Poin Utama:
- Total Personel: 456 petugas kebersihan disiagakan (Pesapon, Sopir, Kenek).
- Armada Operasional: 71 unit truk sampah dikerahkan.
- Lokasi Pembuangan: Sampah diangkut rutin ke TPA Sumurbatu, Kecamatan Bantargebang.
- Fokus Operasi: Memastikan tidak ada penumpukan sampah selama libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026.
Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) menyiagakan ratusan personel kebersihan untuk mengantisipasi lonjakan volume sampah selama momentum libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2026.
Langkah strategis ini diambil guna memastikan kebersihan lingkungan di seluruh wilayah kecamatan tetap terjaga meski aktivitas masyarakat meningkat tajam di akhir tahun.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Berapa Jumlah Armada dan Personel yang Dikerahkan DLH Kota Bekasi?
Untuk mengamankan kebersihan kota selama masa liburan, DLH mengerahkan kekuatan penuh baik dari segi sumber daya manusia maupun armada operasional.
Kepala Bidang Pengurangan Sampah dan Pengelolaan Limbah Bahan Berbahaya dan Beracun (B3) DLH Kota Bekasi, Nazirwan, menegaskan kesiapan timnya dalam menghadapi potensi timbulan sampah ekstra.
”Dengan sebanyak 456 personel kami siagakan. Berikut 71 Armada Truk Pengangkut Sampah yang turut dikerahkan dalam mengangkut setiap sampah di seluruh wilayah di Kota Bekasi,” kata Nazirwan kepada Jurnalis RakyatBekasi.Com melalui keterangan tertulisnya, Jumat (26/12/2025).
Kesiagaan ini mencakup para petugas penyapu jalan (pesapon), pengemudi truk, hingga tim bongkar muat yang akan bekerja secara bergilir (shift) untuk memastikan layanan tidak terhenti.
Bagaimana Strategi Pengangkutan Sampah Menuju TPA Sumurbatu?
Mekanisme pengangkutan sampah akan tetap berjalan normal bahkan diintensifkan pada titik-titik keramaian.
DLH Kota Bekasi berkomitmen untuk meminimalisir durasi tumpukan sampah di Tempat Pembuangan Sementara (TPS) sebelum diangkut menuju Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Sumurbatu di Kecamatan Bantargebang.
Nazirwan menjelaskan, fokus utama tim di lapangan adalah memastikan ritase pengangkutan berjalan lancar agar tidak terjadi penumpukan yang mengganggu estetika kota maupun kesehatan warga.
”Karena kami ditugaskan melakukan pengangkutan sampah secara teratur, untuk selanjutnya dibuang ke TPA Sumurbatu,” sambungnya.
Apa Imbauan Pemerintah Bagi Warga Terkait Sampah Plastik?
Selain upaya teknis di lapangan, partisipasi masyarakat dinilai krusial dalam menjaga kebersihan kota.
Pemkot Bekasi menyoroti pentingnya pengurangan sampah dari sumbernya, terutama sampah jenis plastik sekali pakai yang kerap meningkat drastis saat perayaan malam tahun baru.
Nazirwan meminta warga Bekasi untuk lebih bijak dalam berkonsumsi dan memilah sampah rumah tangga mereka selama periode libur panjang ini.
”Kami menghimbau masyarakat untuk menghindari penggunaan sampah plastik dan sampah-sampah yang bersifat sulit untuk dilakukan pengolahan lanjutan ketika sudah sampai di TPA,” pungkasnya.
Dengan sinergi antara kesiagaan petugas DLH dan kesadaran masyarakat, diharapkan perayaan Nataru 2026 di Kota Bekasi dapat berlangsung nyaman, bersih, dan kondusif.
Warga Kota Bekasi yang menemukan penumpukan sampah liar yang belum terangkut dapat segera melaporkannya melalui layanan pengaduan Pemkot Bekasi atau media sosial resmi dinas terkait.
Eksplorasi konten lain dari RakyatBekasi.Com
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.



































