Wali Kota Bekasi Canangkan Pendidikan Antikorupsi Bagi Siswa SD-SMP Mulai Tahun Ajaran Baru

- Jurnalis

Kamis, 14 Mei 2026 - 09:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi suasana simulasi pembelajaran pendidikan antikorupsi yang menekankan kejujuran, disiplin, dan tanggung jawab di salah satu sekolah di Kota Bekasi.

Ilustrasi suasana simulasi pembelajaran pendidikan antikorupsi yang menekankan kejujuran, disiplin, dan tanggung jawab di salah satu sekolah di Kota Bekasi.

Poin Utama:

  • Target: Siswa SD dan SMP se-Kota Bekasi.
  • Waktu Pelaksanaan: Dimulai serentak pada Tahun Ajaran Baru mendatang (diprediksi Juli 2026).
  • Metode: Kurikulum khusus, integrasi kearifan lokal, dan penggunaan buku panduan digital (kolaborasi Kemendiknasmen & KPK).
  • Fokus: Penanaman karakter kejujuran, disiplin, tanggung jawab, dan integritas sejak dini.

​Pemerintah Kota Bekasi (Pemkot Bekasi) bergerak cepat melakukan penyesuaian untuk menerapkan pendidikan budaya antikorupsi bagi siswa sekolah di wilayahnya.

Langkah ini dipastikan segera direalisasikan pada Tahun Ajaran Baru mendatang (Juli 2026), menyasar jenjang Pendidikan Dasar (SD) dan Pendidikan Menengah (SMP).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

​Kebijakan strategis ini merupakan wujud implementasi konkret setelah Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, menghadiri peluncuran buku panduan dan bahan ajar pendidikan antikorupsi untuk jenjang PAUD hingga pendidikan menengah di Gedung Sasana Bhakti Praja, Kementerian Dalam Negeri, Senin (11/05/2026).

​Apa Target Utama Penerapan Kurikulum Antikorupsi di Sekolah Bekasi?

​Pemerintah Kota Bekasi menargetkan penanaman nilai-nilai karakter dasar yang kuat pada peserta didik sejak usia dini melalui kurikulum khusus ini.

Wali Kota Bekasi Tri Adhianto menegaskan bahwa panduan buku antikorupsi tersebut bertujuan memberikan arah pembelajaran yang terintegrasi di dunia pendidikan.

​”Tujuannya agar nilai-nilai kejujuran, disiplin, tanggung jawab, dan integritas dapat tertanam sejak awal kepada para peserta didik,” tegas Tri Adhianto kepada Jurnalis RakyatBekasi.Com di Plaza Pemkot Bekasi, Kamis (14/05/2026).

​Materi pendidikan antikorupsi ini akan disosialisasikan melalui buku panduan yang juga tersedia dalam format digital, sehingga memudahkan akses tanpa harus menunggu proses cetak.

Fokus utamanya adalah memberikan pemahaman mendalam agar siswa bergotongroyong dan memiliki mentalitas tidak mengakui barang yang bukan hak miliknya.

​Bagaimana Metode Pembelajaran Pendidikan Antikorupsi SD-SMP di Bekasi?

​Metode pembelajaran yang diterapkan akan lebih menitikberatkan pada pembentukan karakter (behavioral change) dibandingkan sekadar pemahaman teori ilmu pengetahuan.

Kurikulum ini didesain secara khusus berkolaborasi dengan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendiknasmen) serta Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

​”Apalagi dalam kurikulumnya itu nanti disampaikan bahwa akan ada satu format di mana mereka akan lebih banyak bermain, peningkatan karakter dibanding pemahaman terkait ilmu pengetahuan,” tutur Mas Tri sapaan Karibnya.

​Mantan Kepala Dinas Bina Marga dan Tata Air (Disbimarta) Kota Bekasi ini juga telah menginstruksikan Dinas Pendidikan Kota Bekasi untuk segera melakukan langkah-langkah penyesuaian materi.

“Kurikulum khusus ini harus segera disesuaikan dengan kearifan lokal kita yang ada di Bekasi,” imbuhnya.

​Mengapa Kurikulum Antikorupsi Baru Diterapkan pada Tahun Ajaran Baru?

​Implementasi penuh kurikulum antikorupsi ini baru bisa dilakukan pada Tahun Ajaran Baru karena saat ini (Mei-Juni 2026) kalender pendidikan sudah memasuki akhir semester.

Perencanaan matang untuk pendidikan literasi baru ini sedang disiapkan agar metode pembelajarannya sempurna saat diterapkan nanti.

​”Karena tidak mungkin hal itu diimplementasikan saat sekarang ini. Sebab sekarang sudah Bulan Mei, Juni mereka sudah terima rapor. Nanti itu (kurikulum) yang tengah dimatangkan secara konsep metode pembelajarannya,” pungkas Tri.

BACA JUGA: [Be Glow Tak Tersentuh]

Bagaimana pendapat Anda mengenai kebijakan ini? Tuliskan komentar Anda di bawah.

Visited 181 times, 1 visit(s) today


Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Lamban! Baru 68 dari 1.020 RW Bekasi Cairkan Dana Hibah
Karto Jadi Staf Ahli, 3 Open Bidding Kota Bekasi ‘Menggantung’?
Antisipasi Kebakaran Musim Kemarau, Disdamkarmat Kota Bekasi Tingkatkan Pengawasan TPA dan TPST
Terkait Usulan CFD di Alun-alun M Hasibuan, Wali Kota Bekasi Bilang Begini
Jelang Ground Breaking, Pemkot Bekasi Klaim Pembebasan Lahan Utama PSEL Tuntas
​Nasi Cadong dan HP di Lapas Bekasi, Aktivis: Ini Bom Waktu!
Harumkan Bekasi, Bocah Rawalumbu Rebut Mahkota Juara Umum Puteri Anak Jawa Barat 2026
Panti Pijat Plus-Plus Tak Tersentuh Aparat, Ulama Kritik Keras Pemkot Bekasi
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

0 Comments

Berita Terkait

Selasa, 16 Juni 2026 - 17:11 WIB

Lamban! Baru 68 dari 1.020 RW Bekasi Cairkan Dana Hibah

Senin, 15 Juni 2026 - 17:02 WIB

Karto Jadi Staf Ahli, 3 Open Bidding Kota Bekasi ‘Menggantung’?

Senin, 15 Juni 2026 - 12:29 WIB

Terkait Usulan CFD di Alun-alun M Hasibuan, Wali Kota Bekasi Bilang Begini

Senin, 15 Juni 2026 - 09:06 WIB

Jelang Ground Breaking, Pemkot Bekasi Klaim Pembebasan Lahan Utama PSEL Tuntas

Senin, 15 Juni 2026 - 08:33 WIB

​Nasi Cadong dan HP di Lapas Bekasi, Aktivis: Ini Bom Waktu!

Berita Terbaru

Ilustrasi. (Nano Banana Pro2)

Parlementaria

Gaji PPPK Ditanggung APBN, APBD Pemkot Bekasi Optimal untuk Warga

Selasa, 16 Jun 2026 - 20:01 WIB

Infografis Pencairan Dana Hibah RW Kota Bekasi 2026. (Nano Banana Pro2)

Bekasi

Lamban! Baru 68 dari 1.020 RW Bekasi Cairkan Dana Hibah

Selasa, 16 Jun 2026 - 17:11 WIB

Ilustrasi. (Nano Banana Pro2)

Opini

Umat Islam Dominan tapi Didominasi, Ada Apa dengan Ormas?

Senin, 15 Jun 2026 - 19:59 WIB

Dua anggota DPRD Kota Bekasi dari Fraksi Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Mubakhi (kiri) dan H. Nawal Husni (kanan), yang resmi bertukar tugas antara Komisi 1 dan Komisi 4 dalam rangka rotasi Alat Kelengkapan Dewan (AKD) di Gedung DPRD Kota Bekasi, Senin (15/06/2026). (Foto: Istimewa/Kolase RakyatBekasi.Com)

Parlementaria

Penyegaran AKD DPRD Kota Bekasi, Dua Legislator PPP Bertukar Komisi

Senin, 15 Jun 2026 - 15:02 WIB

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x