Poin Utama:
- Siaga 24 Jam: Personel BPBD bekerja dalam tiga shift untuk memantau potensi cuaca ekstrem hingga awal tahun.
- Fokus Pengawasan: Area perumahan di sepanjang Daerah Aliran Sungai (DAS) Bekasi dan rumah kosong yang ditinggal pemudik.
- Layanan Darurat: Warga dapat menghubungi Layanan 112 untuk respon cepat penanggulangan bencana.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bekasi menyiagakan personel selama 24 jam penuh guna mengantisipasi potensi cuaca ekstrem dan banjir menjelang Natal 2025 serta Tahun Baru 2026.
Langkah antisipasi ini diperketat mengingat prediksi intensitas hujan lebat yang dapat terjadi sewaktu-waktu di wilayah Kota Bekasi.
Apa Fokus Pengawasan BPBD Kota Bekasi Saat Libur Nataru?
Fokus utama pengawasan tertuju pada area perumahan rawan banjir, terutama saat warga meninggalkan rumah untuk berlibur. Kasi Pencegahan dan Kesiapsiagaan Pelaksana BPBD Kota Bekasi, Wiratama Puspita, menegaskan bahwa pemantauan intensif terus dilakukan tanpa terpengaruh momentum hari libur.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
”Kami pantau terus daerah-daerah perumahan, karena khawatir hujan ekstrem terjadi sementara warga sedang bepergian. Itu salah satu concern kami mengingat tingginya mobilitas masyarakat,” ujar Wiratama dalam keterangannya, Selasa (02/12/2025).
Bagaimana Cara Warga Memantau Tinggi Muka Air?
Masyarakat dapat mengakses informasi terkini mengenai cuaca dan tinggi muka air (TMA) melalui kanal media sosial resmi BPBD Kota Bekasi.
Wiratama menjelaskan bahwa pihaknya secara berkala memonitor data dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) untuk diteruskan kepada warga, khususnya yang bermukim di sepanjang bantaran kali.
”Perkembangan info update cuaca dan kebencanaan BPBD Bekasi dapat diakses melalui laman media sosial. Semua update tinggi muka air selalu kami bagikan supaya masyarakat di sepanjang DAS Bekasi lebih tenang,” tuturnya.
Ke Mana Warga Harus Melapor Saat Keadaan Darurat?
Jika terjadi kondisi darurat seperti banjir atau pohon tumbang, warga Kota Bekasi diimbau untuk segera menghubungi layanan panggilan darurat 112.
Wiratama memastikan seluruh armada penanganan darurat, termasuk perahu karet dan perlengkapan evakuasi, dalam kondisi siap tempur.
”Kami selalu siap respon cepat. Jika membutuhkan bantuan, masyarakat cukup menghubungi 112. Kami langsung bergerak,” tegasnya.
Data Kesiapan BPBD Kota Bekasi:
- Sistem Kerja: Piket 24 jam dibagi dalam 3 shift.
- Armada: Perahu karet dan kendaraan operasional dalam kondisi prima.
- Koordinasi: Terintegrasi dengan BMKG dan layanan panggilan darurat 112.
Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi berharap dengan kesiapsiagaan ini, masyarakat dapat menjalani libur akhir tahun dengan rasa aman dan nyaman.
Warga tetap diimbau waspada dan mematikan aliran listrik yang tidak perlu jika hendak meninggalkan rumah dalam waktu lama.
Eksplorasi konten lain dari RakyatBekasi.Com
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.







































