RW 012 Bantah Isu Banjir Kiriman di Griya Bintara Bekasi

- Jurnalis

Jumat, 23 Januari 2026 - 13:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sejumlah pengendara motor terpaksa menerobos banjir setinggi 90 cm di Jalan Bintara Raya, Kecamatan Bekasi Barat, yang menghambat akses menuju Jakarta, Kamis (22/01/2026).

Sejumlah pengendara motor terpaksa menerobos banjir setinggi 90 cm di Jalan Bintara Raya, Kecamatan Bekasi Barat, yang menghambat akses menuju Jakarta, Kamis (22/01/2026).

Poin Utama:

  • Bantahan Tegas: Pengurus RW 012 Griya Bintara menyangkal narasi banjir di wilayahnya merupakan kiriman dari Bintara Jaya, Bintara 17, atau Bintara 14.
  • Fakta Teknis: Aliran air dari Bintara 17 mengarah ke Kali Cakung (Duta Kranji), sedangkan Bintara Jaya mengalir ke Kali Bong (Grand Prima).
  • Imbauan Data: Publik dan media diminta memverifikasi kontur wilayah serta peta drainase sebelum menyebarkan informasi agar tidak menyesatkan.

BEKASI BARAT – Pengurus RW 012 Perumahan Griya Bintara menepis keras pemberitaan yang menyebut banjir di wilayah mereka disebabkan oleh kiriman air dari kawasan tetangga seperti Bintara Jaya, Bintara 17, dan Bintara 14.

Bantahan ini disampaikan berdasarkan fakta teknis lapangan dan pemetaan jalur drainase yang dinilai tidak memiliki keterhubungan langsung dengan wilayah-wilayah tersebut.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

​Apakah Benar Banjir Griya Bintara Berasal dari Bintara 17?

​Secara teknis kontur tanah dan sistem pembuangan air, klaim tersebut dinyatakan tidak berdasar. Pengurus RW 012 Bidang Pembangunan, Josef, menjelaskan bahwa jalur air dari wilayah Bintara 17 dan Bintara 14 memiliki muara yang berbeda dan menjauh dari Griya Bintara.

​”Secara kontur dan arah aliran, tidak pernah ada air dari Bintara 17 yang mengarah ke Pondok Cipta apalagi ke Griya Bintara. Itu fakta teknis yang bisa dilihat dari pemetaan wilayah,” kata Josef kepada Jurnalis RakyatBekasi.Com di Sekretariat RW 012 Griya Bintara, Kamis (22/01/2026).

​Josef memaparkan data lapangan bahwa aliran air dari Bintara 17 dan 14 justru mengarah ke sistem drainase Kali Cakung di kawasan Duta Kranji.

Bahkan, sebagian debit air lainnya dialirkan menuju arah Jalan Baru (I Gusti Ngurah Rai), sehingga tidak logis jika dikaitkan dengan genangan di Griya Bintara.

​Bagaimana Jalur Aliran Air dari Bintara Jaya?

​Selain isu dari Bintara 17, narasi yang menyudutkan kawasan Bintara Jaya sebagai penyebab banjir juga dinilai keliru.

Josef menegaskan bahwa kawasan Bintara Jaya, khususnya area Mas Naga, memiliki sistem sungai tersendiri yang terpisah total dari jaringan drainase Griya Bintara.

​Berikut adalah rincian jalur air dari kawasan tersebut:

  • Sumber Aliran: Kawasan Bintara Jaya dan Mas Naga.
  • Jalur Utama: Mengalir melalui Kali Bong.
  • Muara: Berakhir di depan Perumahan Grand Prima Bintara.

​”Tidak ada jalur air dari sana ke Griya Bintara,” tegas Josef kembali.

Pihaknya menyayangkan adanya informasi yang dibangun tanpa verifikasi lapangan yang memadai, sehingga menciptakan kesan bahwa banjir di wilayahnya adalah akibat kegagalan pengelolaan air di wilayah tetangga.

​Mengapa Verifikasi Data Drainase Sangat Penting?

​Pemberitaan yang tidak berbasis data teknis dikhawatirkan dapat memicu gesekan antarwilayah dan menyesatkan persepsi publik terhadap kinerja penanganan banjir di Kota Bekasi.

Josef menekankan bahwa isu lingkungan dan infrastruktur harus dibahas berdasarkan peta blue print drainase yang valid.

​Menurutnya, narasi “banjir kiriman” yang beredar saat ini terkesan dipaksakan dan minim pemahaman teknis sipil.

Pihak RW 012 berharap agar setiap informasi terkait bencana hidrometeorologi dapat disajikan secara objektif demi solusi yang tepat sasaran.

​Pihak RW 012 Griya Bintara meminta agar seluruh pihak lebih berhati-hati dalam menyebarkan informasi dan fokus pada perbaikan infrastruktur internal masing-masing wilayah tanpa saling menyalahkan tanpa dasar.

Punya informasi terkait titik banjir atau saluran mampet di lingkungan Anda? Laporkan segera melalui layanan pengaduan Pemkot Bekasi atau hubungi redaksi kami untuk ditindaklanjuti.


Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

APBD Kota Bekasi 2027 Diproyeksi Turun jadi Rp6,5 Triliun, Ini Penyebabnya
Diduga Ada Pencemaran Limbah dari Hulu Bogor, Aliran Kali Bekasi Hitam Pekat
Normalisasi Kali Bekasi Berlanjut November 2026 untuk Cegah Banjir
Tumpukan Sampah di Terminal Bekasi Picu Bau Busuk, DLH Janji Angkut Hari Ini
Tembus 1,9 Juta, KPU Kota Bekasi Rilis Data Pemilih 2026
Tolak Daud Husin, Pegawai Perumda Tirta Bhagasasi Ancam Mogok Kerja
Ngeri! Sepanjang 2026 Disdamkarmat Bekasi Evakuasi 509 Ular dari Permukiman Warga
Perbaikan Jalan Ir H Juanda Capai 60%, Kapan Rampung Total?
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

0 Comments

Berita Terkait

Kamis, 23 Juli 2026 - 15:16 WIB

APBD Kota Bekasi 2027 Diproyeksi Turun jadi Rp6,5 Triliun, Ini Penyebabnya

Kamis, 23 Juli 2026 - 11:08 WIB

Diduga Ada Pencemaran Limbah dari Hulu Bogor, Aliran Kali Bekasi Hitam Pekat

Kamis, 23 Juli 2026 - 10:50 WIB

Normalisasi Kali Bekasi Berlanjut November 2026 untuk Cegah Banjir

Rabu, 22 Juli 2026 - 18:41 WIB

Tembus 1,9 Juta, KPU Kota Bekasi Rilis Data Pemilih 2026

Rabu, 22 Juli 2026 - 15:09 WIB

Tolak Daud Husin, Pegawai Perumda Tirta Bhagasasi Ancam Mogok Kerja

Berita Terbaru

SANG GUBERNUR PERTAMA: Suasana lalu lintas dan rindangnya pepohonan di sepanjang Jalan Sam Ratulangi, kawasan Menteng, Jakarta Pusat, pada Kamis (23/07/2026). Jalan protokol bersejarah ini diabadikan untuk menghormati Pahlawan Nasional Dr. G.S.S.J. Ratulangi, doktor matematika lulusan Swiss sekaligus Gubernur Sulawesi pertama yang merumuskan UUD 1945 dan mewariskan falsafah luhur

Ekstra

Sejarah Jalan Sam Ratulangi: Sang Doktor Jenius dari Timur

Kamis, 23 Jul 2026 - 12:45 WIB

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x