PT Mitra Patriot Siapkan Kuota Warga Lokal di Wisata Kuliner Kalimalang, Sudah Tenang!

- Jurnalis

Kamis, 22 Januari 2026 - 17:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Direktur Utama PT Mitra Patriot, David Hendradjid, bersama sejumlah Anggota DPRD Kota Bekasi usai memaparkan rencana standarisasi dan pelibatan masyarakat dalam proyek Wisata Kuliner Kontainer di Jalan KH Noer Ali (Kalimalang), Kota Bekasi, Kamis (22/01/2026).

Direktur Utama PT Mitra Patriot, David Hendradjid, bersama sejumlah Anggota DPRD Kota Bekasi usai memaparkan rencana standarisasi dan pelibatan masyarakat dalam proyek Wisata Kuliner Kontainer di Jalan KH Noer Ali (Kalimalang), Kota Bekasi, Kamis (22/01/2026).

Poin Utama:

  • Standarisasi Ketat: Penerapan SOP keamanan pangan, pelatihan berkala, dan pemantauan mutu bagi seluruh tenant.
  • Pemberdayaan Lokal: Penyediaan kuota khusus lapak usaha dan prioritas rekrutmen tenaga kerja bagi warga sekitar Kalimalang.
  • Lokasi Strategis: Terletak di Jalan KH Noer Ali (Kalimalang), diproyeksikan menjadi ikon wisata kuliner baru di Kota Bekasi.
  • Kolaborasi: Pendampingan usaha melalui lokakarya dan kemitraan dengan brand lokal.

​PT Mitra Patriot (Perseroda) memastikan pengembangan kawasan Wisata Kuliner Kontainer di Jalan KH Noer Ali (Kalimalang), Kota Bekasi, tidak hanya berfokus pada penyewaan lahan, tetapi juga mengutamakan standar keamanan pangan dan dampak ekonomi bagi warga sekitar.

Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Kota Bekasi ini berkomitmen menerapkan sistem pengendalian mutu yang ketat serta membuka lapangan kerja bagi masyarakat lokal.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

​Bagaimana Standar Mutu dan Keamanan Pangan Diterapkan?

​Kualitas produk dan higienitas menjadi sorotan utama dalam pengembangan destinasi kuliner ini. Manajemen PT Mitra Patriot menegaskan bahwa seluruh gerai makanan dan minuman wajib mematuhi standar operasional prosedur (SOP) yang telah ditetapkan demi kenyamanan konsumen.

​”PT Mitra Patriot telah menetapkan sistem pengendalian yang komprehensif untuk memastikan semua usaha kuliner di kawasan mengikuti standar yang berlaku,” kata Direktur Utama PT Mitra Patriot, David Hendradjid kepada Jurnalis RakyatBekasi.Com saat ditemui di Bekasi Selatan, Kamis (22/01/2026).

​David menjelaskan, langkah konkret yang akan diambil meliputi:

  • ​Pemantauan (monitoring) berkala terhadap operasional tenant.
  • ​Pelatihan khusus mengenai keamanan pangan (food safety).
  • ​Penyusunan panduan operasional standar bagi para pengusaha kuliner.

​Apa Bentuk Dukungan Bagi UMKM dan Pengusaha Kuliner?

​Selain menyediakan infrastruktur fisik berupa kontainer yang estetik, PT Mitra Patriot juga merancang program inkubasi bisnis. Tujuannya adalah agar para pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) dapat naik kelas dan memiliki daya saing yang kuat.

​”Kami tidak hanya menyediakan tempat usaha, tetapi juga berkomitmen untuk meningkatkan kapasitas para pengusaha,” tegas David.

​Bentuk dukungan tersebut meliputi program kolaborasi dan pendampingan, seperti:

  • ​Penyelenggaraan lokakarya (workshop) kewirausahaan.
  • ​Fasilitasi kemitraan dengan jenama (brand) lokal terkemuka.
  • ​Pembinaan pengembangan produk khusus.

​Apakah Ada Prioritas Kerja untuk Warga Sekitar?

​Menanggapi isu sosial dan lingkungan, David memastikan bahwa kehadiran Wisata Kuliner Kontainer Kalimalang harus memberikan efek berganda (multiplier effect) bagi ekonomi warga di lingkungan RT/RW setempat. Komunikasi intensif dengan tokoh masyarakat telah dilakukan untuk memastikan keselarasan tujuan.

​”Kami akan memberikan kuota khusus bagi pengusaha kuliner lokal dan prioritas pekerjaan bagi warga sekitar,” tambahnya.

​Langkah ini diambil sebagai bentuk tanggung jawab sosial perusahaan dan upaya menjaga kondusivitas lingkungan.

Dengan adanya musyawarah dan saluran komunikasi yang terbuka, proyek ini diharapkan menjadi percontohan pengembangan kawasan usaha yang inklusif dan bermanfaat bagi kemajuan Kota Bekasi.

​Kehadiran pusat kuliner baru ini diharapkan dapat mendongkrak Pendapatan Asli Daerah (PAD) sekaligus menjadi destinasi favorit warga Kota Bekasi. Sinergi antara BUMD, pengusaha, dan masyarakat menjadi kunci keberhasilan proyek ini.

Warga Bekasi, dukung terus pengembangan UMKM lokal dengan berwisata kuliner di dalam kota!


Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Wali Kota Bekasi Satukan Nomenklatur Biskita Menjadi Trans Beken
Polisi Bekuk Sejoli Pembuang Bayi di Apartemen Mutiara Bekasi
GMNI Kritik Keras Wali Kota Jaktim Soal Polusi Udara di Kawasan Industri Pulogadung
Wali Kota Bekasi Tri Adhianto Resmikan Jembatan Melengkung Wisata Air Kalimalang
Tolak Operasional Bus Trans Bekasi Keren, Sopir Angkot Blokade Jalan Ahmad Yani
Resmi Mengaspal, Pemkot Bekasi Gratiskan Trans Beken Selama Sebulan
Wali Kota Tri Adhianto Resmikan Bus Trans Bekasi Keren Rute Harapan Indah-Terminal Induk
Markus Gea Soroti Dampak Dualisme Tinju Amatir Indonesia

Berita Terkait

Rabu, 11 Februari 2026 - 11:24 WIB

Wali Kota Bekasi Satukan Nomenklatur Biskita Menjadi Trans Beken

Selasa, 10 Februari 2026 - 18:45 WIB

Polisi Bekuk Sejoli Pembuang Bayi di Apartemen Mutiara Bekasi

Selasa, 10 Februari 2026 - 16:20 WIB

GMNI Kritik Keras Wali Kota Jaktim Soal Polusi Udara di Kawasan Industri Pulogadung

Selasa, 10 Februari 2026 - 11:58 WIB

Tolak Operasional Bus Trans Bekasi Keren, Sopir Angkot Blokade Jalan Ahmad Yani

Selasa, 10 Februari 2026 - 11:45 WIB

Resmi Mengaspal, Pemkot Bekasi Gratiskan Trans Beken Selama Sebulan

Berita Terbaru

Ketua Komisi II DPRD Kota Bekasi, Latu Har Hary.

Parlementaria

DPRD Tagih Komitmen Wali Kota Bekasi Soal Modernisasi Angkot

Rabu, 11 Feb 2026 - 11:07 WIB

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca