Hari Pertama Penertiban Kawasan Stasiun Bekasi, Trotoar Kembali Semrawut

- Jurnalis

Senin, 5 Mei 2025 - 21:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sepeda motor berwarna putih nampak sedang diparkir melintang di trotoar area Stasiun Bekasi, Senin (05/05/2025).

Sepeda motor berwarna putih nampak sedang diparkir melintang di trotoar area Stasiun Bekasi, Senin (05/05/2025).

Pemerintah Kota Bekasi tengah berupaya menertibkan kawasan Stasiun Kereta Api Bekasi, agar menjadi lebih tertata, nyaman, dan bebas dari kemacetan akibat penggunaan trotoar yang tidak sesuai fungsi.

Langkah ini bertujuan untuk mengembalikan trotoar sebagai jalur bagi pejalan kaki, bukan sebagai area parkir motor atau tempat berdagang, serta memastikan Jalan Juanda sebagai jalur utama tetap lancar tanpa hambatan dari kendaraan yang ngetem sembarangan.

Saat ini, kawasan Stasiun Bekasi masih menghadapi tantangan besar dalam hal ketertiban lalu lintas, terutama karena banyaknya ojek online (ojol), taksi online (taksol), dan angkutan umum yang berhenti sembarangan, menyebabkan kemacetan di Jalan Juanda yang merupakan urat nadi Kota Bekasi.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sejumlah kebijakan telah dirancang untuk memastikan optimalisasi jalur transportasi dan fasilitas pejalan kaki, termasuk:

  1. Penertiban pedagang kaki lima (PKL) ilegal yang menggunakan trotoar sebagai tempat berjualan.
  2. Pengaturan parkir kendaraan, terutama untuk motor yang sering diparkir di area pejalan kaki.
  3. Pengawasan lalu lintas agar angkot, taksi online, dan ojek tidak berhenti sembarangan di jalan utama.

Seorang warga Bekasi, Rahmat Hidayat, yang tiap hari berjibaku dengan kemacetan semrawut tatkala melintasi Stasiun Bekasi saat berangkat dan pulang kerja, mengaku sangat berharap agar penataan kawasan Stasiun Bekasi bisa berjalan sukses.

“Kita tunggu bagaimana hasil penertiban di Stasiun Bekasi, apakah bisa merubah area pedestrian yang semrawut menjadi tertib, indah dan nyaman dilewati dengan mengembalikan fungsi trotoar bukan parkir motor dan dagang tapi untuk warga pejalan kaki berlalu-lalang tanpa halangan sehingga Jalan Juanda sebagai urat nadi Kota Bekasi bisa lancar tidak terhambat dengan macet akibat ojek online, taksi online dan angkot yang ngetem sembarangan,” ujarnya kepada rakyatbekasi.com, Senin (05/05/2025).

Dengan berbagai upaya yang dilakukan oleh Pemkot Bekasi, kata dia, tentunya masyarakat menanti hasil nyata dari penertiban ini untuk melihat apakah kawasan Stasiun Bekasi benar-benar bisa berubah menjadi tertib, indah, dan nyaman bagi pejalan kaki serta pengguna transportasi umum.

Seperti yang telah diterapkan di Stasiun Jatinegara, yang kini lebih tertib dan nyaman bagi pejalan kaki serta pengguna transportasi umum.

Pemantauan rutin dan penempatan petugas, kata dia, harus terus dilakukan guna memastikan pedestrian di sepanjang area Stasiun Bekasi yang telah ditata tetap terjaga dan tidak kembali semrawut akibat pelanggaran aturan lalu lintas dan penggunaan fasilitas publik yang tidak sesuai dengan fungsinya.

“Jika Stasiun Jatinegara bisa ditata dengan baik, maka seharusnya Stasiun Bekasi pun mampu menerapkan regulasi yang sama guna menciptakan lalu lintas yang lebih teratur dan efisien.” tutupnya.


Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dapur Makan Bergizi Gratis di Bekasi Bertambah Dua Kali Lipat, 153 SPPG Masih Proses Sertifikasi
Segera Ajukan Proposal Dana Hibah Rp 100 Juta per RW Kota Bekasi Tahun 2026
Pemkot Bekasi Buka Pengajuan Dana Hibah Rp100 Juta per RW, Cek Jadwal dan Syarat Pencairannya!
Pemkot Bekasi Kaji Usulan Insentif BSIP, Wali Kota Tri Adhianto Ungkap Syarat Pentingnya!
Prostitusi Berkedok Panti Pijat ‘Be Glow’ Bekasi Kembali Beroperasi: KOAR Cium Kongkalikong Satpol PP
Abaikan Aset Besar, Pemkot Bekasi Didesak Beri Insentif BSIP
Harga BBM dan LPG Naik: Wali Kota Bekasi Siapkan Operasi Pasar Sembako Murah Bulan Depan
Panggilan Kemanusiaan! Ustadz Abu Fayadh Serukan Warga Padati Aksi Bekasi Bersama Palestina Jilid 6

Berita Terkait

Senin, 27 April 2026 - 15:01 WIB

Dapur Makan Bergizi Gratis di Bekasi Bertambah Dua Kali Lipat, 153 SPPG Masih Proses Sertifikasi

Senin, 27 April 2026 - 12:30 WIB

Segera Ajukan Proposal Dana Hibah Rp 100 Juta per RW Kota Bekasi Tahun 2026

Senin, 27 April 2026 - 11:40 WIB

Pemkot Bekasi Buka Pengajuan Dana Hibah Rp100 Juta per RW, Cek Jadwal dan Syarat Pencairannya!

Senin, 27 April 2026 - 09:20 WIB

Pemkot Bekasi Kaji Usulan Insentif BSIP, Wali Kota Tri Adhianto Ungkap Syarat Pentingnya!

Senin, 27 April 2026 - 07:10 WIB

Prostitusi Berkedok Panti Pijat ‘Be Glow’ Bekasi Kembali Beroperasi: KOAR Cium Kongkalikong Satpol PP

Berita Terbaru

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca