Anggaran Operasional dan Honor Petugas KPPS Pilkada Serentak 2024 Mulai Dicairkan Bertahap

- Jurnalis

Minggu, 1 Desember 2024 - 15:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi Petugas KPPS.

Ilustrasi Petugas KPPS.

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Bekasi melaporkan untuk honor Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) Pilkada 2024 telah dicairkan ke seluruh KPPS yang berjumlah sebanyak 25.711 orang. Dimana mereka bertugas pada pelaksanaan Pencoblosan (27/11/2024) lalu.

Ketua KPU Kota Bekasi Ali Syaifa menyatakan, berkaitan dengan seluruh honor KPPS semuanya sudah dicairkan anggarannya kepada Sekretariat PPS di tingkat
Kelurahan di Kota Bekasi.

“Kami sudah memberikan arahan dan perintah agar selepas pelaksanaan pemungutan dan perhitungan suara, honor tersebut dapat dicairkan dan kami menekankan juga kepada anggota KPPS tidak melupakan kewajibannya melakukan laporan tahapan kegiatan pemungutan suara, dan melaporkan penggunaan anggaran yang dilaksanakan di TPS,” ucap dia saat dikonfirmasi RakyatBekasi.com melalui keterangannya, Sabtu (29/11/2024).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Proses pencairan honor, kata dia, sudah didistribusikan oleh Sekretariat PPS kepada KPPS di 3.673 TPS.

Sedangkan, mengenai anggaran yang dicairkan terdiri dari dua hal. Pertama anggaran honor dan kedua anggaran operasional.

Kalau berkaitan dengan anggaran honor anggarannya untuk KPPS Ketua Rp 900 ribu, Anggota Rp 850 ribu dan untuk petugas pengamanan langsung (Pamsung) Rp 650 ribu.

“Lalu untuk kegiatan operasional total yang diterima oleh seluruh badan Adhoc KPPS ialah sebesar Rp 2,1 Juta terdiri dari anggaran Pilgub melalui KPU Provinsi Jawa Barat sebesar Rp 1.950 Juta dan Rp 150 ribu bersumber dari anggaran Pilkada Kota Bekasi. Rp 1.950 ribu digunakan untuk kebutuhan TPS, yang Rp 150 ribu dari KPU Kota Bekasi digunakan untuk transport pengambilan dan pemulangan kotak ke TPS,” pungkasnya.


Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Temui Jokowi, Manuver Politik Yenny Kristianti Perkuat PSI Kota Bekasi
Terdepak dari Takhta PPP, Gus Shol Loncat Pagar ke PKB?
Sah Pimpin PDI Perjuangan Kota Bekasi, Tri Adhianto Diberi PR Berat
Nawal Husni Pimpin PPP Kota Bekasi, Politisi PKB Yakin Partai Ka’bah Tambah Kursi di 2029
Gebrakan PPP Kota Bekasi, Nawal Husni Akhiri Tradisi Politik ‘4L’
Nawal Kudeta Gus Shol! 12 PAC PPP Kota Bekasi Siap Cabut Massal
Sah! Duet Achmad Rivai dan Bang Muin Nakhodai DPD PAN Kota Bekasi 2026-2031
PKS Kawal Pemkot Bekasi Lewat DPRD, Fokus Kritik Membangun
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

Berita Terkait

Rabu, 20 Mei 2026 - 18:47 WIB

Temui Jokowi, Manuver Politik Yenny Kristianti Perkuat PSI Kota Bekasi

Rabu, 20 Mei 2026 - 17:53 WIB

Terdepak dari Takhta PPP, Gus Shol Loncat Pagar ke PKB?

Rabu, 6 Mei 2026 - 13:44 WIB

Sah Pimpin PDI Perjuangan Kota Bekasi, Tri Adhianto Diberi PR Berat

Minggu, 3 Mei 2026 - 15:25 WIB

Nawal Husni Pimpin PPP Kota Bekasi, Politisi PKB Yakin Partai Ka’bah Tambah Kursi di 2029

Minggu, 3 Mei 2026 - 14:55 WIB

Gebrakan PPP Kota Bekasi, Nawal Husni Akhiri Tradisi Politik ‘4L’

Berita Terbaru

Sejumlah pengendara sepeda motor dan petugas tampak menunggu Kereta Rel Listrik (KRL) melintas di salah satu perlintasan sebidang di Kota Bekasi. Mengantisipasi kemacetan imbas proyek DDT Bekasi-Cikarang pada 2027, DPRD mendesak Pemkot Bekasi segera memetakan lokasi perlintasan rawan dan menyiapkan jalur alternatif. (Foto: RakyatBekasi.Com).

Parlementaria

Proyek DDT 2027: DPRD Desak Pemkot Bekasi Petakan Perlintasan Sebidang

Minggu, 24 Mei 2026 - 13:56 WIB

Suasana jalur perlintasan rel kereta api di wilayah stasiun kawasan Bekasi dilihat dari area peron pejalan kaki. Pembangunan lanjutan Double-Double Track (DDT) rute Bekasi-Cikarang yang ditargetkan bergulir pada 2027 dipastikan akan berimbas pada perlintasan sebidang dan berpotensi membebani APBD untuk pembebasan lahan. (Foto: Jurnalis RakyatBekasi.Com)

Parlementaria

​Proyek DDT Bekasi-Cikarang, DPRD Ingatkan Pemkot Soal APBD

Minggu, 24 Mei 2026 - 13:16 WIB

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x