terus berkomitmen menjadi alternatif pendidikan terbaik bagi masyarakat yang menginginkan keseimbangan antara imtaq (iman dan taqwa) dan iptek (ilmu pengetahuan dan teknologi).

Tertarik bergabung atau ingin informasi lebih lanjut?

Silakan kunjungi kampus SMK Insan Nasional di Desa Cikarageman, Setu, atau hubungi sekretariat pendaftaran untuk konsultasi pendidikan putra-putri Anda.


Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Polisi Bekuk Sejoli Pembuang Bayi di Apartemen Mutiara Bekasi
GMNI Kritik Keras Wali Kota Jaktim Soal Polusi Udara di Kawasan Industri Pulogadung
Wali Kota Bekasi Tri Adhianto Resmikan Jembatan Melengkung Wisata Air Kalimalang
Tolak Operasional Bus Trans Bekasi Keren, Sopir Angkot Blokade Jalan Ahmad Yani
Resmi Mengaspal, Pemkot Bekasi Gratiskan Trans Beken Selama Sebulan
Wali Kota Tri Adhianto Resmikan Bus Trans Bekasi Keren Rute Harapan Indah-Terminal Induk
Markus Gea Soroti Dampak Dualisme Tinju Amatir Indonesia
Wali Kota Bekasi Pastikan Layanan Kesehatan Gratis Cukup Pakai KTP

Berita Terkait

Selasa, 10 Februari 2026 - 18:45 WIB

Polisi Bekuk Sejoli Pembuang Bayi di Apartemen Mutiara Bekasi

Selasa, 10 Februari 2026 - 16:20 WIB

GMNI Kritik Keras Wali Kota Jaktim Soal Polusi Udara di Kawasan Industri Pulogadung

Selasa, 10 Februari 2026 - 13:04 WIB

Wali Kota Bekasi Tri Adhianto Resmikan Jembatan Melengkung Wisata Air Kalimalang

Selasa, 10 Februari 2026 - 11:45 WIB

Resmi Mengaspal, Pemkot Bekasi Gratiskan Trans Beken Selama Sebulan

Selasa, 10 Februari 2026 - 11:23 WIB

Wali Kota Tri Adhianto Resmikan Bus Trans Bekasi Keren Rute Harapan Indah-Terminal Induk

Berita Terbaru

Ketua Komisi II DPRD Kota Bekasi, Latu Har Hary.

Parlementaria

DPRD Tagih Komitmen Wali Kota Bekasi Soal Modernisasi Angkot

Rabu, 11 Feb 2026 - 11:07 WIB

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca