Optimis Penuhi Sanksi KLHK, DLH Kota Bekasi Mulai Garap Sanitary Landfill TPA Sumurbatu

- Jurnalis

Kamis, 22 Mei 2025 - 12:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Bekasi, Yudianto.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Bekasi, Yudianto.

Pemerintah Kota Bekasi melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) menargetkan penerapan metode Sanitary Landfill di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Sumurbatu, Bantargebang, dalam waktu enam bulan ke depan.

Langkah ini dilakukan sebagai respons terhadap larangan metode Open Dumping yang telah ditetapkan oleh Pemerintah Pusat melalui Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK).

Saat ini, TPA Sumurbatu masih menggunakan sistem pembuangan sampah terbuka, yang dinilai tidak ramah lingkungan dan berpotensi mencemari tanah serta air tanah di sekitarnya.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kepala DLH Kota Bekasi, Yudianto, mengungkapkan bahwa pihaknya telah menerima sanksi administratif dari KLHK dan diberikan tenggat waktu untuk beralih ke metode yang lebih modern.

“Kaitan dengan hal tersebut sudah kita tindaklanjuti dengan beberapa tahapan dan progress. Sekarang memang kita tidak bisa seperti membalikkan tangan, butuh pekerjaan konstruksi dan proses yang cukup panjang,” ujar Kepala DLH Kota Bekasi, Yudianto, Kamis (22/05/2025).

DLH Kota Bekasi, kata dia, telah memulai tahap perencanaan, termasuk penyusunan Detail Engineering Design (DED) dan persiapan tender proyek rekonstruksi.

Proses lelang tender telah diumumkan melalui Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE), dengan harapan dapat segera menunjuk pihak yang bertanggung jawab atas pekerjaan konstruksi.

“Mungkin dalam satu sampai tiga bulan ke depan sudah memasuki tahap DED, kemudian lanjut ke proses tender konstruksi yang kurang lebih memakan waktu satu bulan,” tuturnya.

Jika sesuai jadwal, eksekusi fisik proyek akan dimulai pada Juli atau awal Agustus 2025, dengan optimisme tinggi bahwa target enam bulan dapat tercapai.

Pemerintah Kota Bekasi telah mengalokasikan Rp200 miliar untuk mendukung peralihan metode pengelolaan sampah di TPA Sumurbatu.

Dana ini akan digunakan untuk pengadaan lahan baru, pembangunan Sanitary Landfill, serta peningkatan akses jalan menuju lokasi pembuangan.

“Kami sudah mengajukan anggaran, termasuk Rp200 miliar dan Rp45 miliar tambahan. Alhamdulillah, yang baru disetujui adalah Rp20 miliar, dan segera akan dieksekusi untuk pembangunan Sanitary Landfill serta akses jalannya,” tutup Yudianto.

Sebelumnya Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, telah menginstruksikan DLH dan jajaran terkait untuk mencari solusi terbaik bagi pengelolaan sampah di TPA Sumurbatu.

Selain penerapan Sanitary Landfill, Pemkot Bekasi juga berencana mengoptimalkan pengelolaan sampah dari hulu, termasuk program bank sampah dan pemanfaatan maggot untuk limbah organik.

“Kami harus tetap optimis, walaupun memang butuh waktu. Tapi minimal kita melaksanakan apa yang menjadi ketentuan sanksi administrasi dan memastikan pengelolaan sampah lebih berkelanjutan,” tuturnya singkat.


Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

PSU Ditahan 13 Tahun, Warga Grand Galaxy City Bekasi Demo Tolak Parkir Berbayar
Pasca Kecelakaan, KRL Bekasi Timur-Cikarang Mulai Uji Coba Jelang Operasional
Lumpuh Total! Stasiun Bekasi Timur Tutup Imbas Tabrakan KRL vs KA Argo Bromo Anggrek
Evaluasi Tabrakan Maut, Pemkot Bekasi Bakal Hapus 4 Perlintasan Sebidang!
Pilu Keluarga Korban Tewas Laka KRL Bekasi: Jenazah Guru SDN Pejagan 11 Pulogebang Tiba di Cikarang
Tabrakan KA Bekasi Timur: Basarnas Evakuasi 3 Korban Terjepit KRL
Tragedi KA Bromo Anggrek: Stasiun Bekasi Timur Lumpuh Total!
Dirut KAI Update Korban Tabrakan KA di Stasiun Bekasi Timur: 7 Tewas dan 81 Luka-Luka

Berita Terkait

Rabu, 29 April 2026 - 20:11 WIB

PSU Ditahan 13 Tahun, Warga Grand Galaxy City Bekasi Demo Tolak Parkir Berbayar

Rabu, 29 April 2026 - 14:02 WIB

Pasca Kecelakaan, KRL Bekasi Timur-Cikarang Mulai Uji Coba Jelang Operasional

Rabu, 29 April 2026 - 10:18 WIB

Lumpuh Total! Stasiun Bekasi Timur Tutup Imbas Tabrakan KRL vs KA Argo Bromo Anggrek

Rabu, 29 April 2026 - 09:55 WIB

Evaluasi Tabrakan Maut, Pemkot Bekasi Bakal Hapus 4 Perlintasan Sebidang!

Selasa, 28 April 2026 - 13:30 WIB

Pilu Keluarga Korban Tewas Laka KRL Bekasi: Jenazah Guru SDN Pejagan 11 Pulogebang Tiba di Cikarang

Berita Terbaru

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x