Peran Kota Bekasi sebagai tuan rumah Pekan Olahraga Provinsi (PORPROV) Jawa Barat (Jabar) XV Tahun 2026 semakin sentral.
Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Jawa Barat secara resmi mengonfirmasi bahwa Kota Bekasi akan menyelenggarakan 60 persen dari total nomor pertandingan yang akan dilombakan.
Penegasan ini mengukuhkan posisi Kota Bekasi sebagai pusat kegiatan dalam perhelatan yang juga akan digelar bersama Kota Bogor dan Kota Depok.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Kepastian ini disampaikan langsung oleh Ketua Umum KONI Jawa Barat, Muhammad Budiana, saat menghadiri Rapat Kerja Anggota KONI Kota Bekasi.
“Dalam catatan kami, ada sekitar 629 nomor pertandingan yang akan dipertandingkan di Kota Bekasi dari total 1.156 nomor pertandingan. Artinya, 60 persen nomor pertandingan akan diselenggarakan di Kota Bekasi,” ucap Budiana di Balai Patriot, Plaza Pemkot Bekasi, Sabtu (26/07/2025).
Rincian Porsi Tuan Rumah
Dominasi Kota Bekasi dalam penyelenggaraan Porprov 2026 tidak hanya terlihat dari jumlah nomor pertandingan. Sebelumnya, Ketua KONI Kota Bekasi yang juga Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, telah merinci jumlah Cabang Olahraga (Cabor) yang akan digelar.
“Jelang pelaksanaan Porprov Jawa Barat, sudah ada pembagian mengenai Cabor yang dipetakan. Kurang lebih di Kota Bekasi ini akan ada 38 Cabor yang akan dilombakan,” ungkap Tri Adhianto beberapa waktu lalu.
Dengan total sekitar 70 Cabor yang akan dipertandingkan secara keseluruhan, porsi 38 Cabor yang dipegang Kota Bekasi menjadi yang terbesar di antara tiga kota tuan rumah.
Hal ini sejalan dengan rencana untuk menggelar upacara pembukaan dan penutupan di Kota Bekasi.
Kesiapan Venue dan Infrastruktur
Untuk memastikan kelancaran, KONI Jawa Barat telah meninjau langsung kesiapan berbagai venue di Kota Bekasi. Menurut Budiana, persiapan secara umum sudah berjalan sesuai rencana (on the track), meskipun beberapa pembaruan masih diperlukan.
“Setelah beberapa waktu lalu kami melakukan kunjungan, beberapa venue masih akan melalui tahapan pembaruan untuk menjadi lebih layak digunakan pada pelaksanaan Porprov 2026 nanti,” jelasnya.
Pemerintah Kota Bekasi berkomitmen untuk memastikan semua fasilitas, termasuk ikon utama seperti Stadion Patriot Candrabhaga, siap digunakan sesuai standar yang ditetapkan.
Landasan Hukum dan Tanggung Jawab Bersama
Penunjukan tiga daerah sebagai tuan rumah bersama ini didasarkan pada Keputusan Gubernur Jawa Barat Nomor 426/Kep.36-Kesra/2025. Regulasi yang ditetapkan pada 17 Januari 2025 ini mengubah skema awal yang menunjuk Kota Bogor sebagai penyelenggara tunggal.
Dalam keputusan tersebut, ketiga kota diwajibkan bekerja sama dalam:
- Penyediaan anggaran, sarana, dan prasarana olahraga.
- Pengelolaan keamanan selama acara berlangsung.
- Berkoordinasi dengan Dispora Jabar dan KONI Jabar.
Adapun sumber pembiayaan akan didukung oleh APBD Provinsi Jawa Barat, APBD masing-masing kota, serta sumber sah lainnya yang tidak mengikat.
Misi Regenerasi Atlet Jawa Barat
Lebih dari sekadar ajang kompetisi, Muhammad Budiana menegaskan bahwa Porprov Jabar 2026 memiliki misi penting. KONI Jawa Barat, dalam perannya sebagai pengawas, berharap event ini dapat menjadi wadah untuk menjaring bibit-bibit atlet potensial.
“Tugas kami adalah mengawasi, dengan harapan ke depannya ajang ini bisa menghasilkan bibit-bibit atlet baru yang akan membawa nama harum Jawa Barat di kancah nasional maupun internasional,” tutupnya.
Dukungan penuh dari seluruh lapisan masyarakat sangat diharapkan demi kesuksesan penyelenggaraan Porprov Jabar 2026 dan lahirnya prestasi gemilang untuk Jawa Barat.
Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.




















