Polisi Amankan Delapan Pelaku Pengrusakan Gedung Paripurna DPRD Kota Bekasi

- Jurnalis

Rabu, 26 Maret 2025 - 17:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kasat Reskrim Polres Metro Bekasi Kota, Kompol Binsar Hatorangan.

Kasat Reskrim Polres Metro Bekasi Kota, Kompol Binsar Hatorangan.

Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Metro Bekasi Kota mengamankan delapan orang pemuda yang diduga terlibat dalam aksi pengrusakan fasilitas Gedung DPRD Kota Bekasi.

Pengrusakan terjadi pada Selasa (25/03/2025) saat sekelompok massa melakukan aksi demonstrasi menolak revisi Undang-Undang TNI.

Kedelapan pemuda tersebut diamankan langsung di lokasi kejadian. Dari hasil identifikasi, lima orang di antaranya merupakan warga Kota Bekasi, sementara tiga lainnya berasal dari luar daerah.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kasat Reskrim Polres Metro Bekasi Kota, Kompol Binsar Hatorangan, menjelaskan bahwa insiden tersebut bermula ketika sekelompok massa yang mengenakan pakaian serba hitam dan mengatasnamakan diri sebagai “Masyarakat Sipil Bekasi Raya” menggeruduk Gedung DPRD Kota Bekasi.

Massa tiba di gedung tersebut sekitar pukul 16.00 WIB dan mencoba masuk ke ruang paripurna.

“Kelompok massa ini menyerukan penolakan terhadap revisi UU TNI. Mereka mencoba masuk dan menimbulkan kerusakan, termasuk di pintu depan paripurna, papan nama anggota dewan yang patah, hingga barang-barang yang berserakan di lokasi,” jelas Kompol Binsar kepada awak media di Mapolrestro Bekasi Kota, Rabu (26/03/2025).

Delapan orang pemuda tersebut diamankan sekitar pukul 19.00 WIB. Hingga kini, mereka tengah menjalani pemeriksaan intensif oleh pihak kepolisian untuk mendalami keterlibatan dan motif di balik aksi tersebut.

“Gelaran perkara akan dilakukan hari ini sebagai tindak lanjut dari laporan resmi yang diajukan DPRD Kota Bekasi terkait pengrusakan barang secara bersama-sama. Kami juga mendalami adanya dugaan penghasutan dalam aksi ini,” ungkap Kompol Binsar.

Aksi anarkis tersebut mengakibatkan kerusakan sejumlah fasilitas di Gedung DPRD Kota Bekasi.

Kerusakan mencakup pintu depan ruang paripurna, sensor gedung, papan nama anggota dewan yang rusak dan patah, serta berbagai fasilitas lainnya yang berserakan akibat insiden ini.

Kompol Binsar memastikan bahwa pihak kepolisian akan memproses kasus ini secara profesional sesuai hukum yang berlaku.

Ia menyebut bahwa tindakan tegas akan dilakukan untuk memberikan efek jera, sehingga kejadian serupa tidak terulang di masa depan.

“Kasus ini menjadi prioritas untuk ditangani segera. Kami memastikan para pelaku bertanggung jawab atas tindakan mereka, dan hukum akan ditegakkan tanpa pandang bulu,” tegasnya.

Kasus ini menyoroti pentingnya menjaga kedamaian dan ketertiban di Kota Bekasi.

Pihak kepolisian mengimbau masyarakat untuk menyampaikan aspirasi dengan cara yang sesuai aturan dan tidak melibatkan tindakan anarkis atau destruktif.

“Kami mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjaga keamanan dan ketertiban Kota Bekasi.

Sampaikan aspirasi secara damai tanpa merusak fasilitas negara yang menjadi milik bersama,” tutup Kompol Binsar.

Dengan penyelidikan yang sedang berlangsung, diharapkan kasus ini dapat segera memberikan kejelasan, sehingga para pelaku bertanggung jawab atas perbuatannya dan menciptakan rasa aman bagi masyarakat Kota Bekasi.


Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ustadz AAM Ajak Warga Ramaikan ‘Aksi Bekasi Bersama Palestina Jilid 6’ di Arena CFD
17 Korban Tabrakan KA di Bekasi Timur Masih Jalani Perawatan di RSUD CAM
Tolak PHK! 15 Ribu Buruh FSPMI Bekasi Kepung Jakarta
Raup Rp 2,5 Miliar, Ratusan Bank Sampah Kota Bekasi Justru Mandek?
Tragedi Bekasi Timur: Pemkot Sudah Dua Kali Ajukan Palang Pintu Sejak 2022
Terdesak Aturan, Pemkot Bekasi Batasi Belanja Pegawai 2027
Imbas Tragedi Kereta, Pemkot Bekasi Kebut Pembebasan Lahan Fly Over Bulak Kapal
PSU Ditahan 13 Tahun, Warga Grand Galaxy City Bekasi Demo Tolak Parkir Berbayar
5 1 vote
Article Rating
Subscribe
Notify of

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

2 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

Berita Terkait

Jumat, 1 Mei 2026 - 18:40 WIB

Ustadz AAM Ajak Warga Ramaikan ‘Aksi Bekasi Bersama Palestina Jilid 6’ di Arena CFD

Jumat, 1 Mei 2026 - 13:48 WIB

17 Korban Tabrakan KA di Bekasi Timur Masih Jalani Perawatan di RSUD CAM

Jumat, 1 Mei 2026 - 12:35 WIB

Tolak PHK! 15 Ribu Buruh FSPMI Bekasi Kepung Jakarta

Kamis, 30 April 2026 - 15:47 WIB

Raup Rp 2,5 Miliar, Ratusan Bank Sampah Kota Bekasi Justru Mandek?

Kamis, 30 April 2026 - 13:08 WIB

Terdesak Aturan, Pemkot Bekasi Batasi Belanja Pegawai 2027

Berita Terbaru

Rombongan massa buruh dari Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI) Bekasi mengenakan seragam biru saat melakukan konvoi sepeda motor menyusuri jalur Kalimalang menuju Jakarta. Pergerakan ini merupakan bagian dari aksi peringatan Hari Buruh Internasional (May Day), Jumat (01/05/2026). (Foto: Istimewa/RakyatBekasi.Com)

Bekasi

Tolak PHK! 15 Ribu Buruh FSPMI Bekasi Kepung Jakarta

Jumat, 1 Mei 2026 - 12:35 WIB

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x