Ada Pembangunan Crossing Air Pakuwon Mall, Simpang Pekayon Diberlakukan Rekayasa Lalin

- Jurnalis

Minggu, 6 Oktober 2024 - 16:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dishub Kota Bekasi melakukan manajemen rekayasa lalu lintas (Lalin) di Jalan Raya Pekayon, Kecamatan Bekasi Selatan atau Simpang Pekayon, imbas pembangunan crossing saluran air Pakuwon Mall Bekasi dalam tahap penyelesaian proyek pembangunan Mall di sekitar lokasi.

Dishub Kota Bekasi melakukan manajemen rekayasa lalu lintas (Lalin) di Jalan Raya Pekayon, Kecamatan Bekasi Selatan atau Simpang Pekayon, imbas pembangunan crossing saluran air Pakuwon Mall Bekasi dalam tahap penyelesaian proyek pembangunan Mall di sekitar lokasi.

Dinas Perhubungan Kota Bekasi melakukan manajemen rekayasa lalu lintas (Lalin) di Jalan Raya Pekayon, Kecamatan Bekasi Selatan atau Simpang Pekayon, imbas pembangunan crossing saluran air Pakuwon Mall Bekasi dalam tahap penyelesaian proyek pembangunan Mall di sekitar lokasi.

Kepala Bidang Teknik Lalu Lintas Pada Dinas Perhubungan Kota Bekasi Teguh Indrianto mengatakan, Rekayasa lalulintas di sekitar lokasi, mulanya ada pembangunan crossing air yang menjadi tanggungjawab kewajiban dari Pakuwon Mall untuk mitigasi aliran air yang berubah fungsi.

“Yang tadinya lahan kosong menjadi lahan terbangun, nah DBMSDA mensyaratkan itu untuk membangun itu,” ucap dia saat dihubungi rakyatbekasi melalui sambungan telepon, Minggu (06/10/2024).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurutnya, dalam mendukung Manajemen Rekayasa Lalu Lintas tersebut. Baik, seluruh pihak berwenang antara Dinas Perhubungan dan Satlantas Polres Metro Bekasi Kota juga sudah melakukan skema pengalihan arus lalu lintas.

Proyek crossing yang dibangun di sekitar lokasi, terbilang melintang di sekitaran Jalan Raya Pekayon. Dengan, skema pembangunan bertahap.

“Nah skenario Manajemen Rekayasa Lalin dari Lantas dan Dishub di simpang Pekayon itu Pos Polisi (Pospol) Pekayon yaitu yang dari arah Tol Barat yang mau masuk ke arah Pekayon itu akan ditutup,” sambungnya.

“Dengan nantinya bagi kendaraan yang dari arah Tol Barat akan diteruskan ke arah Rawapanjang. Yang nantinya akan berputar ke arah Universitas Bina Insani. Sifatnya situasional,” tambahnya

Rekayasa lalin tersebut, juga didukung akan seberapa lama proyek crossing akan dibangun. Namun, hingga saat ini Dishub belum mengetahui secara merinci sampai berapa lama dari proyek itu akan dibangun.

“Itu pekerjaannya baru mulai 2 hari yang lalu. Saya kurang paham, Belum dapat info kaitan sama dengan berapa lama pekerjaannya,” imbuhnya.

Dengan diberlakukannya Manajemen Rekayasa Lalin, kata Teguh, diperkirakan akan terjadi kepadatan pada hari hari libur seperti Sabtu dan Minggu.

Dimana, proyeksi akan lebih difokuskan pada pengaturan Traffic Light (TL) agar tidak terjadi penumpukan arus kendaraan.

“Sedangkan kalau di hari kerja Senin sampai Jumat diatas Pukul 09.00 hingga pukul 16.00 WIB Sore biasanya lenggang,” imbuhnya.

Selama hal itu berlangsung, Jajaran Dishub dan Satlantas Polres Metro Bekasi Kota akan mengerahkan sebanyak 12 petugas yang terdiri, 8 orang Dishub dan Polisi sebanyak 4 orang yang disiagakan untuk mengatur dan mendukung Rekayasa Lalin berjalan secara efektif.

Selain itu, bilamana ada kendaraan yang dari arah Pekayon atau Perumahan Permata Pekayon hendak menuju ke arah Tol Barat. Ada beberapa opsi, perubahan arus lalin yang dilakukan.

“Kalau yang keluar dari arah Pekayon, itu kan tinggal mau belok kanan ke arah rawa panjang atau ke kiri ke arah Tol Barat. Kalau dia ke arah kiri Tol Barat itu saya yakin engga ada masalah, karena dia engga ada crossing,” tuturnya.

“Yang menjadi masalah adalah sekarang, yang dalam Pekayon yang arah mau ke Rawa panjang belok kanan itu kan ditutup. Apakah itu juga dibelokkan ke kiri dulu berputar di BCP atau dia di perbolehkan belok kanan dengan fase Traffic Light (TL) yang ada, Kalau kemarin yang di minta itu dari arah Tol Barat ditutup belok kanan, Jadi dimerahin terus TL nya permintaan Polisi,” akunya.

Sebab, kata dia, sepanjang Jalan Raya Pekayon, Tol Barat Jalan Ahmad Yani dan Bekasi Cyber Park Jalan KH Noer Ali merupakan situasi lokasi yang padat akan kendaraan bermotor. Sehingga, skema arus lalin mesti dipikirkan secara matang.

“Nanti yang dikorbankan kita semua, Tol Barat juga dengan satu rangkaian lokasi lainnya, Rawapanjang, Tol Barat, BCP itu satu terganggu bisa ganggu semuanya. Makanya antisipasi supaya tidak dikorbankan, dari arah Tol Barat aja menuju ke Pekayon dialihkan,” tandasnya.


Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

​Eks Pejabat Pimpin BAZNAS Kota Bekasi, Transparansi Dana Umat Disorot
Wali Kota Bekasi Pastikan Biaya Pendidikan Anak Korban Ditanggung
Dishub Kaji Titik CFD Baru di Alun-Alun M Hasibuan
Sopir MBG Belum Jadi Tersangka, Polisi Masih Dalami Kasus Tabrakan Maut di Bekasi Timur
Tragedi Maut Mobil MBG di Bekasi, Wali Kota Tri Adhianto Soroti Uji KIR
Mobil MBG Tewaskan Pedagang di Bekasi, GMNI Soroti Kegagalan Program Pusat
Wali Kota Bekasi Sambangi Kediaman Rumah Duka Korban Meninggal Tabrakan Maut Mobil MBG
Wali Kota Bekasi Rombak Kabinet: Nadih Arifin Pimpin Disparbud, Dzikron jadi Kadisnaker
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

Berita Terkait

Rabu, 13 Mei 2026 - 21:52 WIB

​Eks Pejabat Pimpin BAZNAS Kota Bekasi, Transparansi Dana Umat Disorot

Rabu, 13 Mei 2026 - 16:43 WIB

Wali Kota Bekasi Pastikan Biaya Pendidikan Anak Korban Ditanggung

Rabu, 13 Mei 2026 - 15:43 WIB

Dishub Kaji Titik CFD Baru di Alun-Alun M Hasibuan

Rabu, 13 Mei 2026 - 14:49 WIB

Sopir MBG Belum Jadi Tersangka, Polisi Masih Dalami Kasus Tabrakan Maut di Bekasi Timur

Rabu, 13 Mei 2026 - 12:18 WIB

Mobil MBG Tewaskan Pedagang di Bekasi, GMNI Soroti Kegagalan Program Pusat

Berita Terbaru

Potret ribuan warga Kota Bekasi yang antusias memadati area Car Free Day (CFD) pada akhir pekan. Merespons tingginya minat masyarakat akan ruang publik terpadu, Pemkot Bekasi kini tengah mematangkan kajian untuk membuka titik CFD baru di kawasan Jalan Veteran, Alun-alun M. Hasibuan, Kecamatan Bekasi Selatan.

Bekasi

Dishub Kaji Titik CFD Baru di Alun-Alun M Hasibuan

Rabu, 13 Mei 2026 - 15:43 WIB

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x