Diguyur Dana Hibah Ratusan Juta, 400 Bank Sampah di Bekasi Malah ‘Mati Suri’

- Jurnalis

Rabu, 15 April 2026 - 15:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tim DLH Kota Bekasi melakukan monitoring pengawasan terhadap Bank Sampah di Kota Bekasi, dalam mendukung program Kampung Keren untuk pengurangan sampah.

Tim DLH Kota Bekasi melakukan monitoring pengawasan terhadap Bank Sampah di Kota Bekasi, dalam mendukung program Kampung Keren untuk pengurangan sampah.

Poin Utama:

  • ​Lebih dari 400 Bank Sampah tingkat RW di Kota Bekasi terpantau belum beroperasi optimal dan tak mampu mandiri meski telah menerima kucuran dana hibah Rp100 juta per RW.
  • ​Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bekasi mencatat baru sekitar 602 dari total 1.020 RW yang aktif melakukan penimbangan rutin pasca-pencairan dana akhir 2025.
  • ​Wali Kota Bekasi Tri Adhianto mengakui program ini belum berdampak signifikan terhadap pengurangan volume sampah yang dikirim ke TPA Bantargebang.

​Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bekasi terpaksa turun tangan mengevaluasi ratusan fasilitas Bank Sampah tingkat RW yang tak kunjung mandiri.

Padahal, Pemkot Bekasi telah menggelontorkan dana hibah sebesar Rp100 juta per RW melalui program Kampung Keren.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ironisnya, dari total 1.020 RW yang ada, nyaris separuh fasilitas pengolahan limbah ini ibarat ‘mati suri’ dan gagal melakukan penimbangan sampah secara rutin.

​Mengapa Ratusan Bank Sampah di Kota Bekasi Gagal Mandiri?

​Kepala DLH Kota Bekasi, Kiswatiningsih, mengungkapkan banyak pengurus RW kewalahan mengimplementasikan operasional Bank Sampah di wilayahnya masing-masing.

Kendala utama di lapangan sangat dinamis, mulai dari keterbatasan lahan penampungan yang representatif hingga penyesuaian regulasi teknis dari Pemkot Bekasi.

​”Terpenting kemarin itu mereka sudah mempunyai SK Kepengurusannya terlebih dahulu. Nanti secara bertahap kami lakukan pendampingan dan monitoring secara berkala biar bergerak seperti apa, aktif itu seperti apa, penimbangan kapan, kemudian hasil bank sampahnya dijual ke mana dan lain sebagainya,” kata Kiswatiningsih kepada Jurnalis RakyatBekasi.Com melalui keterangannya, Rabu (15/04/2026).

​Berapa Total Bank Sampah yang Aktif Pasca-Kucuran Dana Hibah?

​Berdasarkan catatan Bank Sampah Induk Patriot (BSIP), lonjakan pendirian fasilitas pengolahan sampah memang terjadi drastis usai pencairan dana hibah akhir tahun 2025 lalu.

Namun, kuantitas tersebut belum berbanding lurus dengan kualitas kemandirian operasional di lapangan.

​Berikut adalah rincian data operasional Bank Sampah se-Kota Bekasi:

  • Total Target Wilayah: 1.020 RW se-Kota Bekasi.
  • Sebelum Dana Hibah: Hanya 325 Bank Sampah yang aktif.
  • Pasca Peluncuran Program: Tercatat 657 Bank Sampah baru yang resmi terbentuk (602 mulai aktif menimbang).
  • Target Operasional 2026: Seluruh 1.020 RW memiliki Bank Sampah yang hidup dan mandiri.

​”Namun begitu programnya Pak Wali dilaunching di akhir tahun 2025. Pendirian Bank Sampah ini naik dari 2 kali lipat, dari yang mulanya 300 sekian, menjadi 657,” kata Kiswatiningsih.

​Saat ini, DLH Kota Bekasi terus menjaga ritme ratusan bank yang sudah mandiri sembari mengejar ketertinggalan lebih dari 400 titik lainnya agar bisa beroperasi penuh pada tahun ini.

​Bagaimana Evaluasi Wali Kota Bekasi Terhadap Program Ini?

​Wali Kota Bekasi Tri Adhianto menilai program ini sebenarnya sudah mulai menunjukkan denyut positif di tengah masyarakat.

Meski begitu, ia tak menampik bahwa efektivitasnya dalam menekan tonase sampah harian ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) masih jauh dari kata memuaskan.

​”Secara pengurangan sampah, masih relatif kecil. Karena kemarin yang baru diolah lebih banyak yang non-organik, sebetulnya sampah yang paling banyak kan organik,” kata ​Wali Kota Bekasi Tri Adhianto kepada Jurnalis RakyatBekasi.Com, beberapa waktu yang lalu.

​Tri juga menyoroti kelemahan pemetaan lokasi, di mana masih ditemukan Bank Sampah yang didirikan di zona rawan banjir.

Ke depan, Pemkot Bekasi akan terus memoles program ini agar tidak hanya sebatas seremonial, melainkan mampu mengurai akar persoalan sampah organik dan membangun kesadaran kolektif dari hulu ke hilir.

​Keberhasilan program pengelolaan limbah di tingkat akar rumput tentu membutuhkan komitmen berkelanjutan antara warga dan Pemkot Bekasi, bukan sekadar mengandalkan guyuran dana semata.

Bagaimana kondisi Bank Sampah di lingkungan RW Anda? Apakah sudah beroperasi maksimal atau malah hanya menjadi pajangan?

Bagikan keluhan dan pengalaman Anda di kolom komentar! Jangan lupa bagikan artikel ini dan ikuti terus RakyatBekasi.Com untuk kabar terbaru seputar kebijakan publik di Kota Patriot.


Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tragedi Subuh Mustikajaya: Lansia Tewas Terjebak Si Jago Merah!
Anggaran Cekak? Proyek Rumah Dinas Wali Kota Bekasi Ngaret ke 2027!
Niat Cek Pangan, Bos Bulog Malah Dicurhati Harga Plastik Meroket 50 Persen di Bekasi!
Bos Bulog Sidak Pasar Baru Bekasi, Harga Daging Sapi Meroket!
Sepuluh Nama Kandidat tengah Digodok Pusat, Wali Kota Bekasi Tunjuk Plt Pimpinan BAZNAS
Uji Petik LKPJ DPRD Kota Bekasi: Pengawasan Nyata atau Alat Tawar?
Ironi Biskita Transpatriot Bekasi: Niat Tekan Polusi, Armada Malah Ngebul Hitam!
Jawa Barat Darurat Kekerasan Seksual, Kampus di Bekasi Malah Tutup Mata!

Berita Terkait

Rabu, 15 April 2026 - 16:48 WIB

Tragedi Subuh Mustikajaya: Lansia Tewas Terjebak Si Jago Merah!

Rabu, 15 April 2026 - 15:40 WIB

Diguyur Dana Hibah Ratusan Juta, 400 Bank Sampah di Bekasi Malah ‘Mati Suri’

Rabu, 15 April 2026 - 12:15 WIB

Anggaran Cekak? Proyek Rumah Dinas Wali Kota Bekasi Ngaret ke 2027!

Rabu, 15 April 2026 - 10:38 WIB

Bos Bulog Sidak Pasar Baru Bekasi, Harga Daging Sapi Meroket!

Selasa, 14 April 2026 - 16:01 WIB

Sepuluh Nama Kandidat tengah Digodok Pusat, Wali Kota Bekasi Tunjuk Plt Pimpinan BAZNAS

Berita Terbaru

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca