Poin Utama:
- Dirut Perum Bulog, Ahmad Rizal Ramdhani, mendadak turun gunung meninjau langsung harga bahan pokok di Pasar Baru Bekasi, Jalan Ir. H. Juanda, Bekasi Timur.
- Inspeksi ini merupakan tindak lanjut dari instruksi Presiden Prabowo Subianto guna meredam gejolak harga menjelang Idul Adha.
- Mayoritas komoditas seperti ayam, telur, dan bawang diklaim masih stabil dan sesuai batas kewajaran.
- Di tengah klaim stabilitas, harga daging sapi justru meroket menembus Rp150.000 per kilogram.
Direktur Utama Perum Bulog, Ahmad Rizal Ramdhani, melakukan inspeksi mendadak (sidak) untuk memantau langsung harga kebutuhan pokok di Pasar Baru Bekasi, Jalan Ir. H. Juanda, Bekasi Timur, pada Rabu (15/04/2026).
Langkah antisipatif ini dilakukan pemerintah guna memastikan stabilitas harga dan ketersediaan stok pangan terjamin menjelang perayaan Idul Adha.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Meski secara umum diklaim aman, fakta di lapangan menunjukkan adanya lonjakan harga pada komoditas krusial seperti daging sapi yang mulai meresahkan daya beli masyarakat.
Mengapa Bos Bulog Mendadak Sidak Pasar Baru Bekasi?
Peninjauan ke salah satu urat nadi ekonomi Kota Bekasi ini ternyata bukanlah agenda biasa, melainkan tindak lanjut atas arahan langsung dari Presiden Prabowo Subianto.
Pemerintah pusat mewanti-wanti jajarannya agar memastikan tidak ada gejolak harga pangan yang mencekik rakyat menjelang momentum hari raya kurban.
”Oleh karena itu, kami dari Bulog dalam beberapa hari ini mengecek kondisi harga-harga di pasar. Tadi sudah kami cek keliling di Pasar Baru Bekasi. Kemarin kami juga sudah ngecek beberapa pasar di Jakarta, sementara dalam keadaan kondusif harga harganya,” tegas Ahmad Rizal Ramdhani kepada Jurnalis RakyatBekasi.Com di Pasar Baru Bekasi, Rabu (15/04/2026).
Apa Saja Komoditas Pangan yang Harganya Masih Stabil?
Mantan perwira tinggi berpangkat akhir Letnan Jenderal (Letjen) TNI tersebut merinci bahwa sebagian besar kebutuhan pokok masih berada di batas aman.
Pengecekan difokuskan pada bahan-bahan dapur harian yang sering kali menjadi biang kerok inflasi daerah jika luput dari pengawasan.
Berdasarkan pantauan langsung di lapangan, komoditas yang diklaim masih terkendali meliputi:
- Telur ayam ras
- Daging ayam potong
- Bawang merah dan bawang putih
- Minyak goreng
Berapa Harga Daging Sapi di Bekasi Menjelang Idul Adha?
Di tengah narasi stabilitas harga dari Bulog, harga daging sapi nyatanya mulai melonjak tak terbendung.
Kenaikan terpantau menyentuh angka Rp10.000 per kilogram, sebuah tren klasik jelang Idul Adha yang kerap luput dari antisipasi dini pemerintah.
”Termasuk juga sampai dengan kebutuhan-kebutuhan sekunder lainnya harganya stabil. Namun ada beberapa kenaikan, khususnya pada daging sapi. Mungkin, karena menjelang pelaksanaan Idul Adha,” sambung Ahmad Rizal.
Lebih lanjut, ia memaparkan bahwa harga daging sapi yang sebelumnya bertengger di kisaran Rp140.000 per kilogram, kini telah resmi naik kelas menjadi Rp150.000 per kilogram.
Tingginya permintaan warga yang mulai bersiap menyambut momentum kurban dituding sebagai faktor utama lonjakan harga ini.
Kendati demikian, pihak Bulog mengklaim bahwa situasi tersebut masih kondusif dan belum melampaui Harga Eceran Tertinggi (HET) maupun Harga Acuan Penjualan (HAP).
Meski dalih hukum pasar jelang hari raya terus dilontarkan, masyarakat tentu berharap sinergi antara Pemkot Bekasi dan pemerintah pusat tidak sekadar berhenti pada seremoni sidak pasar. Diperlukan langkah dan intervensi konkret jika harga-harga komoditas pangan terus melambung tinggi.
Bagaimana kondisi harga kebutuhan pokok di pasar terdekat wilayah Anda hari ini? Bagikan pantauan Anda di kolom komentar, dan ikuti terus update berita ekonomi dan kebijakan publik di Bekasi hanya di RakyatBekasi.Com.
Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.




















