Dinkes Kota Bekasi Siapkan Peningkatan Kompetensi, RSUD Tipe D Diproyeksikan Naik Kelas Jadi Tipe C

- Jurnalis

Senin, 8 September 2025 - 15:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RSUD Kelas D Jatisampurna.

RSUD Kelas D Jatisampurna.

Kota Bekasi – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bekasi tengah mempersiapkan langkah strategis untuk meningkatkan kompetensi pelayanan rumah sakit daerah. Program ini bertujuan mengubah status sejumlah RSUD Tipe D menjadi RSUD Tipe C, sehingga mampu memberikan layanan kesehatan yang lebih lengkap dan berkualitas kepada masyarakat.

Kepala Dinkes Kota Bekasi, Satia Sriwijayanti Anggraini, menjelaskan bahwa peningkatan kompetensi ini merupakan bagian dari standarisasi pelayanan kesehatan sesuai regulasi terbaru Kementerian Kesehatan.

Jika sebelumnya penilaian kelas rumah sakit lebih banyak didasarkan pada jumlah tempat tidur, kini indikator utamanya adalah kompetensi layanan medis yang dimiliki.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Sekarang rumah sakit dinilai dari kompetensinya. Kalau dulu dari jumlah bed, sekarang dari kemampuan dan layanan unggulannya,” ujar Satia saat ditemui di Gedung Plaza Pemkot Bekasi, Senin (08/09/2025).

Fokus pada Layanan Unggulan

Menurut Satia, setiap RSUD yang akan naik kelas harus memiliki fokus layanan unggulan yang jelas. Misalnya, spesialisasi di bidang urologi, penanganan kecelakaan kerja, atau layanan kesehatan jiwa. Dengan begitu, rumah sakit dapat memberikan pelayanan yang lebih terarah dan efektif.

“Mereka harus fokus, mau pelayanan apa. Misalnya urologi, atau terkait kecelakaan kerja, atau RS Jiwa. Semua harus jelas,” tambahnya.

Selain peningkatan fasilitas, proses ini juga mencakup uji kompetensi tenaga kesehatan (nakes) untuk memastikan kualitas pelayanan sesuai standar RSUD Tipe C.

Dukungan Pemerintah Kota

Sementara itu Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, sebelumnya telah menggagas rencana ini sebagai bagian dari upaya meningkatkan daya saing RSUD milik pemerintah daerah dengan rumah sakit swasta.

“Tipe C ini cukup besar persaingannya. Supaya ada kemandirian, pemerintah harus hadir memberikan dukungan,” kata Tri.

Ia juga meminta seluruh Kepala Puskesmas dan Direktur RSUD untuk menyusun Feasibility Study (FS) dan menentukan positioning masing-masing rumah sakit. Kajian ini akan menjadi dasar pengembangan layanan dan fasilitas.

Manfaat Naik Kelas RSUD

Peningkatan status RSUD dari Tipe D ke Tipe C diharapkan membawa sejumlah manfaat, antara lain:

  • Akses layanan kesehatan lebih luas bagi masyarakat.
  • Peningkatan kualitas SDM kesehatan melalui pelatihan dan sertifikasi.
  • Pengembangan fasilitas medis yang lebih modern dan lengkap.
  • Penguatan daya saing dengan rumah sakit swasta di wilayah Bekasi.

Mas Tri sapaan akrabnya menegaskan, dukungan pemerintah tidak hanya berupa anggaran, tetapi juga kebijakan yang memudahkan pengembangan rumah sakit, termasuk untuk peningkatan karir tenaga kesehatan.

Peta RSUD di Kota Bekasi

Saat ini, Kota Bekasi memiliki lima RSUD:

  • RSUD Chasbullah Abdulmadjid (RSUD CAM) – Tipe B
  • RSUD Teluk Pucung – Tipe D
  • RSUD Pondokgede – Tipe D
  • RSUD Bantargebang – Tipe D
  • RSUD Jatisampurna – Tipe D

Empat RSUD Tipe D inilah yang menjadi target peningkatan status menjadi Tipe C secara bertahap.


Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Polisi Ringkus 26 Tersangka Pengedar Obat Keras di Bekasi
Venue Wall Climbing Bertaraf Nasional Segera Dibangun di Kawasan Patriot Candrabhaga
Bongkar PABSI! Wali Kota Bekasi Bangun Venue Wall Climbing di Plaza Patriot
Wali Kota Bekasi Sentil Camat dan Lurah Soal Minimnya Promosi Porprov XV Jabar 2026
Wali Kota Bekasi Gagas Jalan Mukhtar Tabrani 2: Solusi Macet dan Motor Penggerak Ekonomi Baru
Babeh Fayadh Kutuk Promosi Miras Ancol: Usut Tuntas Penistaan Agama!
Tri Adhianto Kukuhkan 50 Paskibraka Kota Bekasi untuk Upacara HUT RI ke-81
Dana Bagi Hasil Rp107 Miliar Belum Cair, Pemkot Bekasi Jamin Gaji Pegawai dan TPP Tetap Aman
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

0 Comments

Berita Terkait

Jumat, 14 Agustus 2026 - 15:19 WIB

Polisi Ringkus 26 Tersangka Pengedar Obat Keras di Bekasi

Jumat, 14 Agustus 2026 - 13:25 WIB

Venue Wall Climbing Bertaraf Nasional Segera Dibangun di Kawasan Patriot Candrabhaga

Jumat, 14 Agustus 2026 - 13:03 WIB

Bongkar PABSI! Wali Kota Bekasi Bangun Venue Wall Climbing di Plaza Patriot

Kamis, 13 Agustus 2026 - 22:15 WIB

Wali Kota Bekasi Sentil Camat dan Lurah Soal Minimnya Promosi Porprov XV Jabar 2026

Kamis, 13 Agustus 2026 - 19:11 WIB

Wali Kota Bekasi Gagas Jalan Mukhtar Tabrani 2: Solusi Macet dan Motor Penggerak Ekonomi Baru

Berita Terbaru

Pengurus DPP PA GMNI berdiri tegap saat menyanyikan lagu Indonesia Raya di Sekretariat DPP PA GMNI, Jakarta Pusat, Kamis (13/08/2026). Kegiatan ini merupakan bagian dari siaran pers menyambut HUT ke-81 RI yang mendesak stop utang dan politik dinasti.

Nasional

Kritik Keras PA GMNI: Jabatan Publik Bukan Hadiah Politik!

Jumat, 14 Agu 2026 - 17:24 WIB

Kapolres Metro Bekasi Kota Kombes Putu Kholis Ariyana beserta jajaran menunjukkan barang bukti puluhan ribu obat terlarang saat konferensi pers pengungkapan kasus penyalahgunaan narkotika di Mapolres Metro Bekasi Kota, Jumat (14/08/2026).

Bekasi

Polisi Ringkus 26 Tersangka Pengedar Obat Keras di Bekasi

Jumat, 14 Agu 2026 - 15:19 WIB

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x