KPU Cetak 1.876.239 Lembar Surat Suara untuk Pilkada Kota Bekasi 2024

- Jurnalis

Rabu, 16 Oktober 2024 - 10:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Bekasi melakukan pengawasan langsung terhadap proses percetakan surat suara, Kamis (10/10/2024).

Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Bekasi melakukan pengawasan langsung terhadap proses percetakan surat suara, Kamis (10/10/2024).

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Bekasi mencetak 1.876.239 lembar surat suara untuk pelaksanaan Pilkada 2024 November mendatang.

Dengan, jumlah tersebut merujuk melalui Jumlah
Daftar Pemilih Tetap (DPT) Pilkada Kota Bekasi mencapai 1.828,740 pemilih, ditambah 2,5 persen sebagai surat suara cadangan.

“Surat suara yang dicetak untuk Pemilihan PilGub Jabar dan PilWalkot Bekasi di Kota Bekasi. Masing-masing pemilihan sebanyak 1.876. 239 Lembar Surat Suara,” ucap Ketua KPU Kota Bekasi Ali Syaifa saat dihubungi melalui pesan singkat, dikutip Rabu (16/10/2024).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Adapun proses pencetakan Surat Suara tersebut, tengah dicetak oleh PT Percetakan Gramedia, Lippo Cikarang, Kabupaten Bekasi.

Sebelumnya, KPU Kota Bekasi mulai menerima sebagian logistik untuk keperluan Pilkada Kota Bekasi 2024 mendatang.

Logistik sendiri mulai diterima mulai tanggal 30 September 2024 dan secara bertahap akan terus diterima hingga lengkap.

Ketua KPU Kota Bekasi Ali Syaifa mengatakan, ada tiga item logistik yang sudah diterima. Salah satunya bilik suara, tinta dan segel.

Untuk rinciannya sendiri, jumlah bilik suara mencapai 14.692 buah. Kemudian tinta 7.346 buah dan segel 129.529 keping.

“Hari-hari ke depan KPU akan terus menerima logistik secara bertahap sampai seluruh logistik kami terima. Nanti setelah itu baru kita akan lakukan penyortiran dan pendistribusian,” terang Ali.

Ali menyampaikan, untuk gudang penyimpanan logistik KPU Kota Bekasi menyiapkan dua buah gudang. Lokasinya ada di Medan Satria dan Kawasan Pergudangan Alexindo.

“Untuk di Medan Satria itu gudang utama karena besar dan satu lagi di Alexindo. Sedangkan untuk gudang di Pedurenan kita tidak fungsikan karena kondisinya sudah penuh,” paparnya


Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sikat Koruptor dan Kawal MBG, Gerindra Kota Bekasi Dukung Penuh Langkah Presiden Prabowo
Usut Korupsi MBG, PDIP Desak BGN Buka Data Keterlibatan Kader
Sah! Gus Nawal Pimpin DPC PPP Kota Bekasi, Targetkan 6 Kursi
Pengamat Sosial: Fenomena Penjilat Politik Lahir dari Ketergantungan Ekonomi
Perombakan DPC PKB Kota Bekasi: Sekretaris dan Bendahara Dicopot, Target 10 Kursi!
DPP PDI Perjuangan Pecat Nyumarno, KPU Kabupaten Bekasi Tunggu Surat DPRD
Instruksi Tajam PDI Perjuangan: Coret Anggaran Kunker DPRD Kota Bekasi!
Tebar Ribuan Paket Daging Kurban, Gerindra Kota Bekasi Potong Enam Sapi
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

0 Comments

Berita Terkait

Jumat, 3 Juli 2026 - 18:15 WIB

Sikat Koruptor dan Kawal MBG, Gerindra Kota Bekasi Dukung Penuh Langkah Presiden Prabowo

Rabu, 1 Juli 2026 - 21:34 WIB

Usut Korupsi MBG, PDIP Desak BGN Buka Data Keterlibatan Kader

Kamis, 18 Juni 2026 - 14:54 WIB

Sah! Gus Nawal Pimpin DPC PPP Kota Bekasi, Targetkan 6 Kursi

Rabu, 17 Juni 2026 - 12:22 WIB

Pengamat Sosial: Fenomena Penjilat Politik Lahir dari Ketergantungan Ekonomi

Kamis, 11 Juni 2026 - 21:29 WIB

Perombakan DPC PKB Kota Bekasi: Sekretaris dan Bendahara Dicopot, Target 10 Kursi!

Berita Terbaru

BAPAK PENDIDIKAN AGAMA: Suasana lalu lintas dan aktivitas masyarakat di sekitar Jalan K.H. Wahid Hasyim yang terletak di kawasan Menteng, tidak jauh dari Stasiun Gondangdia, Jakarta Pusat. Nama jalan strategis ini didedikasikan untuk menghormati Pahlawan Nasional K.H. Abdul Wahid Hasyim, arsitek Piagam Jakarta, ayahanda Gus Dur, sekaligus Menteri Agama pertama Republik Indonesia yang memelopori integrasi kurikulum pendidikan nasional. (Foto: Ilustrasi/RakyatBekasi.com)

Ekstra

Sejarah Jalan KH Wahid Hasyim: Menteri Agama Pertama RI

Jumat, 17 Jul 2026 - 03:47 WIB

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x