Disdamkarmat: 341 Kejadian Kebakaran di Kota Bekasi sepanjang 2024, Korsleting Listrik 215 kali

- Jurnalis

Kamis, 2 Januari 2025 - 16:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat) Kota Bekasi Abi Hurairah.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat) Kota Bekasi Abi Hurairah.

Dinas Pemadam dan Penyelamatan (Disdamkarmat) Kota Bekasi melaporkan bahwa sepanjang tahun 2024 telah terjadi sebanyak 341 kejadian kebakaran di wilayah Kota Bekasi. Angka ini mengalami penurunan dibandingkan dengan tahun 2023 yang mencapai 454 kejadian.

Kepala Disdamkarmat Kota Bekasi, Abi Hurairah, menyatakan bahwa catatan tersebut berdasarkan rekapitulasi kejadian kebakaran di Kota Bekasi selama satu tahun terakhir.

“Catatannya hampir menurun sekitar 10 persen secara angka, dengan laporan soal korsleting listrik mencapai 215 laporan yang paling mendominasi,” ujarnya melalui keterangan resminya yang diterima RakyatBekasi.com, Kamis (02/01/2025).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Abi Hurairah menjelaskan bahwa banyaknya kejadian kebakaran masih didominasi oleh hubungan arus pendek listrik atau korsleting di rumah-rumah warga maupun kebakaran lahan kosong yang disebabkan oleh oknum-oknum tertentu.

“Paling banyak masih didominasi korsleting (arus pendek) di rumah. Kalau di tempat lainnya, seperti lapak-lapak maupun lahan kosong, didominasi yang tidak dirawat atau sengaja dibakar,” imbuhnya.

Oleh sebab itu, pihaknya mengimbau kepada masyarakat agar lebih berhati-hati dan mewaspadai setiap alat elektronik yang terpasang serta rutin mengecek alat kelistrikan untuk mencegah kejadian serupa di kemudian hari.

Terutama, saat memasuki momen-momen libur Natal dan Tahun Baru (Nataru), apabila sedang melakukan perjalanan keluar kota.

“Saya minta kepada masyarakat di momen Nataru ini bagi yang sedang menjalankan libur panjang dan bepergian ke luar kota dalam jangka waktu yang lama, dimohon untuk mencabut regulator gas, mematikan saklar induk MCB pada kelistrikan, serta meteran listrik agar kejadian kebakaran dapat dicegah,” tandasnya.

Berikut rincian 341 kejadian kebakaran sepanjang tahun 2024:

  • Korsleting listrik: 215 kejadian
  • Pembakaran sampah: 56 kejadian
  • Gas/BBM: 34 kejadian
  • Human error: 22 kejadian
  • Faktor alam: 3 kejadian
  • Lainnya: 11 kejadian

Dengan langkah-langkah pencegahan dan kewaspadaan yang lebih tinggi, diharapkan angka kejadian kebakaran di Kota Bekasi dapat terus menurun di tahun-tahun mendatang.


Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Gelar PERSAMI, YPI Assahaqiyah Pondokmelati Bentuk Karakter Mandiri Siswa
Pemkot Bekasi Siapkan Rp500 Miliar untuk Pembebasan Lahan PLTSa Sumurbatu
Pemkot Bekasi Gelar Countdown Porprov Jabar XV di Taman Plaza Patriot Candrabhaga
DLH Kota Bekasi Resmikan Operasional Sanitary Landfill di TPA Sumurbatu
Dishub Kota Bekasi Siapkan Rute Baru Biskita ke Harapan Indah
Dinkes Kota Bekasi Nyatakan 7 Calhaj Tidak Istithaah Kesehatan pada Musim Haji 2026
Disdukcapil Catat 47 Ribu Pendatang Masuk Kota Bekasi Sepanjang 2025
Proyek JPO Stasiun Bekasi Persempit Trotoar Jalan Juanda

Berita Terkait

Minggu, 1 Februari 2026 - 17:16 WIB

Gelar PERSAMI, YPI Assahaqiyah Pondokmelati Bentuk Karakter Mandiri Siswa

Minggu, 1 Februari 2026 - 16:53 WIB

Pemkot Bekasi Siapkan Rp500 Miliar untuk Pembebasan Lahan PLTSa Sumurbatu

Minggu, 1 Februari 2026 - 16:38 WIB

Pemkot Bekasi Gelar Countdown Porprov Jabar XV di Taman Plaza Patriot Candrabhaga

Minggu, 1 Februari 2026 - 16:21 WIB

DLH Kota Bekasi Resmikan Operasional Sanitary Landfill di TPA Sumurbatu

Minggu, 1 Februari 2026 - 15:58 WIB

Dishub Kota Bekasi Siapkan Rute Baru Biskita ke Harapan Indah

Berita Terbaru

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca