JAKARTA – Musyawarah Nasional (Munas) XI Majelis Ulama Indonesia (MUI) telah rampung dengan menghasilkan keputusan strategis bagi masa depan umat. Rapat Pleno XII yang digelar pada Sabtu (22/11/2025) secara resmi menetapkan struktur kepemimpinan dan susunan pengurus MUI 2025-2030.
Dalam keputusan tersebut, KH Anwar Iskandar kembali menerima amanah umat untuk menjabat sebagai Ketua Umum. Ia akan didampingi oleh sosok ulama sepuh sekaligus Wakil Presiden ke-13 RI, KH Ma’ruf Amin, yang menduduki posisi sentral sebagai Ketua Dewan Pertimbangan MUI.
Mufakat Tim Formatur: Representasi Ulama dan Cendekiawan
Penetapan struktur baru ini tidak dilakukan melalui voting terbuka, melainkan melalui mekanisme musyawarah mufakat yang sejuk dan bermartabat. Proses ini dipimpin oleh tim formatur yang beranggotakan 19 orang di bawah komando Ketua SC Munas XI, KH Masduki Baidlowi.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Menurut Masduki, penyusunan pengurus kali ini dilakukan dengan sangat cermat dan hati-hati.
“Tim formatur bekerja berdasarkan pedoman organisasi yang ketat untuk memastikan representasi ulama, zuama, dan cendekiawan yang kompeten,” tegas Masduki saat memimpin sidang penetapan.
Formasi “The Dream Team” Lintas Ormas
Struktur kepengurusan MUI periode 2025-2030 dinilai banyak pihak sebagai “The Dream Team” karena berhasil mengakomodasi kekuatan besar organisasi kemasyarakatan (Ormas) Islam di Indonesia, khususnya Nahdlatul Ulama (NU) dan Muhammadiyah.
Keseimbangan ini terlihat jelas pada posisi Wakil Ketua Umum (Waketum) yang diisi oleh trio tokoh berpengaruh:
- KH Marsudi Syuhud
- Buya Anwar Abbas
- KH M Cholil Nafis
Sorotan khusus tertuju pada masuknya KH Cholil Nafis ke jajaran Waketum. Sebelumnya menjabat sebagai Ketua Bidang Dakwah, promosi Kiai Cholil dinilai sebagai langkah regenerasi strategis. Sosoknya yang aktif di ruang publik dan responsif terhadap isu-isu kontemporer diharapkan membawa angin segar bagi MUI.
Sementara itu, posisi “dapur pacu” organisasi atau Sekretaris Jenderal (Sekjen) masih dipercayakan kepada petahana, Buya Amirsyah Tambunan.
Bertabur Tokoh Nasional dan Pakar Hukum
Kekuatan MUI periode ini juga terlihat dari jajaran Dewan Pertimbangan dan Ketua Bidang yang diisi oleh figur-figur berkaliber nasional. Mulai dari Imam Besar Masjid Istiqlal Prof Nasaruddin Umar, hingga pakar hukum tata negara sekelas Prof Jimly Asshidiqie dan Prof Hamdan Zoelva.
Tak ketinggalan, politisi senior yang peduli pada isu keumatan seperti Tamsil Linrung dan Nusron Wahid (diamanahi sebagai Ketua Bidang Penanggulangan Bencana) turut memperkuat barisan khidmat para ulama ini.
Daftar Lengkap Susunan Pengurus MUI 2025-2030
Berikut adalah rincian lengkap struktur kepemimpinan Majelis Ulama Indonesia untuk lima tahun ke depan:
A. DEWAN PIMPINAN HARIAN
- Ketua Umum: KH Anwar Iskandar
- Wakil Ketua Umum:
- KH M Cholil Nafis
- Buya Anwar Abbas
- KH Marsudi Syuhud
- Sekretaris Jenderal: Buya Amirsyah Tambunan
- Bendahara Umum: H Misbahul Ulum
- Bendahara:
- Rudi Mas’ud
- Diana Dewi
- Trisna Ningsih Yuliati
- Yayat Sujatna
- Jojo Sutrisna
- Iddy Mujayyad
B. DEWAN PERTIMBANGAN
- Ketua: KH Ma’ruf Amin
- Wakil Ketua:
- Prof Nasaruddin Umar
- KH Afifuddin Muhadjir
- Prof Jimly Asshidiqie
- Prof Hamdan Zoelva
- Prof Syafiq Mughni
- Buya Basri Bermanda
- KH Abdullah Jaidi
- Tamsil Linrung
- Prof Amany Lubis
- Dr Badriyah Fayumi
- Yusnar Yusuf
- Prof Masykuri Abdillah
- Fasli Jalal
- Prof Masnun Tahir
- KH Muhyiddin Junaidi
- Muhammad Syarfi Hutauruk
- KH Sa’ad Ibrahim
- Sekretaris: KH Zainut Tauhid Sa’adi
- Wakil Sekretaris:
- KH Zulfa Mustofa
- Prof Nadratuzzaman Hosein
- Prof Ahmad Muzakki
- Dr Sabriati Aziz
- Siti Aisyah
- Prof Valina Singka Subekti
- Prof Moh Mukri
- KH Sodikun
- KH Nasirul Haq
C. KETUA BIDANG & WASEKJEN
- Bidang Fatwa: Prof KH Asrorun Ni’am Sholeh (Ketua), Dr Aminuddin Yaqub (Wasekjen)
- Bidang Fatwa Metodologi: Gusrizal Gazahar (Ketua), Muhammad Ziyad (Wasekjen)
- Bidang Infokom: Masduki Baidlowi (Ketua), Asrori S Karni (Wasekjen)
- Bidang Dakwah: KH Abdul Manan Ghani (Ketua), Arif Fahrudin (Wasekjen)
- Bidang Kerukunan: Abdul Moqsith Ghazali (Ketua), Sarmidi Husna (Wasekjen)
- Bidang Ekonomi: M. Azrul Tanjung (Ketua), Hazuarli Halim (Wasekjen)
- Bidang Luar Negeri: Prof Sudarnoto Abdul Hakim (Ketua), Safira Machrusah (Wasekjen)
- Bidang Ekonomi Syariah: KH Sholahuddin Al Aiyub (Ketua), KH Bukhori Muslim (Wasekjen)
- Bidang Kesehatan: Fasli Jalal (Ketua), dr Muhammad Adib Khumaidi (Wasekjen)
- Bidang Seni Budaya: H Pasni Rusli (Ketua), Erick Yusuf (Wasekjen)
- Bidang Pendidikan: Prof Faisol Nasar Bin Madi (Ketua), Armai Arief (Wasekjen)
- Bidang Perempuan, Remaja, dan Keluarga (PRK): Dr Siti Ma’rifah (Ketua), Nilmayetti Nusri (Wasekjen)
- Bidang Kajian: Prof Utang Ranuwijaya (Ketua), KH Ali M Abdillah (Wasekjen)
- Bidang Hukum: Wahiduddin Adams (Ketua), Ihsan Tanjung (Wasekjen)
- Bidang Pesantren: KH Fahrur Rozi Burhan (Ketua), KH Chaerul Shaleh Rasyid (Wasekjen)
- Bidang Ukhuwah: Zaitun Rasmin (Ketua), Dr Syamsul Qomar (Wasekjen)
- Bidang Penanggulangan Bencana: Nusron Wahid (Ketua), KH Mabroer MS (Wasekjen)
- Bidang Halal: Masyhuril Khamis (Ketua), Rofiqul Umam Ahmad (Wasekjen)
- Bidang Filantropi: Prof Noor Achmad (Ketua), Rahmat Hidayat (Wasekjen)
Dukung Terus Peran Ulama!
Bagikan informasi susunan pengurus baru ini kepada kerabat dan kolega Anda agar umat mengetahui siapa saja figur yang akan mengawal moral bangsa lima tahun ke depan.
Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.




































