Solusi Konkret Urai Kemacetan Akut Menahun, Pemkot Bekasi Bangun Underpass Jalan Perjuangan

- Jurnalis

Minggu, 22 Februari 2026 - 17:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kemacetan Akut menahun yang terjadi setiap pagi dan sore di Jalan Perjuangan dan area seputar Stasiun Bekasi.

Kemacetan Akut menahun yang terjadi setiap pagi dan sore di Jalan Perjuangan dan area seputar Stasiun Bekasi.

Poin Utama:

  • ​Pembebasan lahan untuk proyek Underpass Jalan Perjuangan dekat Stasiun Bekasi ditargetkan mulai dicicil pada tahun 2027.
  • ​Gedung PMI Kota Bekasi dan Lapangan Tenis di Kelurahan Margajaya, Kecamatan Bekasi Selatan, dipastikan terdampak kebutuhan lahan proyek underpass Jalan Perjuangan.
  • ​Pemerintah Provinsi Jawa Barat menyiapkan dana Rp 30 miliar untuk pembebasan lahan Flyover (FO) Bulak Kapal tahun ini.
  • ​Konstruksi Underpass Jalan Perjuangan ditargetkan selesai pada 2028 atau 2029, dikerjakan paralel setelah FO Bulak Kapal rampung.

​Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi memastikan proyek pembangunan Underpass Jalan Perjuangan di kawasan Stasiun Bekasi akan dimulai pada tahun 2027 mendatang.

Proyek infrastruktur berskala besar ini dipastikan akan berdampak langsung pada penggusuran area Gedung Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Bekasi dan fasilitas olahraga di sekitarnya.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

​Kapan Pembebasan Lahan Underpass Jalan Perjuangan Dimulai?

​Pemkot Bekasi menargetkan tahapan awal berupa pembebasan lahan untuk proyek Underpass Jalan Perjuangan akan mulai dicicil pelaksanaannya pada tahun 2027.

Langkah strategis ini diambil sebagai persiapan sebelum tahap konstruksi fisik infrastruktur pengurai kemacetan tersebut dikerjakan.

​”Kita sudah rencanakan, mulai tahun 2027. Kita sudah mulai untuk menyicil pembebasan lahan untuk pembangunan Underpass yang ada di Jalan Perjuangan,” kata Wali Kota Bekasi Tri Adhianto kepada Jurnalis RakyatBekasi.Com melalui keterangan tertulisnya, dikutip Minggu (22/02/2026).

​Sebelum masuk ke tahap eksekusi lahan, pada tahun 2026 mendatang Pemkot Bekasi akan merampungkan tahap studi kelayakan (feasibility study) secara menyeluruh di area tersebut.

​Bangunan Apa Saja yang Terdampak Proyek Underpass Ini?

​Lokasi Gedung PMI Kota Bekasi di Jalan Pramuka, Kelurahan Margajaya, Kecamatan Bekasi Selatan, dan fasilitas Lapangan Tenis di belakangnya diproyeksikan akan terkena imbas langsung dari kebutuhan proyeksi lahan underpass. Sebagai solusi, pemerintah daerah telah menyiapkan rencana relokasi bagi fasilitas publik tersebut.

​Wali Kota Bekasi mengarahkan agar operasional PMI nantinya dipindahkan ke area SD Kayuringin. Sementara itu, untuk menggantikan venue lapangan tenis yang tergusur, Pemkot Bekasi mewacanakan pembangunan gedung olahraga terpadu lima lantai yang mengakomodir tenis dan futsal indoor.

​Meski titik lokasi gedung baru tersebut belum dirinci, Pemkot Bekasi mengestimasikan kebutuhan anggaran awal sekitar Rp 20 miliar. Pembangunan fasilitas pengganti ini diharapkan bisa diselesaikan secepatnya dengan menyesuaikan kemampuan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

​Bagaimana Target Penyelesaian Underpass Jalan Perjuangan dan FO Bulak Kapal?

​Pembangunan fisik Underpass Jalan Perjuangan ditargetkan rampung sepenuhnya pada rentang tahun 2028 hingga 2029, di mana pengerjaannya akan berjalan paralel beriringan dengan penyelesaian Flyover (FO) Bulak Kapal. Saat ini, fokus utama Pemkot Bekasi adalah mengejar target pembebasan lahan di Bulak Kapal.

​Kepala Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBMSDA) Kota Bekasi, Idi Sutanto, menegaskan bahwa tahapan konstruksi kedua proyek ini telah dirancang saling berkesinambungan.

​Berikut adalah rincian data anggaran dan target infrastruktur terkait:

  • Kebutuhan lahan FO Bulak Kapal: Rp 250 miliar.
  • Alokasi dana Pemprov Jabar (2026): Rp 30 miliar.
  • Target rampung FO Bulak Kapal: Tahun 2027.
  • Target rampung Underpass Jalan Perjuangan: Tahun 2028–2029.

​”Jadi 2027 insyaallah FO Bulak Kapal kelar, baru 2027 nya juga kita paralel bebasin (lahan) yang ada di Underpass Stasiun Bekasi Bulan-bulan,” jelas Idi Sutanto.

​Hadirnya dua proyek infrastruktur kembar ini diharapkan mampu menjadi solusi konkret dalam mengurai simpul kemacetan akut yang kerap melumpuhkan mobilitas warga di kawasan simpang Bulak Kapal dan Stasiun Bekasi.

​Punya keluhan terkait kemacetan lalu lintas atau kondisi infrastruktur jalan raya di wilayah Anda? Laporkan segera ke kanal pengaduan resmi Pemkot Bekasi atau sampaikan aspirasi dan opini Anda di kolom komentar RakyatBekasi.Com!


Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Gali Potensi PAD, Bapenda Kota Bekasi Bidik Pajak Hiburan Arena Olahraga
Trauma Tragedi Cimuning: Warga Desak Wali Kota Bekasi Audit SPBE Mustikasari yang Diduga Tanpa SLF
Amankan 371 Ha Aset TKD, Pemkot Bekasi Tunggu Tanda Tangan KDM
Sidak Satpol PP Bekasi Mandul, Be Glow Masih ‘Jualan’, Cuma Ganti Kode Lendir!
Ini Dia 6 Calon Direktur Teknik Perumda Tirta Patriot 2026-2031: Warga Diminta Berikan Masukan!
Heboh Tagihan PBB Capai Rp 311 Juta! Bapenda Kota Bekasi Ungkap Fakta dan Solusinya
Dominasi Mutlak! Togu Parulian Kembali ‘Kuasai’ GAMKI Kota Bekasi
Tagihan Piutang PBB Horor! Bapenda Kota Bekasi Ungkap Biang Keroknya

Berita Terkait

Kamis, 23 April 2026 - 15:46 WIB

Gali Potensi PAD, Bapenda Kota Bekasi Bidik Pajak Hiburan Arena Olahraga

Kamis, 23 April 2026 - 13:46 WIB

Trauma Tragedi Cimuning: Warga Desak Wali Kota Bekasi Audit SPBE Mustikasari yang Diduga Tanpa SLF

Kamis, 23 April 2026 - 12:43 WIB

Amankan 371 Ha Aset TKD, Pemkot Bekasi Tunggu Tanda Tangan KDM

Rabu, 22 April 2026 - 18:16 WIB

Ini Dia 6 Calon Direktur Teknik Perumda Tirta Patriot 2026-2031: Warga Diminta Berikan Masukan!

Rabu, 22 April 2026 - 15:26 WIB

Heboh Tagihan PBB Capai Rp 311 Juta! Bapenda Kota Bekasi Ungkap Fakta dan Solusinya

Berita Terbaru

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca