TPA Sumurbatu Menuju Metode Sanitary Landfill, DLH Kota Bekasi Usulkan Anggaran Bertahap

- Jurnalis

Minggu, 25 Mei 2025 - 20:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Antrean Truk Sampah mengular tak bisa buang muatan di TPA Sumurbatu, Jumat (28/03/2025).

Antrean Truk Sampah mengular tak bisa buang muatan di TPA Sumurbatu, Jumat (28/03/2025).

Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bekasi mengungkapkan bahwa Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Sumurbatu, Bantargebang, akan beralih ke metode Sanitary Landfill setelah mendapat sanksi administratif dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK). Pemerintah Kota Bekasi telah mengajukan anggaran Rp200 miliar untuk mendukung transisi ini.

TPA Sumurbatu sebelumnya masih menggunakan metode Open Dumping, yang kini telah dilarang oleh pemerintah pusat karena berpotensi mencemari lingkungan.

Kepala DLH Kota Bekasi, Yudianto, menyatakan bahwa Pemkot Bekasi memiliki waktu enam bulan untuk menutup sistem Open Dumping dan beralih ke Sanitary Landfill.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kami telah menindaklanjuti dengan beberapa tahapan dan progres. Kami mengusulkan anggaran sekitar Rp200 miliar ke Pemerintah Daerah, dengan tambahan Rp45 miliar untuk pembangunan Sanitary Landfill,” ujar Kepala DLH Kota Bekasi, Yudianto kepada rakyatbekasi.com, dikutip Minggu (25/05/2025).

Saat ini, Pemkot Bekasi telah merealisasikan Rp20 miliar dari anggaran yang diusulkan untuk tahap awal pembangunan Sanitary Landfill dan perbaikan akses jalan menuju TPA.

“Dana awal Rp20 miliar ini dibagi menjadi dua pekerjaan, yaitu pembangunan Sanitary Landfill dan perbaikan Jalan Lingkar serta akses ke TPA,” jelas Yudianto.

Selain itu, Pemkot Bekasi juga tengah memproses pembebasan lahan baru seluas 1,5 hektar untuk mendukung proyek ini. Anggaran tambahan sebesar Rp15 miliar telah diajukan melalui Anggaran Belanja Tambahan (ABT) untuk kelanjutan pembangunan.

Untuk memastikan keberlanjutan proyek, Pemkot Bekasi juga mengajukan Rp123 miliar ke Pemerintah Provinsi Jawa Barat guna mendukung Landfill Mining, yang bertujuan mengolah sampah lama menjadi material yang lebih ramah lingkungan.

“Kami sudah memiliki Detail Engineering Desain (DED) dan Feasibility Study (FS), sehingga tinggal eksekusi konstruksi,” tambah Yudianto.

Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, telah menginstruksikan DLH dan jajaran terkait untuk mencari solusi terbaik bagi pengelolaan sampah di TPA Sumurbatu.

“Kami harus bergerak cepat agar transisi ini berjalan sesuai target dan tidak mengganggu sistem pengelolaan sampah kota,” tegas Mas Tri sapaan akrabnya.


Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Penataan Pasar Baru Bekasi: Wali Kota Tri Adhianto Kaji Eskalator dan Awning Rooftop demi Kenyamanan
Perpustakaan Modern Bekasi Dirombak, Target Beroperasi 2027
753 RW di Kota Bekasi Belum Cairkan Dana Hibah Rp100 Juta
Realisasi Lingkar RW Beken Melonjak, 267 RW Sudah Nikmati Dana Rp100 Juta
Pemkot Bekasi Prioritaskan Pembangunan Pos Damkar Bekasi Timur pada 2027
Kemarau Landa Kota Bekasi, Perumda Tirta Patriot Jamin Air Tak Mati Total
Wali Kota Bekasi Resmi Ambil Alih Aset Perumda Tirta Bhagasasi, Layanan Air Bersih Siap Ditingkatkan
Debit Kali Bekasi Susut, Wali Kota Tri Adhianto Imbau Warga Hemat Air
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

0 Comments

Berita Terkait

Selasa, 21 Juli 2026 - 14:28 WIB

Penataan Pasar Baru Bekasi: Wali Kota Tri Adhianto Kaji Eskalator dan Awning Rooftop demi Kenyamanan

Selasa, 21 Juli 2026 - 14:07 WIB

Perpustakaan Modern Bekasi Dirombak, Target Beroperasi 2027

Selasa, 21 Juli 2026 - 13:14 WIB

753 RW di Kota Bekasi Belum Cairkan Dana Hibah Rp100 Juta

Selasa, 21 Juli 2026 - 12:19 WIB

Realisasi Lingkar RW Beken Melonjak, 267 RW Sudah Nikmati Dana Rp100 Juta

Senin, 20 Juli 2026 - 15:37 WIB

Kemarau Landa Kota Bekasi, Perumda Tirta Patriot Jamin Air Tak Mati Total

Berita Terbaru

ARSITEK NEGARA: Suasana hiruk-pikuk aktivitas masyarakat dan lalu lintas di sekitar Jalan R.P. Soeroso, kawasan Menteng, Jakarta Pusat. Jalan protokol bersejarah ini diabadikan untuk menghormati Pahlawan Nasional Raden Panji Soeroso, Wakil Ketua BPUPKI sekaligus Gubernur Jawa Tengah pertama yang meletakkan fondasi tangguh birokrasi pada masa awal kemerdekaan Republik Indonesia. (Foto: Ilustrasi/RakyatBekasi.com)

Ekstra

Sejarah Jalan R.P. Soeroso: Sang Arsitek Kemerdekaan RI

Selasa, 21 Jul 2026 - 16:54 WIB

Sejumlah pekerja tengah menyelesaikan tahap konstruksi fisik proyek Gedung Perpustakaan Modern Kota Bekasi di Eks Gedung Dinas Kesehatan, Jalan Jenderal Sudirman, Selasa (21/07/2026). Bangunan ini tengah melalui tahap re-desain agar lebih modern dan inklusif.

Bekasi

Perpustakaan Modern Bekasi Dirombak, Target Beroperasi 2027

Selasa, 21 Jul 2026 - 14:07 WIB

Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kota Bekasi, Yudianto, saat memberikan keterangan terkait lonjakan realisasi pencairan dana hibah Program Lingkar RW Beken yang kini telah dinikmati oleh 267 RW di Kota Bekasi, Selasa (21/07/2026).

Bekasi

753 RW di Kota Bekasi Belum Cairkan Dana Hibah Rp100 Juta

Selasa, 21 Jul 2026 - 13:14 WIB

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x