Terungkap, Kebakaran Pabrik Limbah di Bantargebang Dipicu Korsleting Listrik

- Jurnalis

Jumat, 7 November 2025 - 16:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BEKASI – Penyebab kebakaran yang melanda pabrik pengolahan limbah di Jalan Pangkalan II, Sumur Batu, Bantargebang, Kota Bekasi, akhirnya terungkap.

Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat) Kota Bekasi memastikan insiden pada Jumat (07/11/2025) siang itu dipicu oleh hubungan arus pendek listrik.

​Penyebab Dipastikan Hubungan Arus Pendek

​Kepala Bidang Pemadaman Disdamkarmat Kota Bekasi, Namar Naris, mengonfirmasi temuan awal mengenai pemicu kebakaran. Meskipun kronologi detail masih dalam penyelidikan, sumber api sudah dapat diidentifikasi.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

​”Menurut informasi di lapangan, kejadian tersebut terjadi karena adanya hubungan arus pendek listrik atau korsleting listrik,” ujar Namar Naris melalui keterangannya, Jumat (07/11/2025) sore.

​Namar juga menyebutkan objek spesifik yang menjadi sumber awal terbakarnya api di dalam area pabrik pengolahan limbah tersebut.

​”Dengan obyek yang terbakar adalah Fiding AV (mesin atau panel),” ucapnya.

​Proses Pemadaman dan Status Korban

​Namar Naris kembali memaparkan kronologi respons cepat yang dilakukan pihaknya. Laporan kebakaran pertama kali diterima dari warga sekitar pukul 11.14 WIB, yang langsung ditindaklanjuti dengan pengerahan tim.

​”Kami sudah mengerahkan sebanyak 8 unit mobil pemadam kebakaran yang berisikan 48 personel gabungan untuk mengatasi api,” jelas Namar.

​Ia menegaskan bahwa berkat kesigapan petugas, api berhasil dilokalisir dan tidak menimbulkan korban.

​”Alhamdulillah tidak ada kesulitan berarti. Yang terpenting, korban jiwa dipastikan tidak ada,” tegasnya.

​Situasi Terkini di Lokasi

​Hingga Jumat (07/11/2025) sore, lokasi kejadian kebakaran pabrik limbah di Bantargebang ini telah memasuki tahap pendinginan.

Proses ini penting untuk memastikan tidak ada lagi titik api yang berpotensi menyala kembali.

​”Kondisi terkini di lokasi tengah dalam proses pendinginan. Petugas juga masih melakukan inventarisir untuk menghitung total kerugian materil pasca kejadian kebakaran,” pungkas Namar.

Ikuti terus pembaruan informasi seputar Bekasi dan berita penting lainnya hanya di rakyatbekasi.


Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

TPST Bantargebang jadi Sorotan Global, Pemkot Bekasi Siaga Antisipasi Dampak Gas Metana
Satpol PP Kota Bekasi Sisir Pedagang Hewan Kurban
Catat! Pra Pendaftaran SPMB 2026 Kota Bekasi Buka 18 Mei
SPMB Kota Bekasi 2026 Dibuka: Aturan Baru dan Tes CAT Menanti!
Pemkot Bekasi Targetkan Pembangunan Flyover Bulak Kapal Mulai Berlangsung Juli 2026
Rawan Ledakan! Pemkot Bekasi Segera Relokasi SPBE Cimuning
SPMB 2026 Kota Bekasi Diperketat: Jalur Prestasi Wajib Ujian CAT
Buntut Kebakaran SPBE Mustikajaya, Pemkot Bekasi Evaluasi Zona Bahaya di Tengah Pemukiman

Berita Terkait

Rabu, 6 Mei 2026 - 15:14 WIB

TPST Bantargebang jadi Sorotan Global, Pemkot Bekasi Siaga Antisipasi Dampak Gas Metana

Rabu, 6 Mei 2026 - 13:04 WIB

Satpol PP Kota Bekasi Sisir Pedagang Hewan Kurban

Rabu, 6 Mei 2026 - 11:42 WIB

Catat! Pra Pendaftaran SPMB 2026 Kota Bekasi Buka 18 Mei

Rabu, 6 Mei 2026 - 11:31 WIB

SPMB Kota Bekasi 2026 Dibuka: Aturan Baru dan Tes CAT Menanti!

Selasa, 5 Mei 2026 - 15:58 WIB

Pemkot Bekasi Targetkan Pembangunan Flyover Bulak Kapal Mulai Berlangsung Juli 2026

Berita Terbaru

Ilustrasi petugas Satpol-PP Pemkot Bekasi tengah melakukan pendataan dan memberikan imbauan Ketertiban, Kebersihan, dan Keindahan (K3) kepada salah satu pedagang hewan kurban di pinggir jalan raya Kota Bekasi jelang perayaan Idul Adha 2026. Lapak di atas saluran air dan trotoar menjadi incaran utama penertiban.

Bekasi

Satpol PP Kota Bekasi Sisir Pedagang Hewan Kurban

Rabu, 6 Mei 2026 - 13:04 WIB

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x