Tragedi KRL vs Argo Anggrek di Stasiun Bekasi Timur: DPRD Dukung Wali Kota Tri Adhianto Bangun Flyover

- Jurnalis

Selasa, 28 April 2026 - 14:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Komisi II DPRD Kota Bekasi, Latu Har Hary.

Ketua Komisi II DPRD Kota Bekasi, Latu Har Hary.

Poin Utama:

  • ​Ketua Komisi II DPRD Kota Bekasi, Latu Har Hary, menyampaikan duka cita mendalam atas kecelakaan kereta api di Stasiun Bekasi Timur pada Senin (27/04/2026) malam.
  • ​DPRD mendukung penuh inisiatif Wali Kota Bekasi untuk meminta bantuan dana dari pemerintah pusat guna pembangunan flyover di perlintasan padat.
  • ​Pemkot Bekasi dan lintas sektoral didesak segera mengevaluasi dan menutup seluruh perlintasan kereta api liar tanpa palang pintu resmi.

​Kecelakaan tragis kereta api yang terjadi di kawasan Stasiun Bekasi Timur pada Senin (27/04/2026) malam meninggalkan duka mendalam bagi masyarakat.

Merespons insiden mematikan tersebut, Ketua Komisi II DPRD Kota Bekasi, Latu Har Hary, mendesak evaluasi total sistem keselamatan transportasi publik.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pihaknya juga mendukung penuh langkah Wali Kota Bekasi yang meminta bantuan pemerintah pusat untuk segera membangun flyover di titik-titik rawan kecelakaan.

​Mengapa Kecelakaan Kereta Api di Bekasi Timur Menjadi Sorotan DPRD?

​Kecelakaan tersebut menjadi alarm keras bahwa pelayanan transportasi publik tidak boleh sekadar mengandalkan kenyamanan, tetapi wajib memprioritaskan keselamatan nyawa penumpang. Insiden ini menuntut operator dan pemerintah daerah untuk segera berbenah secara menyeluruh.

​”Ini menjadi pelajaran penting bagi operator pelayan transportasi, bagaimana memberikan pelayanan terbaik, rasa aman, nyaman, dan yang paling utama adalah keselamatan,” tegas Latu Har Hary kepada Jurnalis RakyatBekasi.Com dalqm keterangan tertulisnya, Selasa (28/04/2026).

​Selain memberikan peringatan, kata dia, pihak legislatif juga memberikan apresiasi kepada jajaran Pemkot Bekasi, pemerintah pusat, serta unsur lintas sektoral yang dinilai cepat tanggap dalam menangani musibah dan melakukan evakuasi korban.

​Apa Solusi Pemkot Bekasi Mencegah Kecelakaan di Perlintasan Kereta?

​Sebagai langkah konkret jangka panjang, DPRD Kota Bekasi mendukung penuh inisiatif Wali Kota Bekasi yang mengusulkan kucuran dana dari pemerintah pusat guna membangun flyover (jalan layang).

Pembangunan infrastruktur ini dinilai krusial, khususnya untuk perlintasan kereta api dengan jalur yang padat aktivitas warga.

​Eskalasi musibah yang terjadi saat ini jauh lebih besar dan menjadi bukti nyata bahwa insiden serupa bukan kali pertama terjadi.

Oleh karena itu, sinergi antara pemerintah pusat, Pemerintah Provinsi Jawa Barat, dan Pemkot Bekasi sangat dibutuhkan agar proyek flyover dapat segera direalisasikan.

​Bagaimana Nasib Perlintasan Kereta Api Liar di Kota Bekasi?

​Selain mempercepat infrastruktur flyover, penertiban perlintasan sebidang menjadi agenda yang tidak kalah mendesak.

Keselamatan pengguna jalan terus terancam oleh keberadaan jalur potong yang tidak memenuhi standar operasional.

​Berikut beberapa langkah strategis yang didorong oleh DPRD Kota Bekasi pasca-tragedi:

  • ​Penutupan segera seluruh perlintasan kereta api liar atau tidak resmi yang beroperasi tanpa palang pintu.
  • ​Evaluasi menyeluruh terhadap standar keselamatan dari seluruh stakeholder terkait.
  • ​Percepatan usulan anggaran flyover ke Kementerian terkait agar segera masuk dalam proyek prioritas.

​Tragedi di Stasiun Bekasi Timur ini diharapkan menjadi musibah terakhir yang memakan korban jiwa di jalur perlintasan.

Sinergi antara Pemkot Bekasi dan pemerintah pusat kini dinanti warga agar janji jaminan keselamatan bertransportasi bukan sekadar wacana.

​Bagaimana pendapat Anda tentang keberadaan perlintasan kereta liar di sekitar tempat tinggal Anda?

Bagikan opini Anda di kolom komentar dan bagikan artikel ini. Baca terus RakyatBekasi.com untuk pembaruan informasi tajam seputar kebijakan Pemkot Bekasi lainnya!


Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Wali Kota Bekasi Hobi Mutasi Pejabat, DPRD: Rakyat Butuh Solusi Banjir Bukan Gonta-ganti Kursi!
TPST Bantargebang Juara 2 Metana Dunia, DPRD Kota Bekasi Desak DKI Ambil Tindakan
Bahaya Air Lindi Truk Sampah DKI, DPRD Kota Bekasi Desak Bangun Shelter
FO Bulak Kapal Dibangun 2026, Ketua DPRD Kota Bekasi Apresiasi Banpres Prabowo Rp200 Miliar
Buntut Kecelakaan KA Bekasi Timur, DPRD Kebut Evaluasi Perlintasan Sebidang dan Proyek Flyover Bulak Kapal!
Refleksi Hardiknas 2026: DPRD Soroti Maraknya Kasus Asusila dan Bullying di Sekolah
Ironi Hardiknas 2026, Wakil Ketua Komisi 4 Masih Temui Siswa Kelas 3 SD di Bekasi Belum Bisa Calistung
Dana RW 2026: DPRD Larang Copy-Paste 2025, Wajib Fokus Bank Sampah!
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

Berita Terkait

Kamis, 14 Mei 2026 - 19:30 WIB

Wali Kota Bekasi Hobi Mutasi Pejabat, DPRD: Rakyat Butuh Solusi Banjir Bukan Gonta-ganti Kursi!

Kamis, 7 Mei 2026 - 17:00 WIB

TPST Bantargebang Juara 2 Metana Dunia, DPRD Kota Bekasi Desak DKI Ambil Tindakan

Kamis, 7 Mei 2026 - 14:35 WIB

Bahaya Air Lindi Truk Sampah DKI, DPRD Kota Bekasi Desak Bangun Shelter

Senin, 4 Mei 2026 - 13:43 WIB

FO Bulak Kapal Dibangun 2026, Ketua DPRD Kota Bekasi Apresiasi Banpres Prabowo Rp200 Miliar

Minggu, 3 Mei 2026 - 23:10 WIB

Buntut Kecelakaan KA Bekasi Timur, DPRD Kebut Evaluasi Perlintasan Sebidang dan Proyek Flyover Bulak Kapal!

Berita Terbaru

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x