Poin Utama:
- Kolaborasi: Pemerintah Kecamatan Tambun Utara bersinergi dengan Badan Gizi Nasional (BGN) melalui Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).
- Lokasi Terdampak: Banjir merendam delapan desa di wilayah Kecamatan Tambun Utara, Kabupaten Bekasi.
- Bantuan: Ribuan porsi makanan dari program Makanan Bergizi Gratis (MBG) didistribusikan langsung ke warga.
- Fasilitas: Posko siaga dan dapur umum telah didirikan di setiap desa yang terdampak.
Pemerintah Kecamatan Tambun Utara bersama Badan Gizi Nasional (BGN) bergerak cepat menyalurkan ribuan porsi Makanan Bergizi Gratis (MBG) kepada warga terdampak banjir di delapan desa se-Kecamatan Tambun Utara, Kabupaten Bekasi, Kamis (29/01/2026).
Langkah ini diambil untuk memastikan kebutuhan pangan warga tetap terpenuhi di tengah kondisi darurat bencana.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Bagaimana Mekanisme Penyaluran Bantuan Makanan?
Penyaluran bantuan ini dilakukan dengan mengumpulkan stok makanan dari program MBG yang dikelola oleh sejumlah Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di wilayah Tambun Utara. Camat Tambun Utara mengapresiasi langkah taktis BGN yang langsung mengalihkan distribusi makanan untuk keperluan mendesak para korban banjir.
”Alhamdulillah, ini adalah bentuk sinergitas yang luar biasa antara Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) bersama Pemerintah Kecamatan Tambun Utara sebagai bentuk kepedulian membantu warga terdampak banjir,” kata Camat Tambun Utara, Najmuddin, kepada Jurnalis RakyatBekasi.Com di lokasi banjir, Kamis (29/01/2026).
Berapa Desa yang Terdampak Banjir di Tambun Utara?
Berdasarkan data lapangan, banjir kali ini melanda delapan desa di Kecamatan Tambun Utara. Untuk merespons hal tersebut, pihak kecamatan telah menginstruksikan pendirian posko darurat dan dapur umum secara desentralisasi agar penanganan lebih efektif dan merata.
”Selain distribusi makanan siap santap, kita sudah siapkan dapur umum di setiap desa. Ada delapan desa yang terdampak, dan semuanya sudah memiliki posko penanganan,” tutur Najmuddin.
Apa Langkah Pemkab Bekasi dalam Penanganan Banjir?
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bekasi melalui aparat kewilayahan memastikan kesiapsiagaan penuh selama musim penghujan ini. Najmuddin menegaskan bahwa dirinya beserta jajaran akan terus memantau kondisi debit air dan kebutuhan warga di lapangan selama 24 jam.
”Kita selalu siaga dan gerak cepat dalam penanganan serta pemberian bantuan untuk korban banjir di wilayah ini,” tandasnya.
Distribusi bantuan pangan ini diharapkan dapat meringankan beban warga sembari menunggu air surut. Sinergi antara pemerintah daerah dan lembaga nasional seperti BGN menjadi kunci vital dalam penanggulangan bencana di Kabupaten Bekasi.
Warga Kabupaten Bekasi yang membutuhkan evakuasi atau bantuan logistik darurat dapat segera melapor ke Posko Banjir terdekat atau menghubungi layanan panggilan darurat.
Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.







































