DP3A Kota Bekasi Catat 202 Kekerasan Anak Terjadi di 2021

- Jurnalis

Selasa, 4 Januari 2022 - 13:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ilustrasi anak-anak sedang bermain di taman.

ilustrasi anak-anak sedang bermain di taman.

KOTA BEKASI – Dinas Pemberdayaan Perlindungan Perempuan dan Anak (DP3A) Kota Bekasi mencatat ada kenaikan angka kekerasan anak tahun 2021. Jika tahun 2020 angka kekerasan anak hanya 79 kasus, namun naik di tahun 2021 menjadi 202 kekerasan anak.

DP3A merilis angka kekerasan anak yang dihimpun pihaknya yakni; sebanyak 93 kasus, data dari KPAID Kota Bekasi 117 kasus dan dari Polres Metro Bekasi Kota 107 kasus kekerasan anak.

“Jadi DP3A angka kekerasan anak kita himpun ada 95 kasus ,Polres 107 kasus ,KPAID 117 kasus. Biasanya kasus yang masuk ke DP3A, Polres atau KPAID sama jadi kita total semua kasus angka fix-nya menjadi 202 kasus. Dengan kategori kekerasan yang berbeda beda,” ujar Oyok lindarsih selaku Kasie Penanganan Perlindungan anak DP3A Kota Bekasi , Selasa (04/01).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dari 202 kasus kekerasan pada anak, kata dia, kekerasan fisik penganiayaan ada 46 kasus, pelecehan seksual ada 49 kasus, kekerasan psikis ada 10 kasus, perkosaan/pencabulan ada 23 kasus, persetubuhan sebanyak 33 kasus, penelantaran ada 10 kasus, eksploitasi tercatat 2 kasus, hak asuh 22 kasus dan kasus lain – lain ada 7 kasus.

Oyok mengaku pihaknya sudah mengambil langkah – langkah dalam penanganan kasus kekerasan anak yang terjadi, diantaranya; mediasi, konseling, pendampingan dan sampai kasus selesai. Sementara kasus yang masuk ranah hukum masih dilakukan pendataan.

“Kedepan langkah DP3A akan melakukan kegiatan sosialisasi ke sekolah, kelurahan hingga kecamatan. Sosialisasi stop kekerasan terhadap anak dan hak – hak anak yang harus dilindungi adalah materi yang akan kita sampaikan. Pihaknya juga menghimbau, jika mendengar, melihat kekerasan anak segera laporkan. Jangan takut – takut, kebanyakan pada takut. Setelah laporan kita arahkan langkah yang harus diambil korban,” paparnya.

Sementara itu terpisah, Ketua KPAID Kota Bekasi Aris, mengatakan jika data kekerasan anak yang dihimpun pihaknya ada sebanyak 117 kasus di tahun 2021. Aris menjelaskan bahwa kekerasan dengan kekerasan seksual menempati urutan tertinggi, yaitu sebanyak 26 kasus.

“Penganiayaan 5 kasus, kekerasan fisik 10 kasus, kekerasan psikis 11, perkosaan/pencabulan 11 kasus, bullying 0, pelecehan seksual 26 kasus, penelantaran 10 kasus, kesehatan 1 kasus, pencurian 1 kasus , Persetubuhan 12 kasus, hak asuh anak 20 kasus, eksploitasi /trafficking 1 kasus, tawuran /pengeroyokan 1 kasus, pendidikan 4 kasus dan lainnya ada 4 kasus,” terang Aris pada rakyatbekasi.com.

Selain itu, beber Aris, KPAID Kota Bekasi juga mencatat angka kekerasan anak di Kota Bekasi rata – rata pertahun masih di atas 100 kasus. Pihaknya juga menghimbau agar melaporkan ke KPAID jika melihat dan mendengar adanya kekerasan terhadap anak di Kota Bekasi.

“Kasus kekerasan anak di Kota Bekasi dari 2014 sebanyak 105 kasus, tahun 2015 sebanyak 100 kasus, tahun 2016 sebanyak 127 kasus, tahun 2017 sebanyak 198 kasus, tahun 2018 sebanyak 153 kasus, tahun 2019 sebanyak 197 kasus dan tahun 2020 sebanyak 79 kasus,” pungkasnya. (Mar)


Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Diduga Ada Pencemaran Limbah dari Hulu Bogor, Aliran Kali Bekasi Hitam Pekat
Normalisasi Kali Bekasi Berlanjut November 2026 untuk Cegah Banjir
Tumpukan Sampah di Terminal Bekasi Picu Bau Busuk, DLH Janji Angkut Hari Ini
Tembus 1,9 Juta, KPU Kota Bekasi Rilis Data Pemilih 2026
Tolak Daud Husin, Pegawai Perumda Tirta Bhagasasi Ancam Mogok Kerja
Ngeri! Sepanjang 2026 Disdamkarmat Bekasi Evakuasi 509 Ular dari Permukiman Warga
Perbaikan Jalan Ir H Juanda Capai 60%, Kapan Rampung Total?
Kali Bekasi Mengering, Pemkot Desak BBWSCC Kebut Normalisasi
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

0 Comments

Berita Terkait

Kamis, 23 Juli 2026 - 11:08 WIB

Diduga Ada Pencemaran Limbah dari Hulu Bogor, Aliran Kali Bekasi Hitam Pekat

Kamis, 23 Juli 2026 - 10:50 WIB

Normalisasi Kali Bekasi Berlanjut November 2026 untuk Cegah Banjir

Kamis, 23 Juli 2026 - 06:22 WIB

Tumpukan Sampah di Terminal Bekasi Picu Bau Busuk, DLH Janji Angkut Hari Ini

Rabu, 22 Juli 2026 - 18:41 WIB

Tembus 1,9 Juta, KPU Kota Bekasi Rilis Data Pemilih 2026

Rabu, 22 Juli 2026 - 14:12 WIB

Ngeri! Sepanjang 2026 Disdamkarmat Bekasi Evakuasi 509 Ular dari Permukiman Warga

Berita Terbaru

Infografis resmi Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Bekasi yang menampilkan rincian total 1.920.128 pemilih terdaftar dalam hasil Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB) Triwulan II Tahun 2026, dirilis di Bekasi pada Rabu (22/07/2026). Terlihat rincian detail perbandingan pemilih laki-laki dan perempuan beserta jumlah kecamatan dan kelurahan (Sumber Foto: KPU Kota Bekasi).

Bekasi

Tembus 1,9 Juta, KPU Kota Bekasi Rilis Data Pemilih 2026

Rabu, 22 Jul 2026 - 18:41 WIB

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x