Bisnis Seragam di Tengah Pandemi, Kejaksaan Diminta Periksa Dinas Pendidikan Kota Bekasi

- Jurnalis

Kamis, 28 Oktober 2021 - 08:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KOTA BEKASI – Pembelajaran Tatap Muka (PTM) di satuan pendidikan Kota Bekasi yang telah dilaksanakan beberapa waktu lalu, kini muncul permasalahan baru yang dirasa memberatkan para orang tua murid dengan membeli perlengkapan seragam sekolah yang disediakan oleh pihak sekolah melalui koperasi.

Padahal sebagai sarana pendidikan, sekolah bukanlah tempat penjualan seragam dan tempat meraup keuntungan, terlebih di masa pandemi Covid-19 ini yang sangat berdampak hancurnya perekonomian masyarakat.

Seperti sebuah Baliho yang terpasang di pagar Kejaksaan Negeri Bekasi yang memuat protes masyarakat yang mengkritik Dinas Pendidikan Kota Bekasi yang dianggap tak memiliki empati apalagi nurani karena ditelan syahwat “bisnis seragam di tengah pandemi”.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kemudian mereka meminta agar sekolah yang notabene sarana pendidikan menjadi sebuah tempat untuk meraup keuntungan dengan memainkan psikologi masyarakat untuk membeli seragam.

Secara khusus mereka meminta kepada Kejaksaan Negeri Bekasi, pertama untuk segera memanggil dan memeriksa Kepala Dinas Pendidikan Kota Bekasi beserta Kepala Bidang SMP-nya. Namun anehnya ada pengecualian, jangan periksa Sekretaris Dinas Pendidikan Kota Bekasi.

Kedua, Kejaksaan Negeri Bekasi juga didesak untuk segera memberitahukan hasil pemeriksaannya kepada segenap masyarakat Kota Bekasi melalui media massa.

Hal tersebut dimaksudkan agar masyarakat mengetahui keberanian Kejaksaan Negeri Bekasi dengan merealisasikan keinginan masyarakat.

Kami juga berhasil menemukan nota pembelian perlengkapan seragam serupa di salah satu SMPN di Kota Bekasi dengan uang muka atau DP yang sama, yakni Rp500.000,-.

Baliho yang juga dilengkapi nota pembelian yang berisi tak kurang dari 14 macam kebutuhan seragam siswa dengan uang muka atau DP sebanyak Rp500.000,-, diikuti dengan permintaan agar “Jangan Jadikan Sarana Pendidikan di Kota Bekasi menjadi Lahan Bisnis” dan diakhiri SALAM TUT WURI HANDAYANI. (Mar)


Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kebut Perbaikan Jalan, Wali Kota Bekasi Targetkan Jalur Mudik Mulus Pekan Depan
Peluang Karir Strategis! Pemkot Bekasi Buka Seleksi Direktur Teknik Perumda Tirta Patriot 2026-2031
Berantas Sambungan Ilegal dan Kebocoran Pipa, Perumda Tirta Bhagasasi Bekasi Siapkan 5 Tim Khusus
Cegah Masalah Hukum! Perumda Tirta Patriot Resmi Gandeng Kejari Kota Bekasi Kawal Proyek Air Bersih
Tembus 2,5 Juta Jiwa! Data Penduduk Kota Bekasi 2025 Tunjukkan Dominasi Usia Produktif
Awas Parsel Kedaluwarsa! Dinkes Kota Bekasi Sidak Supermarket hingga Jalanan Jelang Idul Fitri
Ikuti Jejak Pemprov Jabar, Wali Kota Bekasi Siapkan Aturan Larangan Pelajar Bawa Motor
Pemprov Jabar Siapkan Skema Baru, Warga di Luar BPJS Tetap Dijamin Layanan Kesehatan Gratis

Berita Terkait

Jumat, 13 Maret 2026 - 13:54 WIB

Kebut Perbaikan Jalan, Wali Kota Bekasi Targetkan Jalur Mudik Mulus Pekan Depan

Jumat, 13 Maret 2026 - 13:32 WIB

Peluang Karir Strategis! Pemkot Bekasi Buka Seleksi Direktur Teknik Perumda Tirta Patriot 2026-2031

Jumat, 13 Maret 2026 - 13:25 WIB

Berantas Sambungan Ilegal dan Kebocoran Pipa, Perumda Tirta Bhagasasi Bekasi Siapkan 5 Tim Khusus

Jumat, 13 Maret 2026 - 10:11 WIB

Cegah Masalah Hukum! Perumda Tirta Patriot Resmi Gandeng Kejari Kota Bekasi Kawal Proyek Air Bersih

Jumat, 13 Maret 2026 - 10:03 WIB

Tembus 2,5 Juta Jiwa! Data Penduduk Kota Bekasi 2025 Tunjukkan Dominasi Usia Produktif

Berita Terbaru

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca