BPI Danantara Fokuskan Proyek Waste-to-Energy di Kota Bekasi, 24 Investor Asing Ikut Tender

- Jurnalis

Rabu, 18 Februari 2026 - 03:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Proyek Waste-to-Energy (WtE) atau Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) telah memasuki fase tender dengan partisipasi 24 perusahaan internasional berpengalaman.

Proyek Waste-to-Energy (WtE) atau Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) telah memasuki fase tender dengan partisipasi 24 perusahaan internasional berpengalaman.

​Poin Utama:

  • ​Peserta Tender: Sebanyak 24 perusahaan internasional dari Prancis, Tiongkok, hingga Jepang lolos seleksi awal.
  • ​Lokasi Prioritas: Pembangunan tahap pertama difokuskan di empat wilayah: Kota Bekasi, Bali, Bogor, dan Yogyakarta.
  • ​Kewajiban Investor: Pemenang tender wajib membentuk konsorsium dan melakukan transfer teknologi kepada perusahaan lokal atau Pemerintah Daerah (Pemkot Bekasi).
  • ​Target Waktu: Pengumuman pemenang tender dijadwalkan pada Februari 2026 sebelum lanjut ke lelang tahap 2.

​Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara) resmi memulai fase tender program Waste-to-Energy (WtE) atau Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) dengan melibatkan 24 perusahaan internasional berpengalaman.

Kota Bekasi masuk dalam empat wilayah prioritas pengembangan proyek strategis ini bersama Bali, Bogor, dan Yogyakarta.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

​Siapa Saja Perusahaan yang Mengikuti Tender WtE Danantara?

​Perusahaan yang lolos menjadi peserta tender didominasi oleh pemain global dari Prancis, Tiongkok, dan Jepang dengan rekam jejak panjang di industri pengelolaan limbah.

BPI Danantara memastikan proses pemilihan Badan Usaha Pengembang dan Pengelola (BUPP) dilakukan secara transparan.

​”Tender ini menunjukkan dalam menjalankan prosesnya Danantara selalu memastikan adanya tata kelola yang kuat sejak hulu, termasuk proses pemilihan BUPP PSEL yang transparan dan berbasis mitigasi risiko,” ujar Lead of Waste-to-Energy Danantara Indonesia, Fadli Rahman, kepada Jurnalis RakyatBekasi.Com dalam keterangan tertulisnya, Senin (16/02/2026).

​Fadli menambahkan bahwa para peserta tender diwajibkan membentuk konsorsium. Hal ini bertujuan agar terjadi transfer teknologi yang efektif kepada mitra lokal maupun pemerintah daerah setempat.

​Perusahaan Mana yang Sudah Berpengalaman di Bekasi?

​Dari daftar peserta, terdapat nama Mitsubishi Heavy Industries Environmental & Chemical Engineering (MHIEC) asal Jepang.

Perusahaan ini memiliki catatan historis di wilayah Kota Bekasi, khususnya di Kecamatan Bantargebang.

​Teknologi MHIEC tercatat telah digunakan di Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang untuk proyek Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTSa) sejak tahun 2019.

MHIEC dikenal dengan teknologi insinerator tingkat tinggi dan sistem kontrol emisi yang ketat, mirip dengan proyek TuasOne di Singapura.

​Apa Teknologi yang Ditawarkan Para Peserta Tender?

​Para peserta membawa teknologi mutakhir yang beragam untuk mengatasi masalah sampah perkotaan:

  • ​Veolia Environmental Services (Prancis): Mengandalkan fasilitas insinerasi yang mengubah limbah non-daur ulang menjadi listrik dan panas industri. Veolia sudah beroperasi di Pasuruan melalui fasilitas daur ulang PET.
  • ​China Conch Venture (Tiongkok): Fokus pada teknologi grate furnace dan co-processing limbah industri.
  • ​Chongqing Sanfeng Environment (Tiongkok): Mengadopsi teknologi grate incinerator dari Jerman dan telah diterapkan di lebih dari 250 proyek global.
  • ​SUS Environment (Tiongkok): Telah membangun fasilitas WtE di Makassar dengan kapasitas 1.300 ton per hari.

​Kapan Pemenang Tender Diumumkan?

​Sesuai jadwal, pemerintah merencanakan pengumuman pemenang tender waste to energy berpeluang dilakukan pada Februari ini.

Setelah pengumuman pemenang tahap pertama, BPI Danantara akan segera melanjutkannya dengan proses lelang tahap kedua untuk detail teknis pelaksanaan proyek.

​Keberhasilan proyek ini di Kota Bekasi nantinya tidak hanya bergantung pada kecanggihan teknologi, tetapi juga kesiapan regulasi dari Pemkot Bekasi serta konsistensi tata kelola sampah dari hulu ke hilir.

​Masuknya Kota Bekasi sebagai prioritas proyek nasional ini menjadi angin segar bagi penanganan sampah di TPA Sumurbatu maupun TPST Bantargebang.

Publik kini menanti realisasi teknologi tersebut untuk mengurangi beban volume sampah yang terus meningkat setiap harinya.

​Warga Bekasi, dukung program lingkungan bersih! Laporkan tumpukan sampah liar di lingkungan RT/RW Anda melalui aplikasi layanan publik Pemkot Bekasi.


Eksplorasi konten lain dari Beyond Your Local News

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Jumat Keramat, Kejagung RI Periksa ASN Pemkot Bekasi ‘ARJ’ Terkait Dugaan Korupsi KSO PT Migas
Badai Skandal Migas Berlanjut, Kejagung Borong Pemeriksaan 4 ASN Pemkot Bekasi Hari Ini
KPK Hanya Berani Tangkap Koruptor Kelas Teri di Kasus BBPJN Sumut? Ini Faktanya!
Dugaan Korupsi KSO PT Migas Menggurita, Kejagung Periksa 3 ASN Pemkot Bekasi dan Petinggi Foster Oil
Koperasi Desa Merah Putih: Harapan Baru Demokrasi Ekonomi Era Prabowo Menuju Keadilan Sosial
Gebrak Korps Bhayangkara! Baru Sehari Menjabat, Kapolri Suyudi Langsung Rotasi 19 Kapolda
Jangan Cuma Gugur Kewajiban! Jelang Wajib Halal 2026, Sertifikasi Halal Jadi Kunci Sukses Pelaku Usaha
Sah! Jenderal Suyudi Ario Seto Pegang Tongkat Komando Kapolri Usai Sertijab di Mabes Polri
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

0 Comments

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 18:01 WIB

Jumat Keramat, Kejagung RI Periksa ASN Pemkot Bekasi ‘ARJ’ Terkait Dugaan Korupsi KSO PT Migas

Kamis, 8 Oktober 2026 - 18:55 WIB

Badai Skandal Migas Berlanjut, Kejagung Borong Pemeriksaan 4 ASN Pemkot Bekasi Hari Ini

Kamis, 8 Oktober 2026 - 10:54 WIB

KPK Hanya Berani Tangkap Koruptor Kelas Teri di Kasus BBPJN Sumut? Ini Faktanya!

Rabu, 7 Oktober 2026 - 20:12 WIB

Dugaan Korupsi KSO PT Migas Menggurita, Kejagung Periksa 3 ASN Pemkot Bekasi dan Petinggi Foster Oil

Senin, 5 Oktober 2026 - 15:44 WIB

Koperasi Desa Merah Putih: Harapan Baru Demokrasi Ekonomi Era Prabowo Menuju Keadilan Sosial

Berita Terbaru

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Beyond Your Local News

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x