Harris Bobihoe Pangkas Durasi Izin UMKM Jadi Hitungan Jam di Kota Bekasi

- Jurnalis

Sabtu, 17 Januari 2026 - 20:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Wali Kota Bekasi, Harris Bobihoe saat meninjau bangkitnya kembali usaha kuliner lokal pasca-musibah di Kota Bekasi, Sabtu (17/01/2026).

Wakil Wali Kota Bekasi, Harris Bobihoe saat meninjau bangkitnya kembali usaha kuliner lokal pasca-musibah di Kota Bekasi, Sabtu (17/01/2026).

Poin Utama:

  • Durasi Izin: Pemkot Bekasi menjamin perizinan UMKM lengkap dapat terbit dalam hitungan jam, bukan hari.
  • Fokus Ekspor: Pendampingan dialihkan pada perbaikan kualitas kemasan (packaging) agar layak masuk pasar global.
  • Strategi Wisata: Mengembangkan konsep Sport City dan wisata kuliner sebagai pengganti minimnya wisata alam.
  • Kolaborasi: Melibatkan dana CSR perusahaan sebagai jaring pengaman bagi UMKM terdampak bencana.

​Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi menjanjikan reformasi total layanan birokrasi bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dengan target penerbitan izin usaha rampung dalam hitungan jam.

Langkah strategis ini diambil Wakil Wali Kota Bekasi, Harris Bobihoe, untuk memastikan produk lokal tidak hanya jago kandang, tetapi mampu menembus pasar ekspor.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

​Bagaimana Komitmen Pemkot Bekasi Mempermudah Izin Usaha?

​Pemkot Bekasi kini menerapkan kebijakan “karpet merah” bagi pelaku usaha mikro. Birokrasi yang sebelumnya memakan waktu berhari-hari kini dipangkas drastis demi memacu perputaran ekonomi daerah, mengingat UMKM merupakan tulang punggung Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang terbukti tangguh.

​”Kalau dokumennya lengkap, perizinan bisa selesai satu hari, bahkan hitungan jam. Kami tidak ingin mempersulit atau menghambat orang berusaha, karena itu justru akan berdampak pada pendapatan masyarakat dan daerah,” tegas Harris Bobihoe kepada Jurnalis RakyatBekasi.Com saat meninjau operasional kembali Rumah Makan Sambel Hejo Sambel Dadak (SHSD) pasca-kebakaran, Sabtu (17/01/2026).

​Peninjauan di lokasi kuliner tersebut menjadi simbol pentingnya kehadiran pemerintah dalam memfasilitasi kebangkitan pelaku usaha yang sempat terpuruk akibat musibah, baik melalui regulasi maupun akses permodalan.

​Apa Strategi Agar Produk UMKM Bekasi Tembus Ekspor?

​Selain kecepatan perizinan, Harris menyoroti kelemahan mendasar produk lokal Bekasi yang seringkali bukan terletak pada rasa, melainkan visual. Pemkot Bekasi kini menggeser fokus pembinaan pada kualitas akhir produk, khususnya pengemasan (packaging).

​Menurut Harris, tampilan visual yang kurang menjual sering menjadi penghambat produk lokal bersaing di etalase global.

Oleh karena itu, pendampingan teknis akan diintensifkan pada aspek estetika dan standarisasi kemasan.

​”Kita bantu bagaimana mereka mengolah, lalu mengemas produknya dengan baik. Kalau sudah rapi dan layak, peluang untuk berkembang sampai ekspor itu terbuka,” ujar Harris.

​Bagaimana Konsep Sport City Menggantikan Wisata Alam?

​Menyadari keterbatasan bentang alam Kota Bekasi yang tidak memiliki pegunungan atau laut, Pemkot Bekasi mematangkan strategi alternatif.

Konsep Sport City dan wisata kuliner didorong menjadi magnet ekonomi baru untuk menarik pendatang.

​Untuk merealisasikan hal ini, kolaborasi lintas sektor digalang secara masif. Dinas Koperasi dan UMKM digandeng untuk bekerja sama dengan sektor swasta melalui dana Tanggung Jawab Sosial Perusahaan (Corporate Social Responsibility/CSR).

​Skema ini juga disiapkan sebagai jaring pengaman (safety net) dan kredit lunak bagi UMKM yang terdampak bencana agar segera bangkit. Pemkot Bekasi menyadari bahwa penggerak ekonomi kota tidak bisa hanya bertumpu pada industri manufaktur besar, tetapi juga pada ketahanan ribuan pelaku UMKM.

​Komitmen Harris Bobihoe ini diharapkan menjadi angin segar bagi ribuan pelaku usaha di Kota Bekasi untuk segera melegalkan usahanya. Kemudahan perizinan adalah kunci awal kesejahteraan masyarakat.

Punya usaha tapi belum memiliki izin? Segera urus Nomor Induk Berusaha (NIB) Anda sekarang juga melalui layanan terpadu Pemkot Bekasi.


Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pemkot Bekasi Targetkan Pembangunan Flyover Bulak Kapal Mulai Berlangsung Juli 2026
Rawan Ledakan! Pemkot Bekasi Segera Relokasi SPBE Cimuning
SPMB 2026 Kota Bekasi Diperketat: Jalur Prestasi Wajib Ujian CAT
Buntut Kebakaran SPBE Mustikajaya, Pemkot Bekasi Evaluasi Zona Bahaya di Tengah Pemukiman
Kota Bekasi Diserbu 6.042 Pendatang Baru, Awas NIK Diblokir!
Pemkot Bekasi Tunggu Kepastian Skema Bantuan Pusat untuk Lanjutan Proyek FO Bulak Kapal
Disperkimtan Kota Bekasi Pastikan Ganti Rugi Lahan FO Bulak Kapal Cair Akhir Mei Ini
Target Mei Tuntas, Pemkot Bekasi Kebut Pembebasan Lahan FO Bulak Kapal!
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

Berita Terkait

Selasa, 5 Mei 2026 - 15:58 WIB

Pemkot Bekasi Targetkan Pembangunan Flyover Bulak Kapal Mulai Berlangsung Juli 2026

Selasa, 5 Mei 2026 - 13:04 WIB

Rawan Ledakan! Pemkot Bekasi Segera Relokasi SPBE Cimuning

Selasa, 5 Mei 2026 - 11:41 WIB

SPMB 2026 Kota Bekasi Diperketat: Jalur Prestasi Wajib Ujian CAT

Selasa, 5 Mei 2026 - 11:04 WIB

Buntut Kebakaran SPBE Mustikajaya, Pemkot Bekasi Evaluasi Zona Bahaya di Tengah Pemukiman

Senin, 4 Mei 2026 - 21:53 WIB

Pemkot Bekasi Tunggu Kepastian Skema Bantuan Pusat untuk Lanjutan Proyek FO Bulak Kapal

Berita Terbaru

Pengumuman

Ekstra

Pengumuman

Selasa, 5 Mei 2026 - 18:59 WIB

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x