Tuntut Pertanggungjawaban Ormas, DPRD Kota Bekasi Kecam Komersialisasi Daging Kurban

- Jurnalis

Minggu, 8 Juni 2025 - 09:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

tangkapan layar video viral.

tangkapan layar video viral.

Dua anggota DPRD Kota Bekasi mengecam keras aksi warga Kota Bekasi yang dilaporkan harus membayar Rp 15 ribu per bungkus untuk mendapatkan daging hewan kurban. Kejadian ini terjadi di Kelurahan Cikiwul, Kecamatan Bantargebang, dan viral di media sosial.

Menanggapi hal tersebut, Anggota Komisi 1 DPRD Kota Bekasi, Sarwin Edi Saputra, mengatakan bahwa pihaknya mengecam tentang dijualnya daging kurban oleh salah satu organisasi pemulung yang ada di lokasi setempat.

“Saya mengecam keras atas yang sudah dilakukan oleh oknum pengurus organisasi pemulung yang ada di Kecamatan Bantargebang,” ucap dia.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sarwin berharap bahwa keberadaan organisasi pemulung harus dievaluasi dan peran masyarakat harus lebih banyak dilibatkan.

“Kedepan kita harapkan, harus ada evaluasi keberadaan IPI, dan harus banyak dilibatkan peran masyarakat khusunya masyarakat yang ada di Kecamatan Bantargebang,” harapnya.

Ketua Fraksi Golkar Solidaritas DPRD Kota Bekasi ini juga mengecam penjualan nama pemulung untuk kepentingan pribadi yang dapat merugikan warga Kecamatan Bantargebang.

“Jangan pernah menjual nama pemulung untuk kepentingan organisasi atau kepentingan pribadi yang dapat merugikan khususnya warga Kecamatan Bantargebang,” tegasnya.

Sementara itu Anggota Komisi 2 DPRD Kota Bekasi, Anton, turut mengecam aksi oknum yang memanfaatkan kepentingan pribadi kepada masyarakat Kelurahan Cikiwul, Kecamatan Bantargebang.

“Saya mengecam kejadian yang ada di Kelurahan Cikiwul terkait masalah pembagian daging kurban yang dibagikan oleh salah satu ormas pemulung, kepada para pemulung,” imbuhnya.

Bendahara Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kota Bekasi ini berharap ke depannya pembagian daging kurban harus gratis dan tidak ada pungutan biaya kepada warga.

“Harusnya ini dikembalikan lagi ke pemulung, di Gratiskan dan ini menjadi insiden buruk bagi kita yang ada di Bantargebang,” cetusnya.


Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kemarau Panjang is Coming! Debit Kali Bekasi Menyusut Drastis
Bau Limbah Metamorfosa Sumurbatu Lenyap, DLH Kini Bidik Kelengkapan Izin
Halangi Jarak Pandang Pengendara, Pemkot Bekasi Segera Tata Ulang Pagar GGC
Kejagung Ambil Alih Kasus Dugaan Korupsi Rp278 Miliar KSO PD Migas Kota Bekasi dan Foster Oil
Siap-Siap! Kejari Bidik Tersangka Baru Pungli MCK Pasar Bantargebang
Tinggal Finishing, DBMSDA Kota Bekasi Optimis Proyek Jembatan Kemang Pratama Segera Rampung
Jika Tak Berani Usut Tuntas Mafia SPMB 2026, GMNI Desak Wali Kota Bekasi Pakai Rok Saja
Skandal SPMB Kota Bekasi 2026, GMNI: Batalkan Siswa Jalur Siluman dan Titipan Anggota DPRD
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

0 Comments

Berita Terkait

Jumat, 17 Juli 2026 - 12:08 WIB

Kemarau Panjang is Coming! Debit Kali Bekasi Menyusut Drastis

Jumat, 17 Juli 2026 - 11:32 WIB

Bau Limbah Metamorfosa Sumurbatu Lenyap, DLH Kini Bidik Kelengkapan Izin

Jumat, 17 Juli 2026 - 10:38 WIB

Halangi Jarak Pandang Pengendara, Pemkot Bekasi Segera Tata Ulang Pagar GGC

Jumat, 17 Juli 2026 - 08:46 WIB

Kejagung Ambil Alih Kasus Dugaan Korupsi Rp278 Miliar KSO PD Migas Kota Bekasi dan Foster Oil

Jumat, 17 Juli 2026 - 08:18 WIB

Siap-Siap! Kejari Bidik Tersangka Baru Pungli MCK Pasar Bantargebang

Berita Terbaru

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x