Buntut Kasus Keracunan, BGN Wajibkan Semua Koki Program Makan Bergizi Gratis Bersertifikat

- Jurnalis

Jumat, 26 September 2025 - 09:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Kepala BGN, Nanik S. Deyang menyampaikan keterangan pers terkait penanganan kasus keracunan MBG yang di Bandung Barat, Jawa Barat, Kamis (25/09/2025).

Wakil Kepala BGN, Nanik S. Deyang menyampaikan keterangan pers terkait penanganan kasus keracunan MBG yang di Bandung Barat, Jawa Barat, Kamis (25/09/2025).

JAKARTA – Badan Gizi Nasional (BGN) mengambil langkah tegas untuk meningkatkan standar keamanan dan kualitas program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Merespons insiden keracunan yang terjadi beberapa waktu lalu, BGN kini resmi menetapkan standar operasional prosedur (SOP) baru yang mewajibkan seluruh koki yang bertugas di dapur mitra untuk memiliki sertifikasi keahlian resmi.

​Langkah ini diumumkan sebagai bagian dari evaluasi menyeluruh untuk memastikan keamanan pangan dan gizi bagi jutaan siswa penerima manfaat program.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

​“Sudah diumumkan kemarin sore, semua koki yang di dapur harus bersertifikasi. Selain itu, ada kebijakan baru, yakni yayasan (mitra) harus menyediakan koki pendamping,” kata Wakil Kepala BGN, Nanik S Deyang, saat ditemui di Cibubur, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Kamis (25/09/2025).

Aturan Baru untuk Kontrol Kualitas Berlapis

Menurut Nanik, kebijakan sertifikasi koki dan kehadiran koki pendamping dari yayasan mitra dirancang untuk menciptakan sistem pengawasan yang lebih kuat dan berlapis.

Tujuannya adalah agar tanggung jawab dalam menjaga kualitas dan keamanan pangan tidak hanya bertumpu pada BGN, tetapi juga melibatkan partisipasi aktif dari pihak mitra pengelola dapur.

​”Karena yayasan sudah menerima manfaat dari kami sewa lahan bangunannya, dia harus ikut bertanggung jawab. Mengapa? Supaya ini kontrolnya bukan hanya dari BGN, melainkan ada kontrol juga dari pihak mitra,” papar Nanik.

​Kebijakan ini juga memperketat proses verifikasi calon mitra dapur, yang dikenal sebagai Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), untuk mencegah kelalaian di masa mendatang.

Refleksi Kasus Keracunan di Bandung Barat

​Nanik tidak menampik bahwa pengetatan SOP ini merupakan respons langsung terhadap temuan di lapangan, termasuk insiden keracunan massal yang menimpa siswa penerima MBG di Kecamatan Cipongkor, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat.

​Dari hasil investigasi awal, ditemukan adanya pelanggaran SOP yang fatal terkait teknik dan waktu memasak.

​“Dari temuan sementara, secara teknis, masalah yang terjadi adalah SOP tidak dijalankan,” tegasnya.

Krusialnya Batas Waktu 6 Jam Penyajian

Salah satu pelanggaran paling fatal yang diidentifikasi adalah mengenai jeda waktu antara proses memasak hingga makanan dikonsumsi oleh siswa.

BGN telah menetapkan bahwa jarak maksimal antara makanan selesai dimasak dengan waktu konsumsi adalah enam jam untuk meminimalisir risiko kontaminasi bakteri.

​”Di Bandung Barat, petugas dapur mengaku sudah mulai memasak sejak sebelum pukul 24.00 malam. Bahkan ada yang menyebut jadwal memasak dimulai pukul 20.00-21.00 WIB untuk dibagikan pagi hari,” ungkap Nanik. “Nah, berarti terjadi kesalahan SOP. Kami sudah ada aturannya dari BGN soal hal ini.”

​Dengan adanya koki bersertifikat yang memahami prinsip-prinsip higiene dan sanitasi pangan, diharapkan pengolahan bahan makanan dapat dilakukan sesuai standar yang ditetapkan, sehingga kualitas dan keamanan gizi anak sekolah lebih terjamin.

Sanksi Tegas Tanpa Kompromi Bagi Pelanggar

​Untuk memastikan kepatuhan, BGN juga menyiapkan sanksi tegas bagi SPPG yang terbukti melanggar SOP. Sanksi tersebut tidak hanya berupa teguran, tetapi bisa berujung pada penghentian operasional dapur secara permanen.

​”SPPG akan diberhentikan dan kepala SPPG juga diberhentikan. Kami serius menangani hal ini, dapur akan langsung kita tutup. Kami akan tegas dan tidak main-main,” tutur Nanik.

​Ia meyakinkan publik bahwa jika seluruh petunjuk teknis diikuti dengan benar, setiap dapur MBG akan sangat higienis dan insiden yang tidak diinginkan dapat dihindari.

Bagaimana pendapat Anda tentang langkah BGN untuk mewajibkan sertifikasi bagi koki program Makan Bergizi Gratis? Bagikan pandangan Anda di kolom komentar di bawah ini.


Eksplorasi konten lain dari RakyatBekasi.Com

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Viral Modus Pemerasan Koruptor, Dugaan Korupsi Febrie Ardiansyah dan Yusuf Ateh Wajib Diusut Tuntas
Resmi Naik! Pertamina Kerek Harga BBM Non Subsidi per 1 September 2026
Jangan Asal Packing! Aturan Bagasi Garuda Indonesia Dirombak Mulai 1 September 2026, Ini Rinciannya
Ujian Berat Transisi Energi, Mampukah PLTS 100 GWp Beri Efisiensi Subsidi Rp73,9 Triliun?
Kritik Keras PA GMNI: Jabatan Publik Bukan Hadiah Politik!
Visualisasi Ngeri Utang Indonesia Rp10.000 Triliun: Butuh 5.000 Truk Sepanjang 60 Km!
Pemerintah Resmi Larang Orang Kaya Beli BBM Subsidi Pertalite
Tiga Skema Mendagri Amankan Gaji PPPK, Pemda Dilarang PHK!
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

0 Comments

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 18:05 WIB

Viral Modus Pemerasan Koruptor, Dugaan Korupsi Febrie Ardiansyah dan Yusuf Ateh Wajib Diusut Tuntas

Selasa, 1 September 2026 - 02:15 WIB

Resmi Naik! Pertamina Kerek Harga BBM Non Subsidi per 1 September 2026

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 05:09 WIB

Jangan Asal Packing! Aturan Bagasi Garuda Indonesia Dirombak Mulai 1 September 2026, Ini Rinciannya

Kamis, 27 Agustus 2026 - 18:37 WIB

Ujian Berat Transisi Energi, Mampukah PLTS 100 GWp Beri Efisiensi Subsidi Rp73,9 Triliun?

Jumat, 14 Agustus 2026 - 17:24 WIB

Kritik Keras PA GMNI: Jabatan Publik Bukan Hadiah Politik!

Berita Terbaru

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari RakyatBekasi.Com

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x