BEKASI – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Amanat Nasional (PAN) Kota Bekasi menetapkan target ambisius namun realistis untuk pelaksanaan Pemilihan Umum (Pemilu) tahun 2029 mendatang. Partai berlambang matahari putih ini membidik perolehan 8 kursi legislatif di DPRD Kota Bekasi, meningkat signifikan dari capaian saat ini.
Optimisme ini muncul seiring dengan selesainya pelaksanaan Musyawarah Daerah (Musda) ke-6 Tingkat Jawa Barat yang digelar khusus untuk pemilihan Ketua DPD Partai dan penyusunan kepengurusan Masa Bakti 2025–2029. Konsolidasi internal ini dinilai menjadi langkah awal yang krusial dalam memanaskan mesin partai.
Ambisi Rebut Pimpinan Dewan
Ketua Demisioner DPD PAN Kota Bekasi, Fathur R. Duata, menegaskan bahwa target kenaikan jumlah kursi ini merupakan bentuk kesiapan internal partai dalam menghadapi kontestasi politik lima tahunan. Saat ini, PAN telah memiliki modal politik yang kuat dengan menempatkan 5 kadernya di DPRD Kota Bekasi hasil Pemilu 2024.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
”Cita-cita kita namanya harapan. Kita berharap pada 2029 dapat meraih 8 kursi Anggota Dewan. Atau minimal, PAN bisa menjadi salah satu unsur Pimpinan di Dewan. Ya saya, insyaallah, ikhtiar kan boleh,” ungkap Fathur saat ditemui di Hotel Merapi Merbabu, Bekasi, Minggu (21/12/2025).
Kinerja Kader Jadi Kunci Kepercayaan Publik
Keyakinan Fathur bukan tanpa dasar. Menurutnya, keterwakilan PAN di parlemen DPRD Kota Bekasi saat ini telah menjawab visi dan misi partai dengan baik. Para legislator dari PAN dinilai aktif menjalankan tugas pokok dan fungsi (tupoksi) sebagai wakil rakyat serta mengedepankan asas pengabdian kepada masyarakat.
Ia menyebutkan nama-nama kader petahana yang dinilai memiliki kinerja solid di tengah masyarakat:
- Evi Mafriningsianti
- Achmad Rivai
- Agus Rohadi
- Abdul Muin
- Aminah
”Saya lihat kader-kader, terutama Anggota Dewan yang selama ini sudah terpilih dari PAN, cukup berperan bagi masyarakat,” tambahnya.
Potensi Partai dan Dukungan Nasional
Selain faktor kinerja lokal, Fathur menilai target 8 kursi sangat bisa dicapai mengingat posisi PAN sebagai partai yang potensial secara struktur organisasi. Dukungan posisi PAN di tingkat nasional yang masuk dalam koalisi pemerintahan juga menjadi suntikan moral tersendiri bagi kader di daerah.
”Ya, kita berharap 8 kursi itu sebenarnya realistis. Mengingat PAN saat ini termasuk ‘Partai Gemuk’, kita punya 6 Menteri dan 2 Wakil Menteri di kabinet. Wajar saja, kemarin saja bisa dapat 5 kursi, masa tahun mendatang tidak bisa ditambahkan,” ujarnya optimis.
7 Formatur Tentukan Ketua DPD Baru
Sebagai bagian dari strategi penyegaran organisasi, pada pelaksanaan Musda ke-6 tersebut, DPP PAN telah menunjuk 7 orang tim formatur. Tim ini nantinya akan bermusyawarah untuk menentukan siapa yang akan menakhodai DPD PAN Kota Bekasi periode mendatang.
Ketujuh formatur tersebut terdiri dari kombinasi anggota legislatif aktif dan tokoh partai non-parlemen, yaitu:
- Agus Rohadi (Anggota DPRD)
- Achmad Rivai (Anggota DPRD)
- Abdul Muin (Anggota DPRD)
- Aminah (Anggota DPRD)
- Evi Mafriningsianti (Anggota DPRD)
- Alex Jiblo (Non-DPRD)
- H. Ngumboro (Non-DPRD)
Ketujuh kader potensial ini diberikan mandat penuh untuk melakukan musyawarah mufakat guna menunjuk Ketua, Sekretaris, dan Bendahara DPD PAN Kota Bekasi.
”Nanti berdasarkan rapat mereka bertujuh, mereka yang akan memutuskan struktur kepengurusan. Saya yakin mereka cukup dewasa untuk menghasilkan salah satu Ketua dari antara mereka, yang mampu membesarkan partai ke depannya,” jelas Fathur.
Ia pun menutup dengan harapan agar hasil musyawarah formatur ini membawa dampak positif bagi soliditas partai. “Saya berharap hasilnya adalah yang terbaik untuk PAN Kota Bekasi,” pungkasnya.
Ingin mendapatkan update terbaru seputar politik dan pembangunan di Kota Bekasi? Ikuti terus berita terkini di portal kami.
Eksplorasi konten lain dari RakyatBekasi.Com
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.






































