BPBD Kota Bekasi Siagakan Personel 24 Jam Antisipasi Cuaca Ekstrem Jelang Nataru

- Jurnalis

Selasa, 2 Desember 2025 - 15:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi Kejadian Banjir di Perumahan Pondok Gede Permai Kota Bekasi pada Bulan Maret lalu, atas meluapnya Air Kali Bekasi hingga petugas melakukan evakuasi kepada masyarakat sekitar.

Ilustrasi Kejadian Banjir di Perumahan Pondok Gede Permai Kota Bekasi pada Bulan Maret lalu, atas meluapnya Air Kali Bekasi hingga petugas melakukan evakuasi kepada masyarakat sekitar.

Poin Utama:

  • Siaga 24 Jam: Personel BPBD bekerja dalam tiga shift untuk memantau potensi cuaca ekstrem hingga awal tahun.
  • Fokus Pengawasan: Area perumahan di sepanjang Daerah Aliran Sungai (DAS) Bekasi dan rumah kosong yang ditinggal pemudik.
  • Layanan Darurat: Warga dapat menghubungi Layanan 112 untuk respon cepat penanggulangan bencana.

​Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bekasi menyiagakan personel selama 24 jam penuh guna mengantisipasi potensi cuaca ekstrem dan banjir menjelang Natal 2025 serta Tahun Baru 2026.

Langkah antisipasi ini diperketat mengingat prediksi intensitas hujan lebat yang dapat terjadi sewaktu-waktu di wilayah Kota Bekasi.

​Apa Fokus Pengawasan BPBD Kota Bekasi Saat Libur Nataru?

​Fokus utama pengawasan tertuju pada area perumahan rawan banjir, terutama saat warga meninggalkan rumah untuk berlibur. Kasi Pencegahan dan Kesiapsiagaan Pelaksana BPBD Kota Bekasi, Wiratama Puspita, menegaskan bahwa pemantauan intensif terus dilakukan tanpa terpengaruh momentum hari libur.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

​”Kami pantau terus daerah-daerah perumahan, karena khawatir hujan ekstrem terjadi sementara warga sedang bepergian. Itu salah satu concern kami mengingat tingginya mobilitas masyarakat,” ujar Wiratama dalam keterangannya, Selasa (02/12/2025).

​Bagaimana Cara Warga Memantau Tinggi Muka Air?

​Masyarakat dapat mengakses informasi terkini mengenai cuaca dan tinggi muka air (TMA) melalui kanal media sosial resmi BPBD Kota Bekasi.

Wiratama menjelaskan bahwa pihaknya secara berkala memonitor data dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) untuk diteruskan kepada warga, khususnya yang bermukim di sepanjang bantaran kali.

​”Perkembangan info update cuaca dan kebencanaan BPBD Bekasi dapat diakses melalui laman media sosial. Semua update tinggi muka air selalu kami bagikan supaya masyarakat di sepanjang DAS Bekasi lebih tenang,” tuturnya.

​Ke Mana Warga Harus Melapor Saat Keadaan Darurat?

​Jika terjadi kondisi darurat seperti banjir atau pohon tumbang, warga Kota Bekasi diimbau untuk segera menghubungi layanan panggilan darurat 112.

Wiratama memastikan seluruh armada penanganan darurat, termasuk perahu karet dan perlengkapan evakuasi, dalam kondisi siap tempur.

​”Kami selalu siap respon cepat. Jika membutuhkan bantuan, masyarakat cukup menghubungi 112. Kami langsung bergerak,” tegasnya.

Data Kesiapan BPBD Kota Bekasi:

  • Sistem Kerja: Piket 24 jam dibagi dalam 3 shift.
  • Armada: Perahu karet dan kendaraan operasional dalam kondisi prima.
  • Koordinasi: Terintegrasi dengan BMKG dan layanan panggilan darurat 112.

​Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi berharap dengan kesiapsiagaan ini, masyarakat dapat menjalani libur akhir tahun dengan rasa aman dan nyaman.

Warga tetap diimbau waspada dan mematikan aliran listrik yang tidak perlu jika hendak meninggalkan rumah dalam waktu lama.


Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Panggilan Kemanusiaan! Ustadz Abu Fayadh Serukan Warga Padati Aksi Bekasi Bersama Palestina Jilid 6
Ribuan Warga Siap Penuhi CFD dalam Aksi Bekasi Bersama Palestina Jilid 6, Mari Tunjukkan Solidaritas Nyata
Gebrakan LASQI Kota Bekasi: Gus Shol Targetkan Seni Qasidah Tembus Ekstrakurikuler Sekolah
Ubah Sampah jadi Listrik, PT Wangneng Pamerkan Desain PSEL Kota Bekasi Berkonsep Wisata Hijau!
Sok Jago Bekingi Distributor Obat Keras Tipe G di Jatisampurna, Oknum Wartawan Dilibas!
400 Bank Sampah Bekasi Mati Suri, Dana Rp 100 Juta per RW Sia-Sia?
Rp 100 Juta Kurang? Pemkot Bekasi Kaji Kenaikan Dana Hibah per RW Jadi Rp 150 Juta
Wali Kota Bekasi Jamin Dana Hibah Rp100 Juta per RW Tetap Cair Meski Audit BPK Belum Rampung

Berita Terkait

Sabtu, 25 April 2026 - 21:38 WIB

Panggilan Kemanusiaan! Ustadz Abu Fayadh Serukan Warga Padati Aksi Bekasi Bersama Palestina Jilid 6

Sabtu, 25 April 2026 - 17:26 WIB

Ribuan Warga Siap Penuhi CFD dalam Aksi Bekasi Bersama Palestina Jilid 6, Mari Tunjukkan Solidaritas Nyata

Sabtu, 25 April 2026 - 15:38 WIB

Gebrakan LASQI Kota Bekasi: Gus Shol Targetkan Seni Qasidah Tembus Ekstrakurikuler Sekolah

Sabtu, 25 April 2026 - 14:55 WIB

Ubah Sampah jadi Listrik, PT Wangneng Pamerkan Desain PSEL Kota Bekasi Berkonsep Wisata Hijau!

Jumat, 24 April 2026 - 13:04 WIB

400 Bank Sampah Bekasi Mati Suri, Dana Rp 100 Juta per RW Sia-Sia?

Berita Terbaru

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca