Antisipasi Kemacetan, Usulan Underpass Simpang Pekayon Bakal Terealisasi Tahun Depan

- Jurnalis

Minggu, 17 November 2024 - 09:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Simpang Pekayon.

Simpang Pekayon.

Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bekasi mengumumkan bahwa usulan pembangunan underpass untuk kendaraan dari arah Tol Bekasi Barat Jalan Ahmad Yani menuju ke Jalan Pekayon, serta pembangunan U-Turn tepat di bawah jembatan Tol Jakarta-Cikampek (Japek) di sekitar Pakuwon City Mall Bekasi. Pembangunan tersebut diharapkan dapat terealisasi pada tahun 2025 mendatang.

Langkah ini merupakan upaya solusi untuk mencegah meningkatnya volume arus lalu lintas yang tinggi di simpang Pekayon, terutama dengan beroperasinya Pakuwon City Mall Bekasi.

Kepala Bidang Teknik Lalu Lintas pada Dishub Kota Bekasi, Teguh Indrianto, menyatakan bahwa mitigasi permasalahan di Simpang Pekayon dilakukan secara berjenjang, dengan penanganan yang mendesak, prioritas, dan menengah.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Usulan jangka menengah untuk pembangunan underpass dan U-Turn akan diduplikasi seperti putaran yang ada di Hotel Amaris dan Mutiara (U-Turn) serta underpass,” ucap Teguh saat dihubungi RakyatBekasi.com melalui sambungan telepon, Minggu (17/11/2024).

Sebelumnya, Dishub Kota Bekasi telah mengkaji dan merekomendasikan beberapa poin dalam Analisa Dampak Lalu Lintas (Andalalin) saat Superblok Pakuwon City Bekasi beroperasi.

Kajian tersebut mencakup lokasi akses keluar masuk kawasan yang ditempatkan pada posisi yang tidak menimbulkan antrian kendaraan. Letak pintu keluar masuk kawasan didesain oleh konsultan agar tidak menghambat arus lalu lintas.

Untuk merealisasikan salah satu rekomendasi Andalalin ini, pihak Dishub juga tengah berkomunikasi dengan Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ) lantaran Jalan Ahmad Yani merupakan jalan nasional.

Pihaknya akan memastikan bahwa kewajiban pembangunan underpass tersebut merupakan tanggung jawab pengembang atau hasil kerjasama antara pengembang dengan pihak swasta.

Selain itu, Dishub juga akan membahasnya dengan pengembang untuk mereview rekomendasi Andalalin yang telah terbit dengan kondisi aktual saat ini.

“Saya sedang membuat surat dari Pak Kadis ke Pakuwon supaya mereview Andalalin yang sudah dibuat,” jelas Teguh.

Teguh juga menyampaikan kabar baik mengenai proyeksi Andalalin yang akan direalisasikan melalui hasil rapat koordinasi yang dilakukan oleh beberapa jajaran terkait.

Hasilnya, proyeksi pembangunan underpass bisa segera terealisasi pada tahun depan secara pelaksanaan.

“Terakhir itu kami sudah melakukan beberapa kali rapat bersama jajaran terkait, baik dari tingkat kota maupun pemerintah pusat. Akhirnya kemarin ada angin segar bahwa usulan dari Pemkot Bekasi untuk pembangunan putaran dan underpass akan diajukan pada tahun 2025, khusus untuk yang putaran dulu karena itu butuh space dan pembiayaan yang cukup besar,” tambahnya.

Teguh juga menjelaskan bahwa posisi Simpang Pekayon saat ini sudah sangat padat. Sebagai salah satu langkah mendesak, pada saat pembangunan crossing drainase, juga dilakukan pelaksanaan pemangkasan pulau-pulau dan median yang ada di simpang Pekayon.

“Ini sebagai salah satu langkah upaya mendesak yang sudah dilakukan,” tutup Teguh.


Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ustadz AAM Ajak Warga Ramaikan ‘Aksi Bekasi Bersama Palestina Jilid 6’ di Arena CFD
17 Korban Tabrakan KA di Bekasi Timur Masih Jalani Perawatan di RSUD CAM
Tolak PHK! 15 Ribu Buruh FSPMI Bekasi Kepung Jakarta
Raup Rp 2,5 Miliar, Ratusan Bank Sampah Kota Bekasi Justru Mandek?
Tragedi Bekasi Timur: Pemkot Sudah Dua Kali Ajukan Palang Pintu Sejak 2022
Terdesak Aturan, Pemkot Bekasi Batasi Belanja Pegawai 2027
Imbas Tragedi Kereta, Pemkot Bekasi Kebut Pembebasan Lahan Fly Over Bulak Kapal
PSU Ditahan 13 Tahun, Warga Grand Galaxy City Bekasi Demo Tolak Parkir Berbayar
5 1 vote
Article Rating
Subscribe
Notify of

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

2 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

Berita Terkait

Jumat, 1 Mei 2026 - 18:40 WIB

Ustadz AAM Ajak Warga Ramaikan ‘Aksi Bekasi Bersama Palestina Jilid 6’ di Arena CFD

Jumat, 1 Mei 2026 - 13:48 WIB

17 Korban Tabrakan KA di Bekasi Timur Masih Jalani Perawatan di RSUD CAM

Jumat, 1 Mei 2026 - 12:35 WIB

Tolak PHK! 15 Ribu Buruh FSPMI Bekasi Kepung Jakarta

Kamis, 30 April 2026 - 15:47 WIB

Raup Rp 2,5 Miliar, Ratusan Bank Sampah Kota Bekasi Justru Mandek?

Kamis, 30 April 2026 - 13:08 WIB

Terdesak Aturan, Pemkot Bekasi Batasi Belanja Pegawai 2027

Berita Terbaru

Rombongan massa buruh dari Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI) Bekasi mengenakan seragam biru saat melakukan konvoi sepeda motor menyusuri jalur Kalimalang menuju Jakarta. Pergerakan ini merupakan bagian dari aksi peringatan Hari Buruh Internasional (May Day), Jumat (01/05/2026). (Foto: Istimewa/RakyatBekasi.Com)

Bekasi

Tolak PHK! 15 Ribu Buruh FSPMI Bekasi Kepung Jakarta

Jumat, 1 Mei 2026 - 12:35 WIB

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x