Tingkatkan Layanan Kesehatan Bekasi Utara, Wildan Fathurrahman Dukung Pengembangan RSUD Teluk Pucung

- Jurnalis

Jumat, 15 Agustus 2025 - 17:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RSUD Teluk Pucung mulai beroperasi pada 2018 dengan kapasitas awal 80 tempat tidur. Sebagai satu-satunya rumah sakit tipe D di Bekasi Utara, fasilitas ini melayani IGD 24 jam, poliklinik rawat jalan, serta unit perawatan umum dan kasus khusus.

Tahun lalu, rata-rata kunjungan pasien mencapai 1.200 orang per bulan, mencerminkan kebutuhan layanan kesehatan yang terus meningkat di wilayah padat penduduk ini.

Rencana Pengembangan Fasilitas

Wildan Fathurrahman, anggota DPRD Kota Bekasi dari Komisi IV, menyatakan urgensi menambah kapasitas dan modernisasi peralatan medis.
Fokus pengembangan mencakup:

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

  • Penambahan 20 tempat tidur rawat inap baru
  • Modernisasi ruang operasi dengan peralatan laparoskopi dan monitor jantung
  • Penambahan tenaga kesehatan, termasuk dokter spesialis kardiologi dan pulmonologi
  • Peningkatan ruang ICU dan fasilitas penunjang seperti laboratorium dan radiologi digital

“Dengan bertambahnya penghuni Bekasi Utara, pengembangan RSUD Teluk Pucung bukan lagi opsi, melainkan kebutuhan mendesak,” tegas Wildan dalam keterangan resmi, Jumat (15/08/2025).

Dukungan Anggaran dan Proses Legislasi

Wildan menjelaskan bahwa DPRD Kota Bekasi akan mengupayakan alokasi anggaran dalam APBD 2025.
Rangkaian proses legislasi meliputi:

  1. Pembahasan rancangan awal di Badan Anggaran DPRD
  2. Evaluasi hasil kajian teknis Dinas Kesehatan Kota Bekasi
  3. Penyusunan dan pengesahan nota kesepakatan Raperda APBD 2025

“Kami siap berkoordinasi dengan Pemkot Bekasi agar anggaran modernisasi tercover penuh, demi layanan cepat, terjangkau, dan berkualitas,” tambah Wildan.

Manfaat Bagi Masyarakat Bekasi Utara

Pengembangan RSUD Teluk Pucung diyakini akan:

  • Mengurangi rujukan ke rumah sakit swasta dan daerah lain
  • Mempercepat penanganan kasus jantung, pernapasan, dan penyakit metabolik
  • Meningkatkan rasa aman warga saat menghadapi keadaan darurat
  • Menurunkan beban ekonomi keluarga lewat layanan publik berkualitas

Rahma (42), warga Kelurahan Teluk Pucung, menyambut antusias:

“Fasilitas baru dan dokter spesialis akan sangat membantu keluarga kami,” ujarnya.

Tantangan dan Langkah Ke Depan

Meski dukungan solid, proyek ini menghadapi tantangan:

  • Penyediaan lahan tambahan di lingkungan padat penduduk
  • Rekrutmen tenaga spesialis di tengah persaingan pasar kerja
  • Pemeliharaan berkelanjutan pasca-modernisasi

Untuk mengatasi hal tersebut, Dinas Kesehatan berencana membuka kerja sama dengan universitas kedokteran dan rumah sakit rujukan.

Bagikan komentar dan dukungan Anda di kolom komentar di bawah. Ikuti terus kabar terbaru pengembangan layanan kesehatan di Bekasi Utara!


Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Proyek DDT 2027: DPRD Desak Pemkot Bekasi Petakan Perlintasan Sebidang
​Proyek DDT Bekasi-Cikarang, DPRD Ingatkan Pemkot Soal APBD
Tragedi KA Maut: DPR Desak Flyover Bekasi Segera Dibangun!
Truk Raksasa Kuasai Jalan Arteri, DPRD Desak Ketegasan Dishub!
Hibah RW Bekasi Naik Rp150 Juta, DPRD Ingatkan Celah Korupsi
Darurat Judol Anak, DPRD Kota Bekasi Desak Disdik Bertindak
Pengawasan Truk Sumbu Tiga Lemah di Kota Bekasi, Komisi 2 Tagih Keseriusan Dishub
Rencana CFD di Alun-Alun Kota Bekasi Dikritik, DPRD Ingatkan Objek Vital!
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

Berita Terkait

Minggu, 24 Mei 2026 - 13:56 WIB

Proyek DDT 2027: DPRD Desak Pemkot Bekasi Petakan Perlintasan Sebidang

Minggu, 24 Mei 2026 - 13:16 WIB

​Proyek DDT Bekasi-Cikarang, DPRD Ingatkan Pemkot Soal APBD

Jumat, 22 Mei 2026 - 12:30 WIB

Truk Raksasa Kuasai Jalan Arteri, DPRD Desak Ketegasan Dishub!

Kamis, 21 Mei 2026 - 14:35 WIB

Hibah RW Bekasi Naik Rp150 Juta, DPRD Ingatkan Celah Korupsi

Kamis, 21 Mei 2026 - 14:04 WIB

Darurat Judol Anak, DPRD Kota Bekasi Desak Disdik Bertindak

Berita Terbaru

Sejumlah pengendara sepeda motor dan petugas tampak menunggu Kereta Rel Listrik (KRL) melintas di salah satu perlintasan sebidang di Kota Bekasi. Mengantisipasi kemacetan imbas proyek DDT Bekasi-Cikarang pada 2027, DPRD mendesak Pemkot Bekasi segera memetakan lokasi perlintasan rawan dan menyiapkan jalur alternatif. (Foto: RakyatBekasi.Com).

Parlementaria

Proyek DDT 2027: DPRD Desak Pemkot Bekasi Petakan Perlintasan Sebidang

Minggu, 24 Mei 2026 - 13:56 WIB

Suasana jalur perlintasan rel kereta api di wilayah stasiun kawasan Bekasi dilihat dari area peron pejalan kaki. Pembangunan lanjutan Double-Double Track (DDT) rute Bekasi-Cikarang yang ditargetkan bergulir pada 2027 dipastikan akan berimbas pada perlintasan sebidang dan berpotensi membebani APBD untuk pembebasan lahan. (Foto: Jurnalis RakyatBekasi.Com)

Parlementaria

​Proyek DDT Bekasi-Cikarang, DPRD Ingatkan Pemkot Soal APBD

Minggu, 24 Mei 2026 - 13:16 WIB

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x