SMK Negeri 6 Bekasi Salah Input Nilai SNBP, Siswi Berprestasi Gagal Masuk Universitas Negeri Jakarta

- Jurnalis

Minggu, 18 Mei 2025 - 22:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Umum DPC GmnI Bekasi Christianto Manurung.

Ketua Umum DPC GmnI Bekasi Christianto Manurung.

Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) Tahun 2025 menjadi ajang bagi lulusan SMA/SMK di seluruh Indonesia untuk melanjutkan pendidikan ke Perguruan Tinggi Negeri (PTN). Namun, di Kota Bekasi, seorang siswi SMK Negeri 6 Kota Bekasi, berinisial RI, harus menerima kenyataan pahit akibat kesalahan input nilai oleh pihak sekolah.

Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Bekasi, Christianto Manurung, mengungkapkan bahwa RI awalnya telah diterima di Universitas Negeri Jakarta (UNJ) melalui jalur SNBP. Namun, saat melakukan verifikasi nilai rapor, ditemukan perbedaan signifikan antara data yang diunggah oleh sekolah dan nilai asli yang dimiliki RI.

“Awalnya RI meminta nilai rapor ke sekolah untuk diunggah dan diverifikasi ke akademik UNJ. Namun, rapor yang diberikan oleh pihak SMK Negeri 6 Bekasi ternyata berbeda jauh dengan rapor asli. Akibatnya, data RI ditangguhkan oleh pihak UNJ, dan meskipun sudah mencoba memperbaiki kesalahan, ia tetap masuk daftar hitam,” ungkap Christianto.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menanggapi kejadian ini, kata dia, DPC GMNI Bekasi langsung menggelar audiensi dengan pihak SMK Negeri 6 Kota Bekasi pada Jumat, 16 Mei 2025. Dalam pertemuan tersebut, pihak sekolah mengakui kesalahan mereka dalam menginput nilai RI dan menyampaikan permintaan maaf.

Namun, saat ditanya mengenai alasan di balik kesalahan tersebut, pihak sekolah tidak memberikan jawaban yang jelas.

Lantas Bung Christ, sapaan akrabnya, mempertanyakan bagaimana nilai rapor siswa bisa berubah dalam sistem SNBP, mengingat data tersebut seharusnya tetap konsisten.

“Lantas kenapa hal itu bisa terjadi? Tentu hal tersebut patut dipertanyakan motif apa di baliknya. Karena patut diduga ada permainan,” tanya Bung Christ.

GMNI Bekasi telah mengadukan kasus ini ke KCD Wilayah 3 Bekasi, tetapi hingga saat ini belum mendapatkan tanggapan.

Oleh karena itu, Bung Christ meminta perhatian khusus dari Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat dan Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, untuk mengambil tindakan tegas.

“Kejadian ini telah mencoreng wajah pendidikan di Jawa Barat. Seorang siswa berprestasi yang memiliki kesempatan untuk berkuliah di PTN harus kehilangan harapannya karena keteledoran pendidiknya sendiri,” tegasnya.


Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Targetkan 30 Ribu Pelanggan, Perumda Tirta Bhagasasi Tarumajaya Tekan Kebocoran Air
Nasib Banpres FO Bulak Kapal Menggantung, Pemkot Bekasi Tunggu Pusat
Awas Hewan Kurban Sakit! Sekda Junaedi Perintahkan Tim Medis Sisir 12 Kecamatan
CFD Baru Kota Bekasi Sasar Alun-Alun, Sekda Wanti-Wanti Macet!
Kualitas Udara Kota Bekasi Tidak Sehat, AQI Pagi Ini Tembus 153
Fokus Tingkatkan Mutu Pendidikan di SPMB 2026, Pemkot Bekasi Pangkas Kapasitas Rombel SMPN
Panti Pijat ‘Be Glow’ Diduga Pakai Izin Bodong
Jadi Syarat Wajib dalam SPMB 2026, Disdukcapil Kota Bekasi Gencarkan Pembuatan KIA
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

Berita Terkait

Senin, 11 Mei 2026 - 14:36 WIB

Targetkan 30 Ribu Pelanggan, Perumda Tirta Bhagasasi Tarumajaya Tekan Kebocoran Air

Senin, 11 Mei 2026 - 12:00 WIB

Nasib Banpres FO Bulak Kapal Menggantung, Pemkot Bekasi Tunggu Pusat

Senin, 11 Mei 2026 - 11:10 WIB

Awas Hewan Kurban Sakit! Sekda Junaedi Perintahkan Tim Medis Sisir 12 Kecamatan

Senin, 11 Mei 2026 - 10:08 WIB

CFD Baru Kota Bekasi Sasar Alun-Alun, Sekda Wanti-Wanti Macet!

Minggu, 10 Mei 2026 - 15:20 WIB

Fokus Tingkatkan Mutu Pendidikan di SPMB 2026, Pemkot Bekasi Pangkas Kapasitas Rombel SMPN

Berita Terbaru

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x