Poin Utama:
- Lokasi Kejadian: Kawasan TPST Bantargebang milik Pemprov DKI Jakarta.
- Waktu Kejadian: Minggu, 8 Maret 2026, sebelum pukul 15.00 WIB.
- Dampak Bencana: Truk pengangkut sampah tertimbun dan nyaris terperosok ke kali; akses jalan operasional terblokir material longsor.
- Status Penanganan: Alat berat sudah diterjunkan untuk evakuasi; konfirmasi resmi dari aparat setempat dan DLH DKI Jakarta masih ditunggu.
Kawasan Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang milik Pemerintah Provinsi DKI Jakarta kembali menjadi sorotan. Pada Minggu (08/03/2026), dilaporkan terjadi longsor susulan pada gunungan sampah yang mengakibatkan sejumlah armada pengangkut terdampak serius.
Detik-Detik Longsor TPST Bantargebang, Truk Sampah Tertimbun
Insiden longsornya tumpukan sampah ini memicu kepanikan di area pembuangan. Berdasarkan rekaman video amatir yang diterima oleh redaksi RakyatBekasi.com, tampak jelas satu unit truk pengangkut sampah nyaris terperosok ke dalam aliran kali yang berada persis di sekitar area tersebut.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Tidak hanya itu, material longsoran dari tumpukan sampah juga menimbun beberapa truk lainnya. Kondisi ini membuat akses jalan utama tertutup rapat, menghambat pergerakan armada lain yang hendak melakukan proses bongkar muat.
Kesaksian Warga di Lokasi Kejadian
Hingga saat ini, belum diketahui secara pasti insiden ini terjadi di zona keberapa, serta apakah terdapat korban jiwa maupun luka-luka akibat tertimbun material sampah. Namun, kepanikan tergambar dari narasi warga yang merekam peristiwa tersebut.
”Terjadi lagi saudara-saudara, sampahnya ambruk. Sampah yang di dekat lokasi kemarin terjadi ambruk kembali, menimpa mobil-mobil. Di sini banyak mobil yang tertimbun,” ujar seorang warga dalam rekaman videonya.
Menurut keterangan tambahan dari warga sekitar, peristiwa nahas tersebut terjadi sesaat sebelum pukul 15.00 WIB. “Kejadiannya jam 3 kurang,” ungkap warga setempat saat dikonfirmasi oleh RakyatBekasi.com.
Alat Berat Dikerahkan untuk Evakuasi
Menanggapi kondisi darurat di lapangan, sejumlah alat berat dilaporkan telah diterjunkan ke titik longsor.
Proses evakuasi difokuskan untuk menyingkirkan material sampah yang menutup jalan serta menyelamatkan truk-truk yang terjebak, agar aktivitas pembuangan sampah tidak lumpuh total.
Mengulang Tragedi Akhir Tahun 2025
Insiden longsor di TPST Bantargebang ini bukanlah kejadian yang pertama kali mengancam keselamatan para pekerja operasional. Sebelumnya, peristiwa serupa pernah melanda kawasan ini pada 31 Desember 2025 lalu.
Tiga Armada Terdorong ke Kali Ciketing
Pada kejadian akhir tahun lalu, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bekasi melaporkan adanya pergeseran gunungan sampah secara tiba-tiba di Titik Buang Zona 4. Musibah saat itu terjadi ketika antrean armada sedang padat-padatnya.
Akibat pergeseran yang masif tersebut, tiga unit armada—yang terdiri dari satu unit truk typer besar dan dua unit truk compactor besar—terdorong hingga terperosok ke saluran Kali Ciketing.
Menunggu Konfirmasi Pihak Terkait
Hingga berita ini diturunkan, jurnalis RakyatBekasi.com masih berupaya meminta keterangan resmi terkait musibah longsor terbaru ini.
Upaya konfirmasi telah dilakukan dengan menghubungi Kapolsek Bantargebang, Kompol Sukadi, serta Bagian Humas Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Kendati demikian, belum ada rilis maupun keterangan resmi yang dikeluarkan oleh pihak-pihak terkait.
Tetap pantau updateberita terbaru seputar insiden longsor TPST Bantargebang hanya di RakyatBekasi.com. Bagikan informasi ini agar warga dan para pengemudi armada pengangkut sampah selalu waspada!
Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.




















