Kabar duka menyelimuti dunia sepak bola Indonesia. Salah satu bek tengah legendaris Tim Nasional (Timnas), Warta Kusuma, telah mengembuskan napas terakhirnya pada Senin (28/07/2025) dini hari.
Almarhum berpulang ke Rahmatullah pada pukul 02.15 WIB di usia 63 tahun, di kediamanannya di Kampung Pintu Air, Kecamatan Bekasi Utara, Kota Bekasi.
Kepergiannya meninggalkan lubang besar, tidak hanya bagi keluarga besar sepak bola nasional, tetapi juga bagi Kota Bekasi yang menjadi tempatnya mendedikasikan sisa hidupnya untuk pembinaan.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Maestro Lini Belakang” Telah Tiada
Warta Kusuma adalah nama yang tak terpisahkan dari era keemasan Timnas Indonesia pada periode 1980-an hingga awal 1990-an. Berkat ketangguhan, ketenangan, dan kemampuannya membaca permainan, ia dijuluki sebagai “Maestro Lini Belakang Timnas”.
Selama kariernya, ia menjadi palang pintu andalan skuad Garuda dalam berbagai ajang internasional bergengsi, termasuk turnamen Piala Kemerdekaan dan kampanye Pra-Piala Dunia. Gayanya yang tanpa kompromi namun tetap sportif membuatnya disegani kawan maupun lawan.
Sosok Rendah Hati dan Pilar Sepak Bola
Di luar lapangan, Warta Kusuma dikenal sebagai pribadi yang rendah hati dan menjadi panutan bagi para pemain muda. Kenangan ini disampaikan oleh Nur Alim, legenda Timnas Indonesia lainnya yang juga berasal dari Bekasi.
“Keluarga besar sepak bola Indonesia kehilangan salah satu pilar terbaiknya. Almarhum adalah sosok senior yang rendah hati namun sangat tangguh di lapangan. Beliau adalah inspirasi bagi kami semua,” ujar Nur Alim dengan nada duka.
Banyak pihak mengenang almarhum tidak hanya sebagai pemain hebat, tetapi juga sebagai mentor yang tak pelit berbagi ilmu dan pengalaman.
Dedikasi Tak Terputus untuk Sepak Bola Bekasi
Setelah gantung sepatu, kecintaan Warta Kusuma pada sepak bola tidak pernah padam. Ia memilih untuk kembali ke kampung halamannya dan mengabdikan diri pada pengembangan talenta-talenta muda di Kota Bekasi.
Jabatan terakhir yang diembannya adalah sebagai Direktur Teknik (Dirtek) Asosiasi Kota (Askot) PSSI Kota Bekasi. Dalam perannya ini, ia bertanggung jawab merancang kurikulum pembinaan usia dini dan memajukan kualitas sepak bola di Kota Patriot.
Informasi mengenai prosesi pemakaman akan disampaikan lebih lanjut oleh pihak keluarga. Rumah duka beralamat di Kampung Pintu Air, RT 03/RW 04, Kelurahan Harapan Mulya, Kecamatan Bekasi Utara, Kota Bekasi.
Kepergian Warta Kusuma adalah kehilangan besar. Namun, warisan dan dedikasinya akan terus hidup dalam setiap jengkal kemajuan sepak bola Indonesia, khususnya di Kota Bekasi.
Selamat jalan, Maestro. Jasamu untuk Merah Putih dan Kota Bekasi akan selalu dikenang.
Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
















