PPDB Online telah Usai, Pj Wali Kota Bekasi Pinta Masyarakat Berpikir Rasional

- Jurnalis

Kamis, 25 Juli 2024 - 14:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Ilustrasi PPDB Online.

Foto: Ilustrasi PPDB Online.

KOTA BEKASI – Penjabat (Pj) Wali Kota Bekasi Raden Gani Muhamad meminta kepada masyarakat untuk berpikir rasional dalam menyikapi berakhirnya masa PPDB Online di Kota Bekasi.

Meskipun diketahui masih banyak persoalan yang terjadi di lapangan. Kendati banyak dari para orang tua siswa yang mendaftar tidak diakomodir semuanya ke SMP Negeri, karena jumlah lulusan SD tidak sebanding dengan daya tampung alias sarana dan prasarana pendukung.

“Jadi gini, kita harus berpikir secara luas, berpikir secara tenang, tidak emosional bahwa melalui PPDB ini pemerintah berupaya sebaik-baiknya. Namun kita balik ke kapasitas SMP Negeri ini sangat terbatas, tidak mungkin kita tampung semua di Negeri,” ucap Pj Gani saat ditemui RakyatBekasi.com ketika sedang melakukan kunjungan kerja di di Perumda Tirta Patriot, Rabu (24/07/2024).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Berdasarkan catatan Dinas Pendidikan Kota Bekasi, kata dia, jumlah lulusan SD maupun Madrasah Ibtidaiyah (MI) di Kota Bekasi tak kurang memiliki jumlah sebanyak 44.562 Siswa. Sementara daya tampung SMP Negeri hanya sebanyak 13.600 siswa.

“Oleh karena itu, saya memohon kesadaran, pemahaman, pengertian masyarakat, bahwa sekolah di swasta juga tidak masalah. Karena, Pemerintah juga memberikan bantuan kepada sekolah swasta,” sambungnya.

Pandangan masyarakat terhadap Sekolah Negeri minded tentunya sangat besar dan itu pun tidak dipungkiri.

Namun, situasi dan kondisi sarpras di lapangan tentunya juga bisa menjawab bilamana hal tersebut belum dapat mendukung secara merata.

“Jadi mindset sekolah harus di negeri, ini akan terwujud jika sarpas sudah terbangun dengan baik. Saya masuk ke Kota Bekasi ini kan juga dengan sarpras yang belum banyak berubah, karena kapasitas yang diterima masih lebih banyak lulusan SD dibandingkan ruang SMP Negeri,” kelakarnya.

“Kalau hati kecil kita, semua pengen masuk ke Negeri, tetapi karena keterbatasan sarpras, keterbatasan guru. Jangan sampai mutu pendidikan di Kota Bekasi menjadi rendah,” tambahnya

Di sisi lain, Pemerintah Pusat juga sudah menggagas Indonesia Emas 2045 dengan membangun Sumber Daya Manusia (SDM) yang unggul dan siap bersaing di masa mendatang.

“Ingat Indonesia emas 2045, kita ingin menciptakan manusia Kota Bekasi yang unggul dan kompetitif. Kalau tadi ampar-amparan, pendidikan hanya sekedar untuk mengakomodir seperti itu seperti tidak bijak,” pungkasnya.


Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kemarau Panjang is Coming! Debit Kali Bekasi Menyusut Drastis
Bau Limbah Metamorfosa Sumurbatu Lenyap, DLH Kini Bidik Kelengkapan Izin
Halangi Jarak Pandang Pengendara, Pemkot Bekasi Segera Tata Ulang Pagar GGC
Kejagung Ambil Alih Kasus Dugaan Korupsi Rp278 Miliar KSO PD Migas Kota Bekasi dan Foster Oil
Siap-Siap! Kejari Bidik Tersangka Baru Pungli MCK Pasar Bantargebang
Tinggal Finishing, DBMSDA Kota Bekasi Optimis Proyek Jembatan Kemang Pratama Segera Rampung
Jika Tak Berani Usut Tuntas Mafia SPMB 2026, GMNI Desak Wali Kota Bekasi Pakai Rok Saja
Skandal SPMB Kota Bekasi 2026, GMNI: Batalkan Siswa Jalur Siluman dan Titipan Anggota DPRD
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

0 Comments

Berita Terkait

Jumat, 17 Juli 2026 - 12:08 WIB

Kemarau Panjang is Coming! Debit Kali Bekasi Menyusut Drastis

Jumat, 17 Juli 2026 - 11:32 WIB

Bau Limbah Metamorfosa Sumurbatu Lenyap, DLH Kini Bidik Kelengkapan Izin

Jumat, 17 Juli 2026 - 10:38 WIB

Halangi Jarak Pandang Pengendara, Pemkot Bekasi Segera Tata Ulang Pagar GGC

Jumat, 17 Juli 2026 - 08:46 WIB

Kejagung Ambil Alih Kasus Dugaan Korupsi Rp278 Miliar KSO PD Migas Kota Bekasi dan Foster Oil

Jumat, 17 Juli 2026 - 08:18 WIB

Siap-Siap! Kejari Bidik Tersangka Baru Pungli MCK Pasar Bantargebang

Berita Terbaru

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x