Bom Waktu SPBE Cimuning Telan Satu Keluarga, Nyawa Bapak Menyusul Anak!

- Jurnalis

Kamis, 16 April 2026 - 15:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sejumlah petugas Disdamkarmat Kota Bekasi tengah berjibaku menembus gelapnya malam untuk memadamkan amukan api yang menghanguskan bangunan saat terjadi kebakaran hebat di SPBE Cimuning, Kecamatan Mustikajaya, Rabu (01/04/2026) malam. (Foto: Jurnalis RakyatBekasi.Com)

Sejumlah petugas Disdamkarmat Kota Bekasi tengah berjibaku menembus gelapnya malam untuk memadamkan amukan api yang menghanguskan bangunan saat terjadi kebakaran hebat di SPBE Cimuning, Kecamatan Mustikajaya, Rabu (01/04/2026) malam. (Foto: Jurnalis RakyatBekasi.Com)

Poin Utama:

  • Korban Jiwa: Total korban tewas akibat ledakan SPBE Cimuning kini mencapai 5 orang.
  • Update Terkini: Kosasih (65) meninggal dunia dengan luka bakar 63% pada Kamis, 16 April 2026.
  • Tragedi Keluarga: Tiga anggota keluarga (Ayah dan dua anak) tewas akibat insiden ini.
  • Lokasi Kejadian: Kelurahan Cimuning, Kecamatan Mustikajaya, Kota Bekasi.

​Tragedi mematikan ledakan Stasiun Pengisian Bulk Elpiji (SPBE) di Kelurahan Cimuning, Kecamatan Mustikajaya, kembali memakan korban jiwa. Kosasih (65) dinyatakan meninggal dunia pada Kamis (16/04/2026) setelah berjuang melawan luka bakar parah di rumah sakit.

Kepergian sang ayah ini menyusul dua anaknya yang telah lebih dulu wafat, menambah daftar kelam kelalaian pengawasan fasilitas energi di pemukiman warga.

Siapa saja korban meninggal ledakan SPBE Cimuning Mustikajaya?

​Hingga saat ini, total korban tewas berjumlah lima orang, di mana tiga di antaranya berasal dari satu keluarga yang rumahnya terdampak langsung amukan api.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

​Berikut adalah rincian data korban jiwa:

  • Kosasih (65): Sang ayah, meninggal Kamis (16/04/2026) dengan luka bakar 63 persen.
  • Aulia Putri Budiastuti: Anak pertama, meninggal Kamis (02/04/2026) di RSUD Kabupaten Bekasi.
  • Sapta Prihantono: Anak kedua, siswa SMKN 15 Kota Bekasi, meninggal Selasa (07/04/2026).
  • Suyadi (62): Petugas keamanan SPBE, meninggal Minggu (05/04/2026).
  • Jaimun (61): Petugas keamanan SPBE, meninggal Senin (06/04/2026).

Bagaimana kronologi penambahan korban tewas SPBE Cimuning terbaru?

​Kosasih mengembuskan napas terakhirnya di rumah sakit usai menjalani perawatan intensif akibat luka bakar serius yang mencapai 63 persen.

Kondisinya yang kritis sejak hari pertama kejadian membuat tim medis tak mampu lagi menahan laju penurunan fungsi organ korban.

​”Benar korban meninggal bertambah atas nama Kosasih,” tegas Camat Mustikajaya, Maka Nachrowi kepada Jurnalis RakyatBekasi.Com, Kamis (16/04/2026).

Apa dampak ledakan SPBE terhadap pemukiman warga di Cimuning?

​Ledakan hebat ini tidak hanya menghanguskan fasilitas SPBE, tetapi juga meluluhlantakkan kediaman warga yang berada di sekitarnya.

Keluarga Kosasih merupakan pihak yang paling terdampak, mengingat posisi rumah mereka yang sangat berdekatan dengan titik api.

Publik kini mendesak Pemkot Bekasi dan aparat penegak hukum untuk mengaudit total izin serta standar keamanan fasilitas gas di area padat penduduk tersebut.

​Tragedi ini menjadi peringatan keras bagi para pemangku kebijakan untuk tidak main-main dengan izin zonasi industri berbahaya di Kota Bekasi.

Keadilan bagi para korban dan jaminan keamanan bagi warga Cimuning kini menjadi harga mati yang harus segera dituntaskan.

Bagikan pendapat Anda di kolom komentar mengenai keamanan SPBE di sekitar tempat tinggal Anda. Jangan lupa bagikan artikel ini untuk meningkatkan kepedulian terhadap keselamatan publik.


Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

JPO depan Metropolitan Mall Bekasi Rampung Diperbaiki, Pejalan Kaki Makin Aman
Layanan Publik Tolak IKD? Warga Kota Bekasi Diminta Berani, Menolak dan Melawan!
Relax’t Spa Cibubur Tetap Jualan Terapis Esek-esek saat Libur Kenaikan Yesus Kristus
Emisi Metana TPST Bantargebang Kritis, Teknologi GALFAD Gagal Total
Pasca Tabrakan Maut Kelayakan Dapur SPPG Aren Jaya 2 Tuai Sorotan
Siap Urai Kemacetan Jalan Juanda, JPO Stasiun Bekasi Rampung Akhir Juni 2026
1.200 Rutilahu Masih jadi PR, Tahun Ini Prioritas Perbaikan Pemkot Bekasi Hanya 130 Unit
Promosi Layanan Terapis ala Relax’t Spa Cibubur: Tantang Satpol PP Kota Bekasi?
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

Berita Terkait

Jumat, 15 Mei 2026 - 18:12 WIB

JPO depan Metropolitan Mall Bekasi Rampung Diperbaiki, Pejalan Kaki Makin Aman

Jumat, 15 Mei 2026 - 17:05 WIB

Layanan Publik Tolak IKD? Warga Kota Bekasi Diminta Berani, Menolak dan Melawan!

Jumat, 15 Mei 2026 - 14:45 WIB

Relax’t Spa Cibubur Tetap Jualan Terapis Esek-esek saat Libur Kenaikan Yesus Kristus

Jumat, 15 Mei 2026 - 12:52 WIB

Emisi Metana TPST Bantargebang Kritis, Teknologi GALFAD Gagal Total

Jumat, 15 Mei 2026 - 11:49 WIB

Pasca Tabrakan Maut Kelayakan Dapur SPPG Aren Jaya 2 Tuai Sorotan

Berita Terbaru

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x